kontribusi untuk perusahaan

Ditanya Apa Kontribusi untuk Perusahaan? Inilah 10 Cara Jawabnya!

Selama test interview, banyak pertanyaan yang ditanyakan oleh recruiter salah satunya, apa kontribusi untuk perusahaan. 

Dari ragamnya pertanyaan yang ditanya oleh recruiter, pertanyaan ini merupakan pertanyaan tersulit yang suka membuat calon pekerja bingung untuk menjawabnya. Kira-kira jawaban apa yang tepat untuk menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan kontribusi untuk perusahaan? 

 

Hal yang Sebaiknya Dihindari Ketika Menjawab Pertanyaan Mengenai Kontribusi untuk Perusahaan

Menjawab pertanyaan tricky seperti ini membuat calon pekerja bingung mendadak untuk menjawab. Sesi tes interview merupakan test yang cukup penting karena recruiter menilai langsung sesuai dengan kejadian saat itu.

Untuk menjawab pertanyaan mengenai kontribusi untuk Perusahaan, ada hal yang sebaiknya Anda hindari. Apa saja?

 

  1. Menjanjikan yang belum tentu dapat Anda lakukan
  2. Menjawab dengan tidak percaya diri dan banyak jeda seperti ‘Hmmm.. hmmm.. E…’
  3. Memberikan contoh bukan berdasar hal yang pernah terjadi
  4. Jawab terbata-bata dan terlihat kosong
  5. Menjawab terlalu contextual dan membaca

 

Tips Memperkuat Jawaban Anda Ketika Ditanya Mengenai Kontribusi untuk Perusahaan

Dengan beberapa hal yang harus dihindari, bagaimana cara memperkuat jawaban agar recruiter percaya dan yakin akan jawaban Anda?

 

  1. Jawab dengan tegas dan percaya diri
  2. Berikan contoh berdasarkan pengalaman kontribusi Anda pada perusahaan atau organisasi sebelumnya
  3. Memberikan skill yang dapat membantu Anda untuk menghadapi situasi tersebut
  4. Menjawab dengan kalimat sopan dan tanpa bertele-tele

 

Baca Juga: Manfaat dan Cara Memelihara Emotional Intelligence di Kantor

 

Cara Menjawab untuk Pertanyaan Mengenai Kontribusi Bagi Perusahaan

Dengan pertanyaan ini, sebaiknya jawaban dan janji apa yang tepat untuk menjawab pertanyaan mengenai kontribusi perusahaan?

 

Contoh 1 : Berkomitmen untuk Memajukan Perusahaan

Komitmen tinggi merupakan kontribusi terbaik yang dapat karyawan lakukan. Hal ini penting sebagai pegangan teguh antara karyawan dan atasan untuk menciptakan etos kerja yang baik sebagai jalan menuju kesuksesan perusahaan. 

 

Untuk pertanyaan ini Anda dapat menjawab :

 

Dalam perusahaan sebelumnya saya memberikan 50% kontribusi penjualan dengan posisi saya sebagai Sales Executive. Selain penjualan yang meningkat, 20% konsumen kembali lagi untuk membeli produk dan masuk dalam komunitas. Dengan hal ini, saya berkomitmen untuk memajukan perusahaan dengan kemampuan yang saya punya.

 

Contoh 2 : Bekerja Keras dan Determinasi

Pastinya jika ingin menuju kesuksesan, kerja keras merupakan jembatan untuk mencapai hall tersebut. Komitmen tanpa kerja keras juga tidak menghasilkan value yang terbaik, karena dua hal ini berjalan bersamaan.

Selain kerja keras, harus diimbangi dengan determinasi sebagai penyempurna sebuah pekerjaan. Determinasi yaitu kemampuan untuk membidik target sebagai bekal perusahaan dalam setiap pekerjaannya.

 

Untuk pertanyaan ini Anda dapat menjawab,

 

Saya selalu bekerja keras untuk memberikan yang terbaik bagi perusahaan. Dengan datang tepat waktu dan mengerjakan pekerjaan di hari itu tanpa menunda serta berusaha untuk tidak memberikan kesalahan di tiap pekerjaannya membuat saya yakin dapat berkomitmen di perusahaan ini.

 

Contoh 3 : Memberikan Inovasi

Dua hal di atas jika dikerjakan secara terus menerus akan membuat efek bosan. Oleh karena itu, inovasi dan kreatifitas dari Anda patut dicantumkan dalam pekerjaan.

Hal ini pastinya memberikan kontribusi yang lebih bagi perusahaan, terutama memberikan inovasi pada project yang benar-benar baru dan direncanakan dengan matang.

 

Untuk pertanyaan ini Anda dapat menjawab :

 

Dengan skill creative thinking yang cukup tinggi, saya akan memberikan terobosan dalam ide kreatif untuk mega project agar lebih kekinian dan diterima masyarakat. Dengan mendengarkan aspirasi para konsumen loyal, saya yakin dapat membentuk acara yang fresh dan unik tanpa meninggalkan jati diri perusahaan.

 

Contoh 4 : Berdedikasi Penuh dan Loyal Pada Perusahaan

Dalam tahap penyaringan karyawan, seseorang yang memiliki dedikasi penuh dalam perusahaan serta memiliki sifat loyal pastinya akan dipertahankan.

Saat ini, sudah susah mencari seseorang yang memiliki loyalitas tinggi bagi perusahaan. Dengan berbagai macam alasan yang biasanya dilontarkan untuk keluar, mulai dari alasan yang masuk akal hingga alasan basa-basi.

Apalagi karyawan merupakan investasi tertinggi bagi perusahaan. Oleh karena itu, orang-orang ini sangat dicari dan jika Anda dapat memenuhinya, Anda menjadi karyawan kesayangan perusahaan.

