Training and Development

5 Trend Learning And Development Tahun 2019

Learning And Development bertujuan untuk meningkatkan kinerja karyawan masing-masing baik secara kelompok dan individu, dengan adanya pembelajaran ini akan meningkatkan keterampilan dan pengetahuan bagi seluruh karyawan yang ada di sebuah perusahaan untuk menjadi bagian dari strategi manajemen untuk menyelaraskan rancangan tujuan dengan seluruh visi misi sasaran perusahaan yang telah ada. Seseorang yang bertanggung jawab dalam melakukan pengembangan pembelajaran bakat bagi karyawan harus mengidentifikasi hubungan keterampilan di antara karyawan dan kemudian menemukan pembelajaran pelatihan yang sesuai untuk mengisi hubungan kinerja antar karyawan. Dalam melakukan pembelajaran ini diperlukan penyesuaian biaya yang akan menghemat pengeluaran dan menyesuaikan kebutuhan bagi para karyawan yang melakukan pelatihan.

Pembelajaran pelatihan karyawan digunakan untuk pengembangan karyawan secara berkelanjutan dan merupakan salah satu tanggung jawab bagi perusahaan yang mengakibatkan optimalisasi strategi dalam pengembangan karyawan agar mereka tetap up-to-date pada kemajuan terbaru yang ada di negara masing-masing dengan praktik terbaik.  

 

Baca Juga: Manfaat Pelatihan dan Pengembangan SDM

 

1. Mulai Dari Atasan Hingga Bawahan

Waktu yang ada pada sekarang ini terasa sangat tidak cukup dalam sehari, dalam sebuah perusahaan pembelajaran dalam pelatihan dan pengembangan sering kali tidak diutamakan demi pekerjaan yang dilakukan. Pada tahun ini pastikan bahwa perusahaan tempat anda bekerja memiliki budaya belajar yang positif, untuk memastikan ini diperlukan pentingnya keterlibatan dari bagian atasan perusahaan, seperti bagian eksekutif, manajer, dan bagian penyedia dalam perencanaan visi misi perusahaan. Bagian tersebut perlu ada pemahaman tentang kebutuhan untuk pengembangan bagi karyawan, percaya kepada sumber daya manusia yang tersedia dan untuk mendukung pengembangan karyawan perlu diinvestasikan perusahaan.

2. Dukungan yang Nyata oleh Perusahaan

Ada beberapa perusahaan tidak mendukung pembelajaran untuk pengembangan karyawan membiarkan karyawan berkembang sendiri, karena perusahaan berpikir bahwa pembelajaran seperti ini akan membutuhkan waktu dan uang sehingga perusahaan tidak melakukan perkembangan bagi karyawannya. Padahal, tidak semua pelatihan dalam pembelajaran pengembangan karyawan menyita waktu dan uang yang terlalu besar. Terdapat ketersediaan contoh pelatihan, seperti kursus pelatihan online, buku, dan sumber gratis lainnya, selalu ada solusi untuk efektifitas biaya dan waktu untuk melakukan pembelajaran pengembangan karyawan bagi karyawan.

Perusahaan seharusnya mendukung perkembangan keterampilan karyawan dengan membantu karyawan perusahaan anda menulis rencana pengembangan pribadi dan profesional. Hal ini akan membantu meningkatkan keterampilan dan menjadi lebih percaya diri dalam bekerja di perusahaan.

3. Menyesuaikan Kebutuhan Karyawan akan Pelatihan yang Diberikan

Seperti yang diketahui, dalam merekrut karyawan baru membutuhkan waktu dan uang, maka dari itu jika perusahaan menemukan karyawan yang terbaik, penting bagi perusahaan menunjukan bahwa perusahaan berinvestasi pada karyawan tersebut.

Perbedaan dalam penyesuaian pembelajaran pelatihan diperlukan untuk menunjukan bahwa perusahaan berinvestasi dalam pengembangan karyawan, dalam hal penyesuaian pembelajaran dengan satu ukuran untuk semua karyawan tidak akan menjadikan tolak ukur keberhasilan pelatihan pembelajaran  pengembangan karyawan untuk sebuah perusahaan. Oleh karena itu, untuk menghasilkan peran keterampilan karyawan dalam sebuah perusahaan perlu ditingkatkan strategi peluang belajar, dan alat yang dibutuhkan karyawan sesuai dengan peran karyawan pada sebuah perusahaan tersebut.

Rencana dalam melakukan pembelajaran harus dilakukan penyesuaian untuk setiap karyawan yang akan dipekerjakan untuk mencapai keterampilan sebagai bahan pertimbangan kemajuan perusahaan. Contoh   rencana yang akan membantu perusahaan, seperti berikut ini:

  • Karyawan dapat membuat rencana pribadi pengembangan yang meningkatkan karir karyawan.
  • Karyawan harus mengetahui letak peluang pengembangan dirinya.
  • Memberikan inspirasi kepada karyawan untuk mencapai promosi di perusahaan anda dan bukan di perusahaan lain.

Jika perusahaan melakukan banyak upaya dalam melakukan pengembangan bagi karyawannya, maka karyawan akan semakin berkomitmen, puas, inovatif dan produktif.

4. Penggunaan Model Pembelajaran 70:20:10

Dalam mencapai tujuan pengembangan pembelajaran karyawan dan mengidentifikasi dengan lebih baik keterampilan yang ada pada karyawan dapat menggunakan rincian 70:20:10, rincian ini menggambarkan solusi belajar secara proposional untuk membantu memaksimalkan pembelajaran, maka rincian tersebut seperti berikut:

  • 70% berasal dari pengetahuan karyawan dari pengalaman, contohnya berupa pengalaman pekerjaan atau pengalaman hidup.
  • 20% berasal dari pengetahuan karyawan dari orang lain, contohnya interaksi karyawan dengan teman sebaya dan lingkungan sosial.
  • 10% berasal dari pengetahuan karyawan dari kursus yang pernah dilakukan, seperti kursus pelatiahan online ataupun tatap muka.

5. Akses Learning and Development

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, ada kesalah pemikiran bagi beberapa perusahaan bahwa pembelajaran pengembangan karyawan membutuhkan waktu dan uang yang menyulitkan, padahal teknologi telah dapat membuat sebuah pengembangan karyawan dalam menemukan solusi biaya dan waktu yang lebih hemat dan menjadikan lebih mudah dari sebelumnya. Oleh sebab itu, perusahaan seharusnya menemukan alternatif, yang akan memberi para karyawannya pengembangan pembelajaran yang berkualitas tinggi dan menghemat waktu serta biaya. Alternatif yang perlu dipertimbangkan, seperti kursus pelatihan online arau E-learning yang merupakan cara terbaik untuk karyawan belajar sesuai dengan cara karyawan itu sendiri.

 

Baca Juga: Tugas Training Development Specialist

 

Memberikan investasi perusahaan pada karyawan dengan adanya pembelajaran dan pengembangan akan memberikan perusahaan banyak manfaat, termasuk mingkatkan moral karyawan dan produktivitas karyawan. Tidak hanya soal uang yang dikeluarkan, dapat juga dengan meluangkan waktu untuk memikirkan strategi pembelajaran dengan benar, seperti memotong biaya, menghemat waktu pembelajaran dan juga dukungan kepada karyawan dalam melakukan pengembangan.