Skala Prioritas

8 Kiat Menentukan Skala Prioritas Pekerjaan Dengan Mudah

Skala prioritas dalam bekerja diperlukan terutama ketika beban pekerjaan sedang menumpuk. Individu yang mampu menentukan prioritas akan mampu mengetahui apa saja yang harus didahulukan dalam pekerjaan sehingga lebih hemat waktu. Sebaliknya, jika seseorang tidak memiliki skala prioritas yang baik, akan mengganggu aktivitas dalam pekerjaannya. Pada akhirnya, akan ada pekerjaan yang tidak dapat terselesaikan dengan baik dan tepat waktu. 

Mudah bagi siapa saja untuk panik karena pekerjaan darurat. Terutama saat daftar pekerjaan yang semakin panjang dengan waktu yang lebih singkat dapat membuat Anda stres dan bingung untuk mengatur pekerjaan. Ketika Anda panik, Anda biasanya kurang mampu untuk berpikir jernih dan bahkan menjadi tidak produktif. Kunci untuk memecahkan semua ini ternyata sederhana, yaitu skala prioritas. 

Karena itulah mengatur skala prioritas dalam bekerja menjadi sangat penting dalam mengerjakan dan menyelesaikan pekerjaan. Apa saja yang bisa dilakukan untuk mengatasi hal tersebut? Bagaimana cara mengatur skala prioritas dalam pekerjaan dengan mudah? 

 

1. Menganalisa pekerjaan

Hal pertama yang harus dilakukan oleh Anda sebagai seorang pekerja adalah untuk menganalisis pekerjaan. Hal ini dilakukan untuk memahami tugas Anda untuk menemukan bagian yang mudah dan sulit untuk dipisahkan. Setelah itu, Anda dapat memisahkan pekerjaan dan memberi tahapan atau urutan untuk setiap tugas  yang harus diselesaikan terlebih dahulu.

 

2. Menentukan tujuan utama

Dalam menentukan prioritas pekerjaan yang akan ditetapkan sangat memerlukan intuisi pengambilan keputusan. Jadi,  akan lebih baik jika Anda memiliki tujuan pekerjaan yang Anda lakukan selama seminggu. Dalam melakukannya, Anda dapat bekerja sesuai dengan tujuan utama pertama, kemudian melakukan pekerjaan berikutnya.

 

Baca Juga:  Tips Menjaga Profesionalisme dalam Bekerja

 

3. Melakukan evaluasi

Membuat penilaian ini terkait dengan tingkat kepentingan atau urgensi dari pekerjaan yang telah dilakukan atau sebelumnya. Anda harus mempertimbangkan berbagai aspek pekerjaan yang harus dilakukan. Seperti pengaruh dari kerja terhadap diri sendiri serta  orang lain bekerja atau tim. Jadi dengan evaluasi atau penilaian ini dapat membantu pekerjaan yang paling penting untuk menyelesaikan pertama.

 

5. Perhatikan nilai dari setiap pekerjaan yang ada

Ketika pekerjaan yang memberikan nilai besar untuk perusahaan atau organisasi? Selain itu, nilai juga dapat dilihat dari besarnya dampak atau efek dari setiap pekerjaan Anda. Umumnya, semakin banyak orang yang terlibat, lebih banyak risiko. Nilai-nilai ini dapat didefinisikan dalam tiga hal ruang lingkup, biaya dan waktu.

  1. Time berkaitan dengan tenggat waktu atau deadline. Seperti yang diketahui, semua pekerjaan atau proyek memiliki deadline masing-masing. 
  2. Cost tidak hanya berarti uang dan bisa lebih dari itu. Anda harus mengetahui apakah pekerjaan Anda membutuhkan bantuan orang lain atau tidak yang membantu mempermudah pekerjaan 
  3. Scope diperlukan untuk memahami seberapa besar cakupan pekerjaan yang Anda kerjakan. Jika deadline terlalu cepat, maka resiko yang ditanggung semakin besar.

 

6. Membuat jadwal kerja

Dengan melakukan penjadwalan kerja yang sangat teratur sangat membantu Anda untuk mengetahui dan mengingat berapa lama pekerjaan harus diselesaikan. Selain itu, dengan membuat jadwal kerja, Anda juga bisa dilakukan dengan menggabungkan beberapa pekerjaan jika memang dibutuhkan. Harap menjadi catatan, menggabungkan beberapa pekerjaan jangan sampai membuat Anda melakukan multi tasking yang berlebihan. Dengan jadwal kerja akan membuat pekerjaan lebih terencana dan produktif.

 

Baca Juga : Software Time Management : Solusi atur Jadwal kerja Karyawan

 

7. Menyaring kegiatan

Ketika telah memilih mana deskripsi pekerjaan yang penting dan tidak, maka Anda juga harus menjalankan screening atau menyaring kegiatan harus dilakukan saat ini atau sekarang. Karena saat job load Anda terlalu banyak, akan muncul kekhawatiran bahwa Anda tidak ingat berapa banyak pekerjaan yang harus dilakukan sehingga mengaburkan tujuan yang telah Anda susun sebelumnya.

 

8. Hindari Menunda! 

Jika Anda menetapkan prioritas dalam pekerjaan dengan baik tapi mempunyai kebiasaan buruk seperti menunda untuk menyelesaikan pekerjaan, maka segera hapus kebiasaan buruk tersebut. Menunda pekerjaan berarti menunda kesuksesan karir di masa yang akan datang.  Bukan itu pekerjaan tidak selesai dengan sukses dan tepat waktu, tetapi juga berdampak pada kemajuan karir masa depan. Jadi, ketika Anda ingin pekerjaan dilakukan dengan benar dan tepat waktu, maka Anda harus menghindari kebiasaan menunda pekerjaan dan cobalah mengikuti prioritas yang telah dibuat secara perlahan dan berkelanjutan.

 

Dalam kehidupan, waktu kerja adalah hal yang paling berharga. Anda harus menggunakan bijak waktu dan bekerja untuk kegiatan yang bermanfaat. Kemauan untuk maju yang konsisten  dapat membuat seseorang orang yang lebih baik dari sebelumnya. Selain itu, Anda juga bisa belajar menggunakan skala prioritas yang tepat untuk sukses di masa depan.Menetapkan skala prioritas tidak semudah seperti yang terlihat dan tentu menjadi tantangan tersendiri. Jangan lupa, menjadi produktif adalah kunci keberhasilan. Semoga tips singkat di atas dapat berguna.