prokrastinasi

Suka Melakukan Prokrastinasi? Atasi dengan 5 Cara Ini!

Saat ini Anda sedang dihadapkan dengan beberapa tugas yang harus segera diselesaikan. Namun, Anda memilih menundanya dan memiliki mengerjakan pekerjaan lain yang tidak memiliki tingkat urgensi tinggi. Kemudian Anda pun dibayangi dengan tugas yang ditunda tersebut sampai-sampai membuat Anda sulit berkonsentrasi.  Gambaran tersebut cukup familiar dan sering Anda alami? Nah, itu tandanya Anda sering melakukan prokrastinasi.

 

Apa itu Prokrastinasi? 

Prokrastinasi adalah tindakan menunda tugas atau serangkaian tugas. Fenomena ini dijumpai di banyak bidang, seperti dunia kerja dan akademis. Prokrastinasi sering dihubungkan dengan rasa malas. Padahal tidak demikian. Rasa malas adalah berakar dari rasa apatis, cuek, dan keengganan untuk bergerak. Sementara prokrastinasi berakar dari ketidakmampuan seseorang untuk melakukan sesuai yang harus dilakukan terlebih dahulu. 

Ketika karyawan sudah terbiasa menunda, maka karyawan tersebut terus dihantui rasa bersalah. Makin lama rasa bersalah tersebut akan membesar dan membuat karyawan takut untuk mengerjakan tugasnya. Lama-lama, menunda menjadi lingkaran setan yang harus diatasi sesegera mungkin. Yang terburuk, dampak prokrastinasi membuat karyawan akan kehilangan kesempatan besar untuk meningkatkan karir. Semakin sering menunda-nunda sesuatu, semakin timbul rasa cemas dan takut akan kegagalan.

 

Baca Juga: Tips Manajemen Stress untuk Karyawan

 

Cara Mengatasi Prokrastinasi Kerja

Tidak ada satupun karyawan ingin mempunyai performa kerja yang buruk akibat sering menunda, bukan?  Untuk itulah diperlukan beberapa upaya untuk menghilangkan kebiasaan menunda-nunda. Begitu Anda berhasil mengatasinya, maka kinerja Anda bisa lebih sukses dibandingkan sebelumnya. Bayangkan betapa Anda akan merasa jauh lebih baik ketika dapat melakukan lebih banyak dengan waktu yang Anda miliki karena tidak menunda-nunda. Untuk mengatasi prokrastinasi kerja, ada berbagai cara yang dapat dilakukan, yaitu: 

 

1. Buat List Prioritas

Membuat list prioritas sederhana membuat beban kerja Anda tampak jauh lebih mudah dikelola. Anda menjadi lebih paham dan mengerti pekerjaan mana yang harus dikerjakan terlebih dahulu. Akan tetapi, list prioritas saja tidak cukup. Penting untuk menambahkan deadline tertentu ke list tugas Anda. Hal ini akan membantu Anda menyelesaikan pekerjaan sesuai permintaan.

 

Baca Juga: Gunakan  Pomodoro untuk Kinerja Lebih Fokus

 

2. Hilangkan Distraksi

Menghilangkan distraksi tampaknya mudah pada awalnya, tetapi diperlukan aksi  nyata. Perhatikan bagaimana Anda meletakkan ponsel di meja kerja. Apa Anda selalu melirik ke ponsel? Jika sudah begini, sebaiknya masukkan ponsel Anda ke dalam tas.  Jika distraksi berasal dari sekitar lingkungan kerja, menggunakan headphone dan menyalakan musik yang menenangkan agar tetap fokus dapat menjadi alternatif lain.

 

3. Hindari Perfeksionisme

Banyak orang yang menunda suatu pekerjaan untuk menunggu momentum sempurna dalam mengerjakan pekerjaan tersebut. Alih-alih menemukan waktu yang tepat, Anda justru malah menunda dan kelabakan karena pekerjaan terlanjur menumpuk. Pekerjaan yang baik adalah pekerjaan yang selesai! Daripada fokus kepada kesempurnaan, lebih baik fokus untuk menyelesaikan pekerjaan sebaik mungkin. Sehingga Anda bisa menyelesaikan tugas sesuai deadline. 

 

4. Jangan Multitasking!

Banyak karyawan yang mengira bahwa multitasking adalah kunci dalam menyelesaikan banyak pekerjaan. Padahal, terlalu sering melakukan multitasking justru membuat Anda kurang fokus. Kerjakan salah satu pekerjaan hingga selesai, lalu lanjut ke pekerjaan berikutnya. Setiap kali Anda memutuskan untuk fokus pada satu tugas dan mengerjakannya hingga selesai, Anda membangun penolakan terhadap penundaan. Dengan rutin melakukan hal ini, otak Anda akan terbiasa untuk mengerjakan sesuatu sesegera mungkin.

 

5. Berikan Reward Kepada Diri Sendiri

Manusia tidak dapat selalu bekerja dalam waktu yang lama. Anda tidak dapat sendirian mengerjakan sebuah proyek sepanjang hari dengan energi dan perhatian yang sama seperti saat memulai. Ketika merasa kelelahan, Anda justru akan mencari menunda. Jadi, beristirahat yang cukup dan berikat sedikit reward kepada diri Anda akan sangat berguna. Istirahat akan membantu menyegarkan pikiran dan membuat pikiran Anda lebih terpusat begitu Anda kembali bekerja.

Prokrastinasi dapat membatasi potensi, merusak karir, mengganggu kerja tim, mengurangi semangat kerja, dan bahkan menyebabkan stress. Jadi, sangat penting untuk mengambil langkah proaktif untuk mencegahnya. Karyawan harus memahami darimana akar kebiasaan menunda tersebut dan mengambil langkah strategis untuk mengelola dan mengatasinya. Semoga cara di atas dapat berhasil!