profesionalisme

10 Cara Menjaga Profesionalisme di Lingkungan Kerja

Profesionalisme didefinisikan sebagai perilaku individu di tempat kerja. Profesionalisme adalah refleksi dari perjalanan karir seseorang. Semakin lama karir yang telah dilalui, semakin tinggi profesionalisme yang ada pada individu tersebut. Seorang karyawan dituntut mampu bertahan dalam segala kondisi yang ada. Kualitas profesionalisme yang kurang baik akan mempengaruhi kinerja karyawan menjadi buruk, bahkan menghalangi jenjang karir yang bisa diraih. 

Jadi, menjaga profesionalisme sama dengan menjaga karir agar tetap stabil dan berkembang baik. Seperti kata pepatah, mempertahankan terkadang adalah hal yang cukup sulit dibandingkan memulai. Apa saja yang dapat dilakukan untuk menjaga profesionalisme di lingkungan kerja? Ikuti dan simak tips di bawah ini!

 

1. Tepat Waktu

Ketika Anda datang terlambat untuk bekerja atau rapat akan memberi kesan pada atasan dan rekan kerja bahwa Anda tidak peduli dengan pekerjaan dan tidak menghargai waktu. Jika memungkinkan, set alarm atau notifikasi pengingat pada ponsel pintar dalam memulai beberapa hal agar dapat tepat waktu. 

 

2. Jangan Menjadi Pemarah

Tinggalkan mood buruk saat Anda datang kerja. Kita semua memiliki hari-hari ketika kita tidak merasakan yang terbaik. Ingatlah untuk selalu menghargai atasan dan rekan kerja Anda. Jangan sampai kejadian buruk yang menimpa membuat Anda marah tanpa sebab ke semua orang di kantor. Temukanlah cara yang terbaik untuk membuat suasana hati tenang. 

 

3. Berpakaian dengan tepat

Tidak perlu mewah atau mahal, cukup pastikan bahwa penampilan Anda tetap bersih dan rapi.  Pilihlah pakaian yang sopan untuk menjaga norma dan nilai di tempat kerja Anda. Selain itu, pakaian yang tepat juga akan mencerminkan pribadi yang terorganisir dengan baik. 

 

4. Jaga Lisan

Mengumpat dan mengejek adalah hal yang sangat tidak sopan. Jangan pernah menggunakan bahasa kotor atau bernada sarkastik yang mungkin akan menyinggung rekan dan atasan.  Praktisnya, jangan pernah mengucapkan kata-kata kepada orang lain  yang Anda sendiri cukup risih mendengarnya. 

 

5. Tawarkan Bantuan kepada Rekan

Seorang profesional sejati bersedia membantu rekan kerja mereka ketika mereka terbebani atau menghadapi tantangan di tempat kerja. Mereka tidak takut untuk berbagi pengetahuan, pendapat, atau hanya sepasang tangan ekstra. Keberhasilan seseorang mencerminkan dengan baik semua orang di tempat kerja mereka.

Namun, penting untuk tidak terlalu memaksa. Jika rekan Anda menolak tawaran Anda, jangan memaksanya. Mereka mungkin lebih suka bekerja sendiri.

 

Baca Juga : Meeting di kantor kurang efektif? Simak Tips Berikut ini

 

6. Jangan Bergosip

Meskipun Anda mungkin tergoda untuk rekan kerja mengenai gosip terbaru yang muncul di kantor. Namun, bergosip adalah hal yang tidak tepat. Gosip dapat memicu konflik dalam suatu organisasi atau perusahaan. Jika Anda cukup ingin untuk bercerita, beritahu seseorang yang tidak ada hubungannya dengan tempat kerja.

 

7. Cobalah untuk Tetap Positif

Negativitas adalah hal yang menular. Jika Anda mengeluh tanpa henti tentang tempat kerja, hal itu akan mempengaruhi orang lain. Pengaruh tersebut akan menghasilkan penurunan moral di lingkungan kerja. Bukan berarti tidak boleh memberi kritik ketika ada hal yang salah, namun berikan kritik mengenai masalah tertentu sembari menambahkan saran yang dapat memperbaiki masalah. 

 

8. Jangan Sembunyikan Dari Kesalahan

Semua orang pasti pernah melakukan kesalahan. Jika Anda melakukan kesalahan, perbaiki kesalahan tersebut dan pastikan Anda tidak membuat yang sama dua kali. Jangan pernah menyalahkan orang lain atas kesalahan. Berikan contoh bagi rekan yang lain agar mereka yang berbagi tanggung jawab atas kesalahan dapat melangkah maju dan mengakui peran mereka.

 

9. Jangan Berbohong

Ketidakjujuran selalu membuat Anda terlihat buruk, apapun itu alasannya. Seorang profesional sejati selalu mengatakan semuanya dengan jujur. Kebohongan akan membuat pekerjaan akan berantakan di kemudian hari bila rekan atau atasan Anda mengetahui tentang kebohongan tersebut. 

 

10. Pisahkan Permasalahan Pribadi dengan Pekerjaan

Semua orang memiliki permasalahan pribadi. Namun, usahakan jangan bawa masalah tersebut di dunia kerja meskipun pada seorang teman dekat di tempat kerja sekalipun. Berhati-hatilah dengan siapa yang diajak berbicara, terutama ketika membahas masalah yang Anda alami secara personal. Dengan demikian, masalah pribadi tidak akan bercampur dengan masalah kantor. 

 

Bagaimana? Cukup mudah bukan dalam menjaga profesionalisme dalam lingkungan kerja. Meskipun tampak banyak yang harus dilalui, tetaplah mencoba dan jangan menyerah. Karena proses belajar dalam banyak hal termasuk menjadi seorang profesional akan menguatkan pribadi Anda jauh lebih baik.