work from office

Kembali Work From Office Pasca Pandemi COVID-19, Amankah?

Pandemi COVID-19 yang menyerang di awal tahun 2020 membuat seluruh kehidupan masyarakat berubah, terutama gaya bekerja. Namun setelah setahun lebih melalui masa WFH dan pandemi mulai mereda, Anda harus mulai transisi kembali lagi work from office.

 

Tantangan Perusahaan Kembali Work From Office

Biasanya saat bekerja full dari kantor, karyawan harus kembali beradaptasi. Sebab, banyak karyawan yang sudah terlanjur menyukai bekerja dari rumah.  Belum lagi karyawan harus beradaptasi dengan new normal. 

Lalu, apa saja tantangan kembalinya bekerja dari kantor? 

 

Kecemasan Karyawan Sangat Tinggi

Dengan kembalinya work from office, membuat karyawan cemas akan kesehatannya. Sebenarnya bukan hanya diri sendiri, namun kesehatan keluarga dirumah dan orang terdekat juga yang dicemaskan.

Kerja 9 jam full di kantor dan bertemu dengan banyak orang yang menjadi hal utama dari kecemasan tersebut. Karena tidak tahu apakah orang tersebut benar-benar sehat serta rutin test COVID-19 secara berkala.

 

Semangat Kerja Berkurang

Karena sudah nyaman dengan konsep work from home, semangat kerja karyawan juga ikut berkurang. Harus kembali menjalani rutinitas siap-siap ke kantor, menikmati kemacetan jalanan, dan harus kembali membangun rasa nyaman kerja di kantor yang cukup sulit.

Hal ini memiliki efek domino dalam produktivitas perusahaan. Karyawan yang kurang produktif membuat profitabilitas perusahaan juga menurun.

 

Pengeluaran Perusahaan Bertambah

Di masa pandemi seperti saat ini, kesehatan akan selalu diutamakan di antara lainnya. Dengan penerapan work from office, perusahaan juga harus siap mengeluarkan cost lebih untuk kesehatan karyawannya.

Misalnya saja biaya antigen rutin, vitamin karyawan hingga makan siang. Hal ini tentu tidak murah, apalagi memiliki karyawan yang banyak. Namun patut diingat bahwa kesehatan karyawan penting sebagai investasi perusahaan!

 

Manajemen Karyawan Sesuai New Normal

Anda sebagai pemilik perusahaan harus lebih sabar menghadapi sikap karyawan yang mungkin berubah dengan gaya kerja new normal seperti saat ini.

Hal ini membuat Anda jangan lelah untuk terus mensosialisasikan karyawan sekaligus membuat evaluasi hingga aturan yang sesuai dengan kebutuhan karyawan.

 

Baca Juga: Pro dan Kontra Side Hustle di Era Masa Kini, Anda Pilih Mana?

 

Strategi Perusahaan untuk Kembali Work From Office

Untuk itu, dibutuhkan strategi yang tepat untuk menghadapi work-life baru agar nyaman, efektif dan produktif!

 

Rajin untuk Cek Kesehatan Karyawan

Pemeriksaan medis tidak hanya dapat menjaga karyawan tetap baik, tetapi juga dapat membantu mengurangi rasa takut dan kecemasan tentang kembali bekerja. 

Untuk membantu membuat prosesnya sedikit lebih ringan, pertimbangkan untuk bermitra dengan klinik yang dapat membekali Anda dengan sumber daya yang tepat. Dari tenaga medis hingga panduan COVID-19 akan sangat berarti untuk melindungi staf perusahaan.

 

Tetap Suportif

Anda mungkin sudah siap untuk kembali, tetapi Anda mungkin memiliki beberapa karyawan yang masih merasa tidak nyaman untuk pergi ke kantor. Mengingat ketidakpastian seputar pandemi, karyawan sedang  berjuang dengan perasaan takut dan cemas yang sangat tinggi. 

Meskipun Anda tidak dapat menghilangkan ketakutan ini, Anda dapat mengambil langkah-langkah untuk menunjukkan dukungan Anda. Dorong staf untuk bersikap transparan tentang perasaan mereka tentang kembali bekerja, dan tunjukkan bahwa Anda mendengarkan dengan menanggapi kekhawatiran.

 

Baca Juga: Manfaat Mempunyai Support System di Lingkungan Kerja

 

Mengenali Permasalahan Karyawan

Saat Anda menavigasi perusahaan Anda kembali bekerja, pahami bahwa setiap karyawan memiliki kebutuhan yang berbeda.

Sementara yang satu mungkin bergulat dengan pengasuhan anak, yang lain mungkin khawatir tentang mengekspos anggota keluarga yang memiliki kekebalan terhadap virus. 

Saat menerapkan strategi masuk kembali Anda, cobalah untuk memahami permasalah yang dirasakan. Sehingga dengan ini, karyawan pun merasa senang karena merasa dihargai.

 

Rajin Mengevaluasi Aturan WFO

Saat perusahaan Anda dibuka kembali, akan ada kebutuhan untuk memantau dan menyesuaikan pedoman internal Anda. Tetap up-to-date dengan peraturan yang berkembang dan bimbingan medis, sambil tetap selaras dengan kebutuhan Anda sendiri. 

Seiring berjalannya waktu, perusahaan bisa saja perlu mengubah program work from home karena pandemi mulai merebak dan kebijakan pemerintah ikut menyesuaikan. 

 

Jadi, sebenarnya aman dan sah-sah saja jika pihak perusahaan mulai kembali menerapkan sistem bekerja dari kantor.

Yang penting, perusahaan mampu menerapkan protokol kesehatan dan memberikan perhatian lebih kepada karyawan agar kondisi serta kesehatan karyawan terjamin di lingkungan kerja. 

Adanya pandemi COVID-19 membuat banyak perusahaan harus mampu menyesuaikan diri agar bisnis tetap berjalan. Selain strategi di atas, ada hal lain yang harus menjadi perhatian lebih bagi perusahaan, yakni pengelolaan SDM secara efektif dan efisien. 

 

software hris

 

LinovHR menyediakan Software HRD yang dapat membantu manajemen SDM. Mulai dari penggajian karyawan, rekap absensi,  hingga evaluasi kinerja, semua bisa berjalan serentak dengan akurat dan cepat.

Jadi, LinovHR merupakan salah satu sarana pendukung manajemen karyawan yang cukup mumpuni untuk perusahaan yang ingin kembali mengadakan work from home.