 

Untuk pertanyaan ini Anda dapat menjawab :

 

Saya akan berdedikasi penuh dan loyal bagi perusahaan dengan mengikuti peraturan yang sudah ditetapkan dan mencapai target yang telah diberikan bagi saya.

 

Contoh 5 : Menjunjung Tinggi Integritas dan Kejujuran

Loyalitas tidak cukup hanya karena setia dengan perusahaan, namun memiliki sifat integritas dan kejujuran yang tinggi adalah karyawan yang cari.

Tidak banyak orang yang masih jujur di era sekarang. Orang yang memiliki sifat ini biasanya akan ditaruh dalam proyek besar, apalagi ditambah dengan sifat kerja keras tadi.

Hal ini akan menguntungkan bagi karyawan untuk mengembangkan skill dan pengalaman dan memiliki nama baik dalam perusahaan.

Untuk pertanyaan ini Anda dapat menjawab :

 

Saya akan jujur dan berintegritas bagi perusahaan dengan tidak membocorkan data internal perusahaan untuk kepentingan saya sendiri. Selain itu juga saya tidak akan pernah mengambil barang ataupun hak yang bukan diajukan untuk saya.

 

Baca Juga:  Memahami Pestle Analisis dalam Manajemen Risiko

 

Contoh 6 : Memiliki Semangat dan Motivasi Tinggi

Jika memiliki 5 sikap di atas namun tidak memiliki semangat dalam mengerjakannya, tentunya pekerjaan tidak akan terjadi. Memiliki semangat juga membantu Anda untuk meringankan beban pekerja.

Memiliki gairah dan motivasi tinggi juga membantu Anda untuk menghadapi masalah dengan tenang. Sehingga dapat menangani dengan baik dan berkontribusi bagi perusahaan.

Untuk pertanyaan ini Anda dapat menjawab :

 

Dengan motivasi saya yang tinggi dan semangat untuk memajukan perusahaan yang kuat, saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk mengerjakan pekerjaan sebaik mungkin dan sesuai harapan perusahaan.

 

Contoh 7 : Berperilaku Positif

Terlihat sepele dan tidak terlalu berkontribusi bagi perusahaan, namun memiliki perilaku positif dapat membantu meningkatkan semangat kerja dan memberikan vibes yang menyenangkan.

Bisa saja Anda memiliki sifat pendengar yang baik, humoris, atau penyayang. Sifat-sifat ini yang akan membantu produktifitas perusahaan dan secara tidak langsung berkontribusi baik untuk perusahaan.

 

Untuk pertanyaan ini Anda dapat menjawab :

 

Dengan kepribadian saya yang menyenangkan dan friendly serta dari perusahaan sebelumnya saya mendapat reward sebagai best employee, saya yakin dapat beradaptasi dengan cepat dan dekat dengan seluruh tim saya nantinya.

 

Contoh 8 : Dapat Bekerja Sama Tim dengan Baik

Dalam suatu perusahaan, Anda tidak hanya bekerja secara individual, bahkan lebih banyak, bekerja dengan tim. Dibutuhkan fleksibilitas dan menerima seluruh tanggapan tanpa intervensi dari pendapat pribadi agar menciptakan rasa kerja sama yang baik.

Pastinya memberikan kontribusi bagi perusahaan, serta menambah value dan pengalaman bagi pribadi.

Untuk jawaban ini Anda dapat menjawab :

 

Sifat saya yang suka bersosialisasi membuat saya akan mudah untuk bekerja sama dengan tim. Menurunkan rasa ego dan berpikir bersama untuk kesuksesan project ini. 

 

Contoh 9 : Memiliki Rasa Ingin Tahu dan Minat Belajar Tinggi

Memiliki rasa ingin tahu dan minat belajar yang tinggi bukan hanya kalimat janji yang dilontarkan saat interview. Sebaiknya memang diaplikasikan dalam kehidupan nyata.

Anda bekerja belum tentu sesuai job description di awal, biasanya suka mendadak berubah flow pekerjaannya bahkan harus mengerjakan hal yang belum pernah di dengar.

Oleh karena itu, rasa ingin tahu dan minat belajar yang tinggi akan membantu Anda untuk mengupgrade diri serta dengan kehadiran Anda menjadi kontribusi bagi perusahaan. 

 

Untuk jawaban ini Anda dapat menjawab :

 

Dengan rasa ingin tahu dan minat belajar yang tinggi  untuk beradaptasi dan mempelajari seluk beluk perusahaan, agar saya dapat bekerja dengan maksimal sesuai dengan harapan perusahaan.

 

Contoh 10 : Gigih dan Pantang Menyerah

Sifat pantang menyerah dan selalu belajar dari kesalahan merupakan kontribusi yang dapat Anda berikan bagi perusahaan untuk meyakinkan perusahaan bahwa kesalahan ini hanya kesalahan kecil sebagai ladang belajar bagi Anda.

 

Untuk jawaban ini Anda dapat menjawab :

 

Walaupun saya belum pernah mengerjakan pekerjaan sejenis, dengan pantang menyerah, saya yakin dapat menyelesaikannya dengan bimbingan dari para senior serta creative thinking yang akan saya kerahkan semampu saya.

 

Kesimpulan

Menjawab pertanyaan recruiter memang penuh trik dan susah untuk ditebak. Pertanyaan mengenai “Kontribusi apa yang bisa Anda berikan untuk kemajuan perusahaan” merupakan pertanyaan yang acap kali ditanyakan.

Dengan artikel ini, semoga Anda dapat menjawab interview dengan lancar khususnya untuk pertanyaan kontribusi untuk perusahaan. Semoga membantu.