schedule exception

Schedule Exception LinovHR: Mudahkan Ganti Jadwal Shift Kerja

Perubahan jadwal shift kerja secara mendadak di dalam perusahaan dapat terjadi kapanpun. Hal ini tentu dapat menyebabkan alur kerja menjadi berantakan bahkan rentan terjadi bentrokan jadwal antar karyawan.

Namun, hal tersebut dapat diatasi dengan satu solusi, yakni menggunakan fitur Schedule Exception dari modul Time Management System LinovHR.

 

Apa itu Fitur Schedule Exception?

Schedule exception adalah fitur yang dapat mengganti jadwal kerja atau jadwal shift kerja karyawan dengan jadwal lainnya yang tersedia sebagai salah satu fitur dari modul Time LinovHR. 

Lantas apa yang menjadi keunggulan fitur ini dalam mengelola jadwal shift kerja?

Kelebihan utama dari fitur Schedule Exception adalah pengelolaan dalam perubahan jadwal kerja karyawan yang dinamis.

Mengapa demikian? Melalui fitur Schedule Exception, HRD dapat membuat perubahan jadwal shift kerja yang mendadak. Hal tersebut dikarenakan fitur ini bekerja secara real-time.

Sistem kerja real time inilah yang memudahkan HRD dalam melakukan perubahan jadwal, baik yang terencana maupun mendadak sekalipun. Hal tersebut lantaran fitur Schedule Exception memungkinkan pengubahan jadwal hanya dalam hitungan menit. Pengelolaan jadwal kerja karyawan pun menjadi lebih akurat serta proses kerja HRD pun menjadi lebih efektif dan efisien.

 

hris

 

Penggunaan Schedule Exception dalam Pengelolaan Karyawan

Masih penasaran dengan penerapan fitur Schedule Exception? Berikut contoh kasus perubahan jadwal karyawan dengan menggunakan fitur ini.

 

  • Contoh ilustrasi perubahan jadwal kerja pada perusahaan yang belum menggunakan fitur Schedule Exception:

 

“PT Merah Kuning Hijau Damai merupakan perusahaan yang bergerak dalam pengamanan gedung. Untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, PT Merah Kuning Hijau Damai menyediakan jasa keamanan melalui karyawan satpam.

Demi menjaga gedung atau kantor konsumen terus aman, maka diperlukan pengamanan secara penuh dalam 24 jam. Dalam sehari akan ada tiga orang karyawan yang bekerja secara shift dan bergantian setiap 8 jam.

Namun, pada suatu hari ada seorang karyawan bernama Budi tiba-tiba sakit. Atas hal ini, Budi menyampaikan izin kepada HRD untuk tidak masuk kerja. Padahal, Budi tersebut memiliki shift untuk berjaga pada malam hari.

Karena kabar pemberitahuan sakit yang mendadak, HRD pun kebingungan dalam merubah jadwal kerja. Selain itu, pada hal tersebut HRD juga sedang sibuk dalam mengurus administrasi perusahaan.

Dengan begitu, HRD mengubah jadwal secara tergesa-gesa. Lalu, HRD pun lupa untuk mengabarkan perubahan jam kerja pada karyawan lainnya untuk menggantikan shift.

Akibatnya, terjadi jadwal kerja yang kosong. Lalu, dalam shift tersebut jadi tidak ada karyawan satpam yang melakukan pengamanan. Akhirnya konsumen pengguna jasa melayangkan protes pada PT Merah Kuning Hijau Damai.

Semua masalah tersebut terjadi lantaran perusahaan masih menggunakan sistem penjadwalan kerja secara manual.”

 

Baca Juga: Tips Mengelola Shifting Karyawan agar Efektif!

 

  • Contoh ilustrasi perubahan jadwal kerja pada perusahaan yang sudah menggunakan fitur Schedule Exception:

 

“Perseroan Terbatas Hijau Asri merupakan usaha yang dalam bidang menjaga lingkungan tetap bersih. Perusahaan tersebut menerapkan sistem kerja secara shifting. Hal ini dilakukan agar lingkungan klien perusahaan dapat selalu bersih selama 24 jam.

Namun, suatu hari salah satu karyawannya tidak bisa masuk pada jadwal shift yang telah ditentukan dikarenakan suatu alasan tertentu. Lantas, Karyawan tersebut melapor pada bagian personalia perusahaan agar dilakukan penjadwalan ulang jam kerja di lain waktu.

Perubahan jadwal shift kerja secara mendadak tersebut tentu menyulitkan HRD jika masih menggunakan cara manual dalam pengelolaan jam kerja. Bahkan, hal itu dapat menyebabkan jam kerja yang bentrok antar satu karyawan dan lainnya.

Beruntung, perusahaan tersebut sudah menggunakan time management system dari LinovHR. HRD perusahaan dapat langsung mengubah jadwal kerja karyawan melalui fitur Schedule Exception.

Sehingga perubahan jadwal karyawan dapat dilakukan dengan lebih mudah. Selain itu, jadwal kerja yang diubah oleh HRD akan langsung terupdate di jadwal keseluruhan sehingga manajer, supervisor, atau penanggung jawab lapangan bisa mengetahui perubahan saat itu juga. 

Dengan demikian, HRD tidak perlu repot-repot untuk mengumumkan perubahan jadwal kerja pada karyawan lainnya. Jadi, alur pekerjaan pun tidak akan terganggu.”

 

Melihat kedua contoh kasus di atas dapat disimpulkan bahwa penjadwalan shift kerja secara manual tidaklah efektif dan dapat menimbulkan berbagai masalah untuk perusahaan. Namun, hal tersebut dapat diatasi hanya dengan menggunakan fitur Schedule Exception dari software HRD LinovHR.

 

Kelola Karyawan Menggunakan Software HRD dari LinovHR

Fitur Schedule Exception merupakan solusi atas segala masalah penjadwalan karyawan. Cukup dengan hitungan menit, perubahan jadwal karyawan dapat dilakukan. Didukung dengan teknologi real time, semua karyawan pun dapat langsung mengetahui adanya jadwal kerja yang berubah. 

 

List Schedule Exception

 

Kemudahan mengganti jadwal secara real time memudahkan HRD dalam mengelola karyawan lebih optimal. Selain itu, LinovHR juga memiliki berbagai fitur dan modul lain yang dapat membantu pengelolaan sumber daya manusia lebih optimal. 

  1. Organization Management 
  2. Recruitment
  3. Personal Administration
  4. Payroll
  5. Competency Management
  6. Performance Management
  7. Succession Management
  8. Employee Self Services
  9. Learning and Development

 

LinovHR hadir untuk membantu perusahaan Anda dalam pengelolaan sumber daya manusia, salah satunya melalui kemudahan mengganti jadwal shift kerja dengan fitur schedule exception dari time management system. 

Tertarik untuk tahu lebih lanjut seputar time management system dan berbagai modul lain di LinovHR? Hubungi LinovHR sekarang juga!  LinovHR.com/Contact/