5 Manfaat Utama Laporan Kinerja di Perusahaan

Performance atau kinerja adalah hasil atau output operasional perusahaan. Untuk mengetahui perkembangan kinerja, secara rutin perusahaan melakukan evaluasi dan membuat laporan kinerja atau performance report. Dengan membuat sebuah laporan, perusahaan dapat menginformasikan kondisi terkini serta membandingkan bagaimana kinerja berkembang dibandingkan periode sebelumnya.

Untuk lebih jelasnya, simak pembahasannya berikut ini! 

 

Apa itu Laporan Kinerja?

Laporan kinerja atau populer disebut performance report adalah sebuah laporan yang mencantumkan hasil kinerja baik individu maupun tim dalam satu periode. Laporan ini digunakan untuk mengkomunikasikan kemajuan kepada karyawan dan memperkirakan kemajuan di masa depan kepada stakeholder.  Data yang ditampilkan harus jelas dan tidak ambigu. Hasil kerja dari proses kinerja disajikan dalam format tabel atau grafik serta berbasis visual agar lebih mudah dipahami. Dengan begitu, laporan mudah untuk dipahami. 

 

Tujuan Laporan Kinerja 

Secara sederhana, berikut beberapa tujuan dari penyusunan laporan kinerja di sebuah perusahaan: 

  1. Informasi dengan mandat kinerja yang terukur untuk pekerjaan tertentu;
  2. Upaya perbaikan terus-menerus untuk meningkatkan kinerja;
  3. Memastikan anggaran tepat guna;
  4. Estimasi kemajuan perusahaan di masa depan;
  5. Bahan pertimbangan direksi untuk memutuskan rencana manajemen. 

 

Manfaat Laporan Kinerja

Membuat laporan berarti menunjukkan bahwa perusahaan konsisten dalam menjaga transparansi dan tanggung jawabnya kepada internal dan eksternal perusahaan. Sama seperti laporan lainnya dalam perusahaan seperti laporan payroll, kinerja dan lain-lain. Ada beberapa manfaat dari pembuatan laporan/report ini. Di bawah ini adalah beberapa manfaat yang dimaksud: 

 

Memantau Kinerja Karyawan

Mengukur, mengontrol, dan memantau karyawan adalah salah satu faktor terpenting untuk menggali dan mengungkapkan informasi penting tentang karyawan. Awal dari pemantauan perusahaan yang baik adalah memantau kinerja karyawan terlebih dahulu. Manajerial perlu memantau dan mengontrol kinerja karyawan agar mencapai target, sasaran, dan tujuan yang ditetapkan.

 

Baca Juga: 6 Cara Memantau Kinera Karyawan Selama WFH

 

Meningkatkan Komunikasi

Umumnya manajerial akan memberikan feedback kepada karyawan yang bersangkutan setelah laporan dibuat, sehingga karyawan tahu di mana perlu meningkatkan kinerja dari aspek tertentu. Hal ini dapat  meningkatkan kinerja tetapi juga memperkuat komunikasi di antara karyawan dan manajerial. Komunikasi yang efektif berfungsi sebagai pendorong untuk produktivitas serta sinergi tim. Dengan komunikasi yang efektif  pula konflik di tempat kerja dapat berkurang.

 

Pengambilan Keputusan 

Untuk membuat keputusan strategis yang tepat, perusahaan perlu mempelajari dan menganalisis berbagai macam laporan yang ada dalam perusahaan, termasuk laporan kinerja. Tahapan ini membantu perusahaan menetapkan dan mencapai target yang realistis.

 

Baca Juga: 4 Hambatan yang Dihadapi Perusahaan dalam Pengambilan Keputusan

 

Landasan Perencanaan

Perencanaan dapat dibuat berdasarkan sebuah laporan dengan memperbaiki kinerja yang kurang baik dan menjaga atau meningkatkan kinerja yang sudah baik. Misalnya, ada sebuah aspek yang kurang dalam sebuah laporan. Maka dari itu, perencanaan kinerja di periode berikutnya akan memuat strategi untuk memperbaiki aspek tersebut. 

 

performance review

 

 

Pertanggungjawaban Kepada Stakeholder dan Investor

Perusahaan perlu membuat laporan wajib seperti laporan keuangan, kinerja, dan lain-lain untuk ditujukan kepada stakeholder dan investor. Selain memperkuat tanggung jawab perusahaan, laporan juga menunjukkan bahwa perusahaan adalah organisasi yang kredibel. Berdasarkan laporan ini, stakeholder dan investor akan menentukan bagaimana kebijakan mereka terhadap perusahaan di masa depan. 

 

Laporan Kinerja Lebih Efektif Menggunakan Performance Management LinovHR 

Laporan kinerja tidak dapat dipisahkan dengan penilaian kinerja. Hasil dari penilaian kinerja akan dimasukkan pada laporan. Untuk membuat laporan yang baik, perusahaan harus melakukan penilaian yang tepat dan akurat. Dengan membuat laporan secara kontinu, perusahaan dapat membuat rencana kinerja yang lebih baik di masa yang mendatang. Sayangnya, penilaian kinerja dengan cara manual tidaklah efektif dan efisien. Ada banyak indikator yang bias tanpa sengaja dimasukkan kepada indikator penilaian. Hal ini akan berpengaruh kepada validitas laporan. 

Sebagian besar perusahaan masih bertahan dengan penilaian kinerja manual. Itulah alasan mengapa sulit bagi perusahaan untuk memiliki gambaran yang jelas tentang kedudukan atau posisi saat ini karena masalah penilaian yang bias. Selain itu, HRD dan perusahaan pun sulit untuk melacak bagaimana perkembangan kinerja yang ada dengan cara manual. Akhirnya, pengambilan keputusan yang keliru bersumber dari laporan yang kurang valid. 

Laporan dapat diintegrasikan ke dalam sistem agar  perusahaan mendapatkan hasil penilaian yang lebih akurat dan mudah melacak perkembanganya.

Modul Performance Management dari HR Software LinovHR merupakan solusi akan hal tersebut, Sistem Performance Management dari LinovHR memiliki banyak fitur yang dapat dimanfaatkan perusahaan untuk mengukur kinerja karyawan maupun dari setiap unit kerja. Dengan LinovHR Pembuatan laporan dapat dilakukan dengan sangat mudah dan tentunya akurat.

Segera buktikan sendiri mudahnya membuat laporan kinerja dengan Software HRD LinovHR melalui tautan berikut ini  LinovHR.com/trial-software-hr-linovhr/