karyawan bahagia

10 Alasan Karyawan Bahagia di Kantor Selain Gaji

Banyak orang menilai bahwa gaji adalah motivasi utama karyawan bekerja dengan giat. Hal ini tidak salah. Siapa yang tidak suka menerima upah setelah menunaikan kewajiban? Akan tetapi, faktanya ada alasan lain selain gaji yang membuat karyawan bahagia dalam perusahaan. Apa saja alasan tersebut?

 

Pentingnya Karyawan Bahagia di Perusahaan

Karyawan yang bahagia jauh lebih produktif 12% dibandingkan karyawan yang tidak bahagia. Hal ini dikemukakan dalam riset oleh University of Warwick asal Inggris.  Karyawan bahagia mempunyai mood bekerja yang jauh lebih baik. 

Menurut sebuah studi oleh Swarthmore College, karyawan yang bahagia mampu bekerja lebih cerdas dan tidak dihambat oleh rasa takut dan cemas. Ketika semangat kerja karyawan tinggi, karyawan mampu mengambil resiko dan keputusan lebih unggul dibandingkan dengan karyawan yang stres dan tidak bahagia. 

Di saat itu pula, produktivitas akan ikut terbentuk. Dengan perpaduan kemampuan dan kebahagiaan,, karyawan bisa menghasilkan produk yang jauh lebih banyak tanpa mengurangi kualitas dari produk tersebut. Konsumen perusahaan pun tetap senang karena produk yang mereka terima merupakan produk berkualitas unggul. 

Karyawan yang tidak bahagia cenderung akan melakukan resign. Dengan jumlah karyawan bahagia yang jauh lebih banyak di perusahaan, maka persentase turnover pun bisa ditekan sedemikian rupa. Human Resource Department (HRD) juga jauh lebih hemat biaya rekrutmen karena tidak melulu harus mencari pengganti posisi kosong yang ditinggalkan. 

 

Pengelolaan karyawan yang efektif adalah salah satu faktor kebahagiaan karyawan. Dukung pengelolaan karyawan perusahaan Anda lebih optimal dan terpusat menggunakan Software HRD dari LinovHR. Coba gratis LinovHR sekarang juga! 

 

software hris

 

Alasan Karyawan Bahagia Selain Gaji

Perusahaan tidak harus selalu menekankan kualitas pekerjaan dalam pengelolaan karyawan. Kualitas pekerjaan memang penting. Namun, kebahagiaan karyawan juga tak kalah penting. Apa saja alasan karyawan bahagia untuk bekerja di perusahaan? 

 

Perusahaan Transparan dan Jujur

Perusahaan  harus selalu transparan dan jujur mengenai kondisi bisnis dengan membagikan kondisi terkini perusahaan dan tindakan untuk mengatasi masalah tersebut. Misalnya, setelah melakukan survei karyawan, perusahaan membagikan hasilnya dengan semua karyawan dan mendiskusikan bersama untuk mengatasi masalah yang ada.

Pengelolaan karyawan transparan pun tidak boleh dilupakan. Contohnya adalah dalam penggajian. Perusahaan harus memberikan informasi mengenai gaji sedetail-detailnya kepada karyawan yang bersangkutan. 

 

Terlibat dalam Suatu Project Besar

Hal terbaik yang dapat perusahaan berikan kepada karyawan selain gaji adalah kesempatan untuk terlibat dalam suatu project besar. Inilah adalah saatnya bagi karyawan untuk membuat perubahan dalam perusahaan  melalui tugas dan keahlian karyawan. Dengan begitu karyawan akan merasa jauh terlibat dan bahagia untuk bekerja di perusahaan. 

 

Jadwal Kerja Fleksibel

Jadwal yang fleksibel memungkinkan karyawan untuk bekerja pada waktu di luar jam kerja konvensional. Seperti yang diketahui, banyak  orang yang dibuat stress selama perjalanan dari rumah menuju kantor. Sistem bekerja dari rumah pun kian populer. Namun, perlu diperhatikan bahwa sistem bekerja dari rumah dan jam kerja yang fleksibel belum tentu cocok bagi semua perusahaan. Dibutuhkan analisis mendalam mengenai kegiatan inti perusahaan, apakah memnungkinkan atau tidak utnuk menerapkan sistem bekerja dari rumah. 

