Problem Solving

Arti Problem Solving: Skill Penting Agar Karir Meningkat

Problem solving adalah skill yang wajib dipunya bagi karyawan maupun calon karyawan sebagai bekal bekerja di dalam perusahaan. Dalam bekerja pasti akan banyak bertemu jenis pekerjaan hingga berbagai macam masalah yang terkadang diluar bayangan sebelumnya. 

Oleh karena itu dibutuhkan skill untuk mengatasi berbagai masalah tersebut yang biasa disebut problem solving.

Sejatinya problem solving termasuk dalam soft skill yang butuh waktu untuk diasah karena dapat terjadi berdasarkan kondisi dan pengalaman yang ada. Untuk informasi lebih lengkapnya, Anda dapat membaca penjelasannya dibawah ini!

 

Apa Itu Problem Solving?

Problem Solving
Problem Solving

 

Arti problem solving adalah proses mengartikulasikan solusi untuk masalah. Masalah sendiri memiliki dua atribut penting.

 

  1. Masalah adalah sesuatu yang tidak diketahui dalam beberapa konteks. Artinya, ada situasi di mana ada sesuatu yang tidak diketahui. Misalnya, perbedaan antara keadaan tujuan dan keadaan saat ini.
  2. Menemukan atau memecahkan hal yang tidak diketahui harus memiliki nilai sosial, budaya, atau intelektual. Artinya, seseorang percaya bahwa ada baiknya menemukan yang tidak diketahui. Jika tidak ada yang merasakan yang tidak diketahui atau kebutuhan untuk menentukan yang tidak diketahui, tidak ada masalah yang dirasakan.

 

Baca Juga: Waspada! Imposter Syndrome Mengincar Anda!

 

Bagaimana Skill Problem Solving Dapat Berpengaruh Terhadap Karir? 

Problem solving memungkinkan untuk membentuk karyawan secara kognitif yang diperlengkapi untuk menangani apa pun yang diberikan pekerjaan mereka kepada mereka.

Contoh problem solving sangat sering dijumpai di lingkungan kerja, misalkan bagaimana seseorang menyelesaikan masalah penurunan penjualan atau kendala dalam advertising. 

Ada beberapa manfaat penting dari skill problem solving di tempat kerja. Di bawah ini akan dibahas bagaimana skill problem solving yang dapat berpengaruh terhadap karir dan pekerjaan Anda.

 

Time Management yang Baik

Time management seringkali diabaikan sebagai salah satu manfaat skill problem solving di tempat kerja. Namun, bagi karyawan yang memiliki kemampuan problem solving juga biasanya memiliki time management yang luar biasa. 

Kemampuan untuk mengatur waktu dengan bijak dan fokus pada apa yang penting bagi perusahaan akan menghasilkan pengambilan keputusan dan dampak bisnis yang lebih baik.

 

Memprioritaskan dan Melaksanakan Strategi

Problem solver lebih berhati-hati dalam menilai kebutuhan perusahaan dan bagaimana memprioritaskan, merencanakan, dan melaksanakan strategi untuk bagaimana memenuhinya.

Karyawan yang memiliki sifat problem solver dapat mengelola semua bagian karena dapat menyusun strategi cara terbaik untuk memenuhi berbagai permintaan unik.

 

Think Out of The Box

Problem solver juga sering mengidentifikasi peluang dalam masalah. Berpikir out of the box cukup penting di tempat kerja. Sebab, tak jarang perencanaan yang sudah ditetapkan sebelumnya bisa berubah di tengah jalan. 

 

Work Under Pressure

Hal ini merupakan salah satu manfaat terpenting dari problem solving skill di tempat kerja. Problem solver seringkali memiliki kepribadian yang merespon dengan baik di bawah tekanan, termasuk tenggat waktu yang dipercepat dan parameter proyek yang berubah.

 

Management Risk

Perencanaan adalah keterampilan problem solving yang penting. Problem solver tidak hanya dibekali untuk menghadapi masalah yang dihadapi tetapi juga mampu mengantisipasi masalah yang akan muncul di masa depan berdasarkan tren, pola, pengalaman, dan kejadian terkini.

 

Baca Juga: Pengertian Manajemen Risiko dan Jenis-Jenisnya

 

Panduan untuk Mengasah Problem Solving

Untuk mengasah problem solving tidak dapat dilakukan dengan instan. Dibutuhkan waktu dan pengalaman yang banyak Berikut ini beberapa metode problem solving yang bisa Anda jadikan contoh!

 

1. Identifikasi Masalahnya

Langkah pertama dalam memecahkan masalah apapun adalah mengidentifikasinya terlebih dahulu. Tahap ini memerlukan analisis situasi identifikasi masalah, evaluasi mengapa masalah itu terjadi, dan penilaian siapa yang dipengaruhi oleh masalah tersebut. 

 

2. Mencari Solusi

Langkah selanjutnya dalam memecahkan masalah adalah menghasilkan beberapa kemungkinan solusi yang dapat memperbaiki masalah tersebut. Di langkah ini seorang problem solver sering melibatkan brainstorming dan prediksi.

Masalah kompleks jarang dapat diselesaikan dengan solusi tunggal, sehingga memunculkan beberapa intervensi potensial adalah kunci keberhasilan dalam tahap ini.

 

3. Memilih Solusi yang Tepat

Setelah Anda menemukan beberapa solusi potensial yang berpotensi memecahkan masalah, Anda harus hati-hati menganalisis setiap solusi dan memilih yang paling tepat.

Langkah ini membutuhkan beberapa percobaan dan kesalahan, karena tidak semua solusi akan sesuai serta membutuhkan keterampilan pengambilan keputusan yang kuat.

 

4. Pengimplementasian Solusi

Setelah satu solusi dipilih, sekarang saatnya menerapkan solusi untuk masalah tersebut. Harus ada tolak ukur yang ditetapkan dengan jelas yang akan menunjukkan apakah solusi berjalan sesuai dengan rencana jika solusi tidak berhasil.

 

5. Memastikan Solusi yang Diberikan Tepat

Setelah solusi diimplementasikan, kemajuan harus dipantau untuk memastikan solusi tersebut efektif. Anda dapat memantau seberapa baik solusi bekerja serta meminta feedback dari orang lain yang secara langsung terpengaruh oleh perubahan yang dibuat.

Berdasarkan feedback dan kemajuan, penyesuaian mungkin perlu dilakukan untuk terus melihat kemajuan.

 

Mudahkan Pemecahan Masalah HR dengan HRIS LinovHR

software hris

 

Problem solving skills memang sangat dibutuhkan dalam dunia pekerjaan. Begitu juga dalam manajemen SDM dalam perusahaan. Tak jarang dijumpai berbagai masalah seputar pengelolaan karyawan yang berdampak kepada kualitas kinerja karyawan dan HRD itu sendiri. 

Sebagai solusi, LinovHR memiliki software HRIS yang kaan membantu dalam mengurus permasalahan yang berkaitan dengan sumber daya manusia. Mulai dari penggajian (Payroll), rekrutmen, rekap absensi, sampai penilaian kinerja bisa dilakukan serentak dan sistematis. Sehingga, HRD dapat mengoptimalisasikan kinerja dalam menganalisis strategi pengembangan karyawan. 

 

Sistem HRIS yang canggih dan kekinian membuat hal ini dinilai efektif bagi seluruh karyawan perusahaan. Bisa dikatakan, HRIS LinovHR merupakan problem solving dari segala masalah manajemen SDM. Karena semua #EasyWithLinovHR!