Program BPJS Ketenagakerjaan

Kenali Program BPJS Ketenagakerjaan Secara lengkap (JHT, JKM, JKK dan JP)

Setiap bangsa tentu menginginkan rakyatnya selalu dalam keadaan sehat dan sejahtera. Karena ukuran makmur atau tidaknya suatu bangsa negara itu bergantung pada kesejahteraan dan kesehatan rakyatnya. Untuk itulah pemerintah membentuk badan hukum publik yang bertanggung jawab kepada pimpinan negara untuk menyelenggarakan jaminan Kesehatan Nasional bagi rakyat Indonesia.

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan atau dikenal dengan BPJS bertanggung jawab terhadap kesehatan nasional terutama kepada pegawai sipil, calon pensiunan PNS, TNI dan POLRI juga pekerja yang bekerja di badan usaha ataupun rakyat biasa. BPJS Kesehatan bersama BPJS Ketenagakerjaan (dahulu bernama Jamsostek) merupakan program pemerintah dalam kesatuan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diresmikan pada tanggal 31 Desember 2013. BPJS Kesehatan mulai beroperasi sejak tanggal 1 Januari 2014, sedangkan BPJS Ketenagakerjaan mulai beroperasi sejak 1 Juli 2014.

BPJS Ketenagakerjaan (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan) merupakan program publik yang memberikan perlindungan bagi tenaga kerja untuk mengatasi risiko sosial ekonomi tertentu dan penyelenggaraannya menggunakan mekanisme asuransi sosial. Jaminan pensiun adalah jaminan sosial yang bertujuan untuk mempertahankan taraf kehidupan yang layak bagi peserta atau ahli warisnya dengan memberikan penghasilan setelah peserta memasuki usia pensiun, mengalami cacat total tetap, atau meninggal dunia. Manfaat pensiun adalah sejumlah uang yang dibayarkan setiap bulan kepada peserta yang memasuki usia pensiun, mengalami cacat total tetap, atau kepada ahli waris bagi peserta yang meninggal dunia

Saat ini telah ada 4 program BPJS Ketenagakerjaan yang dikenal di kalangan pekerja di Indonesia.

 

1. Jaminan Hari Tua (JHT)

Untuk program Jaminan Hari Tua, perusahaan akan menanggung sebanyak 3,7% dari total iurannya. Peserta akan mendapatkan semua iuran yang dikumpulkan tersebut setelah memasuki masa pensiun, yaitu saat berumur 55 tahun. Jumlah total klaim iuran itu biasanya lebih besar karena sebelumnya BPJS Ketenagakerjaan menginvestasikan dana iuran perserta tersebut, sehingga peserta mendapatkan keuntungan yang cukup lumayan. Untuk peserta yang meninggal atau cacat permanen juga tetap mendapat klaim Jaminan Hari Tua.

 

2. Jaminan Kematian JKM

Program ini memberikan manfaat berupa uang tunai yang diberikan kepada ahli waris ketika peserta meninggal dunia saat kepesertaan aktif bukan akibat kecelakaan di saat kerja.

Manfaatnya adalah:

  • Santunan sekaligus sebesar Rp. 16.200.000 (enam belas juta dua ratus ribu rupiah)
  • Santunan berkala selama 24 Bulan, dengan rincian 24 x Rp. 200.000 = Rp. 4.800.000 (empat juta delapan ratus ribu rupiah) yang dibayar sekaligus
  • Biaya Pemakaman sebesar Rp. 3.000.000 (tiga juta rupiah)
  • Bantuan Beasiswa bagi satu orang anak dari peserta yang telah memasuki masa iur paling singkat 5 (lima) tahun sebesar Rp. 12.000.000 (dua belas juta rupiah)

Total manfaat keseluruhan manfaat jaminan kematian yang diterima sebesar Rp. 36.000.000.

 

Baca Juga :Ribet Urus BPJS Ketenagakerjaan Karyawan ? Serahkan Pada LinovHR

 

3. Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK)

Jaminan Kecelakaan Kerja atau JKK akan memberikan kompensasi dan rehabilitasi bagi tenaga kerja yang mengalami kecelakaan pada saat mulai berangkat kerja sampai kembali ke rumah atau menderita penyakit akibat hubungan kerja. Iuran untuk JKK ini dibayarkan sepenuhnya oleh perusahaan, yang nilainya 0,24 hingga 1,74 persen sesuai dengan kelompok usaha.

 

4. Jaminan Pensiun (JP)

Jaminan pensiun adalah jaminan sosial yang bertujuan untuk mempertahankan derajat kehidupan yang layak bagi peserta dan/atau ahli warisnya dengan memberikan penghasilan setelah peserta memasuki usia pensiun, mengalami cacat total tetap, atau meninggal dunia.

Manfaat pensiun adalah sejumlah uang yang dibayarkan setiap bulan kepada peserta yang memasuki usia pensiun, mengalami cacat total tetap, atau kepada ahli waris bagi peserta yang meninggal dunia.

 

Berbagai program yang dimiliki BPJS Ketenagakerjaan memiliki banyak manfaat yang dapat dimanfaatkan oleh para tenaga kerja dan jika anda ingin mencairkan dana BPJS Ketenagakerjaan dapat disimak melalui artikel berikut Cara Mencairkan Dana BPJS Ketenagakerjaan Yang Cepat Dan Benar. Semoga BPJS Ketenagakerjaan dapat terus memberi manfaat bagi masyarakat.