 

Fasilitas Kesehatan

Menerima jaminan kesehatan dan sosial seperti program BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan memang hak karyawan. Namun, bagaimana jika karyawan menerima fasilitas kesehatan lebih seperti makan siang sehat dan layanan konseling? Tentu saja kondisi kesehatan karyawan baik mental dan fisik akan lebih terjaga. Maka karyawan jauh lebih bugar dan siap menghadapi tantangan selama bekerja dan tidak mudah stress. 

 

Jenjang Karir Menjanjikan

Tidak ada karyawan yang ingin diam di satu posisi yang sama selama bertahun-tahun. Pastinya karyawan menginginkan jenjang karir yang menjanjikan.

Oleh karena itu, penting bagi perusahaan dan HRD untuk membentuk jenjang karir yang menjanjikan dalam perusahaan. Jenjang karir inilah juga yang membuat karyawan loyal dan berkontribusi lebih lama dalam perusahaan. 

 

Lingkungan Kerja Positif

Karyawan yang bahagia dibentuk dalam lingkungan kerja yang positif. Yang dimaksud lingkungan kerja positif adalah lingkungan yang dapat  membantu karyawan untuk tumbuh dan berkemban dengan menerima tanggung jawab atau tantangan baru. Perlu diperhatikan bahwa lingkungan kerja yang positif juga dapat menekan kemungkinan konflik antar karyawan yang bisa menghambat operasional perusahaan. 

 

Komunikasi Lancar 

Komunikasi yang lancar bisa dimulai dari percakapan singkat dan santai di sela-sela bekerja. Dari komunikasi kecil, komunikasi yang jauh lebih besar seperti diskusi untuk memecahkan masalah bisa terbentuk dengan baik. Kelancaran komunikasi inilah yang menjadi kunci dalam kerja sama antar tim. 

 

Baca Juga: Tips Membangun Employee Development Program

 

Pengembangan dan Pelatihan Mumpuni 

Terlepas dari pengalaman, karyawan selalu ingin mempelajari hal baru. Perusahaan dapat membantu karyawan dengan menawarkan pelatihan intensif untuk karyawan. Program pelatihan dan pengembangan dapat ditawarkan secara berkala untuk memperluas keterampilan. Cara ini dianggap ampuh untuk meningkatkan kepuasan karyawan, mengurangi tingkat turnover, meningkatkan inovasi, dan banyak lagi yang akan membangun kebahagiaan karyawan.

 

Dress Code Santai

Berpakaian kasual membantu karyawan merasa lebih nyaman di kantor dengan membiarkan diri mereka mengekspresikan diri. Namun, bukan berarti karyawan dapat bekerja dengan piyama atau sandal jepit. Perusahaan harus mengkaji ulang mengenai kebijakan dress code dengan lingkungan sekitar perusahaan atau kebijakan gedung.

 

Menerima Apresiasi yang Cukup dari Perusahaan

Karyawan akan sangat senang jika menerima apresiasi setelah berhasil mengerjakan suatu hal. Tidak perlu apresiasi yang berlebihan, manajer bisa melakukan apresiasi kecil seperti mengucapkan terima kasih saat karyawan selesai mengerjakan suatu hal dengan baik. Akan tetapi, jika kinerja karyawan melampaui target, memberikan apresiasi berupa bonus juga tidak ada salahnya. Hal ini akan memotivasi karyawan lain yang kinerjanya belum begitu baik untuk bekerja lebih giat. 

Karyawan bahagia dapat diwujudkan melalui pengelolaan yang efektif dan sistematis. Oleh karenanya LinovHR menyediakan Software HRD untuk membantu perusahaan mengelola karyawan secara komprehensif. Bila pengelolaan karyawan dalam perusahaan sudah baik, maka karyawan bahagia pun akan ikut tercipta dengan sendirinya. Yuk, coba gratis Software HRD dari LinovHR sekarang juga!