Freelancer

6 Strategi Jitu merekrut Freelancer terbaik

Merekrut seorang freelance untuk menyelesaikan pekerjaan perusahaan bukanlah hal yang buruk. Dalam hal penggajian, biasanya upah freelancer tidak terlalu memakan biaya besar yang bisa menghabiskan kas perusahaan. Selain itu sudah cukup banyak juga perusahaan yang mengandalkan tenaga freelance untuk berbagai bidang dalam penyelesaian proyek perusahaan baik skala besar ataupun kecil. Lantas, bagaimana sih agar kita bisa menemukan freelance yang sesuai? Berikut ini adalah 6 strategi jitu merekrut freelance terbaik!

 

1. Mencari Lewat Platform Freelancer Terbaik

Bila anda bingung harus mencari freelancer kemana, anda bisa mencarinya di platform pekerja lepas yang sudah tersedia. Kalau di Indonesia yang cukup terjamin adalah sribulancer, projects.co.id atau lainnya. Anda bisa membuat penawaran pekerjaan melalui platform tersebut dan menunggu sampai ada freelancer yang menawarkan jasanya. Enaknya, Anda bisa langsung memilih dan mewawancara freelancer via online, tidak perlu repot harus datang ke perusahaan.

Saat mencari freelancer terbaik via platform freelancer, sebaiknya perhatikan juga bagaimana review klien sebelumnya agar bisa dipertimbangkan, apakah freelancer tersebut sanggup menyelesaikan pekerjaan yang diminta atau tidak.

 

2. Pastikan portofolionya

Portofolio merupakan hal penting yang perlu Anda lihat ketika akan memilih seorang freelancer. Pastikanlah bahwa pilihan Anda tepat dan berpengalaman. Dengan adanya portofolio, Anda bisa mengetahui rekam jejak pengalamannya, sudah memberikan karya apa saja, sudah bekerja pada siapa dan hal lainnya. Dengan begitu, kualitas freelance pun bisa terlihat.

 

3. Manfaatkan koneksi

Apakah Anda memiliki koneksi atau kenalan yang ahli dalam bidangnya? Misalnya, Anda sedang membutuhkan seorang akuntan untuk mengatur keuangan perusahaan, Anda bisa coba cari orang yang memang sudah Anda kenal dan professional dalam menyelesaikan pekerjaan. Dengan begitu proses pemilihan freelancer akan lebih mudah tanpa harus menyeleksi banyak orang.

 

4. Manfaatkan Penyebaran Informasi Via Media Sosial

Terkadang, media sosial bisa menjadi tempat terbaik untuk Anda menemukan seorang freelancer. Bahkan penyebaran informasi via media sosial bisa tersebar dengan cukup cepat, cobalah manfaatkan instagram, Linkedin ataupun twitter untuk mencari orang yang tepat dan berpengalaman dalam bidangnya.

 

Baca Juga: Rekrut Karyawan Dengan LinkedIn, Begini Caranya!

 

5. Pastikanlah identitas freelancer

Biarpun Anda hanya merekrut seorang freelancer yang dipekerjakan secara insidentil dan tidak akan mengkontraknya dalam waktu lama, Anda tetap harus memastikan identitas freelancer. Ini sangat berguna terutama dan menjaga data-data perusahaan tetap aman dan freelancer tidak melakukan hal aneh-aneh. Identitas lengkap juga bisa menguntungkan untuk perusahaan bila sewaktu-waktu membutuhkan lagi jasa freelancer tersebut, Anda bisa langsung mengkontaknya dan tidak perlu repot mencari freelacer baru.

 

6. Negosiasikan upah

Sebelum memberikan tawaran upah sebaiknya Anda mencari tahu dulu, berapa upah secara umum seorang freelancer dalam bidangnya. Karena bagaimanapun juga seorang freelancer harus bisa mendapatkan haknya dengan baik begitupun dengan pemberian kewajiban pekerjaan yang dilakukan pada perusahaan, harus terbaik juga. Ada kualitas, ada harga, bagi freelancer berpengalaman biasanya proses negosiasi juga menjadi hal penting, mereka tidak segan menolak bila memang harga tidak sesuai dengan yang diinginkan. Oleh sebab itulah, bila perusahaan tidak ingin kehilangan freelancer terbaik maka harus melakukan riset harga upah terlebih dahulu.

 

Baca Juga: Tahap Negosiasi Gaji, Lakukan 7 Hal ini Agar Tidak Menyesal

 

Itulah 6 strategi jitu merekrut freelance terbaik yang bisa membantu Anda. Hati-hati saat menyeleksi freelancer yang akan Anda rekrut ya, jangan sampai pengalaman yang tercantum tidak sesuai dengan hasil kerja yang akan diberikan nantinya.