dana pensiun

Siapkan Dana Pensiun Anda dengan Tips Ini!

Bekerja pada usia produktif memang perlu dilakukan untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari. Akan tetapi, banyak orang yang melupakan satu hal lainnya yang juga sangat penting, yaitu tentang persiapan hari tua. Salah satunya, adalah dengan mempersiapkan dana pensiun Anda sejak dini. 

Dana pensiun bisa memiliki banyak bentuk. Ada orang yang menyimpan dana pensiun dalam bentuk deposito di bank, ada juga yang menyimpannya dalam bentuk lainnya seperti saham, obligasi, properti, dan juga asuransi. Apapun profesi Anda sekarang, baik sebagai ASN (aparatur sipil negara) maupun karyawan swasta, ada baiknya Anda menyiapkan dana pensiun Anda sejak dini agar tidak mengalami kesulitan keuangan di masa Anda tua kelak. 

 

Manfaat Dana Pensiun bagi Karyawan

Tahukah Anda bahwa pemberian dana pensiun kepada karyawan bukan hanya memberikan kepastian penghasilan kepada mereka di masa tua, akan tetapi juga sebagai bentuk motivasi mereka agar lebih giat dalam bekerja?

Ya, dengan memberikan dana pensiun bagi karyawan, mereka merasa lebih aman terutama ketika usia mereka telah mencapai usia pensiun dan sudah tidak produktif untuk bekerja lagi. Sedangkan bagi karyawan yang masih dalam usia produktif, mereka merasa bahwa jasa mereka dalam perusahaan lebih dihargai sehingga semakin memotivasi mereka dalam bekerja. 

Berikut adalah manfaat pemberian dana pensiun bagi karyawan :

  1. Sebagai bentuk penghargaan kepada para karyawan yang telah tulus mengabdi, bekerja dengan sebaik-baiknya pada perusahaan
  2. Agar kelak, saat karyawan yang bersangkutan sudah mencapai usia tidak produktif lagi dan harus segera pensiun, mereka dapat menikmati dana pensiun yang diperoleh setelah sekian tahun lamanya bekerja pada perusahaan
  3. Meningkatkan motivasi para karyawan dalam melaksanakan segala tugas pekerjaan yang dibebankannya setiap hari
  4. Memberikan rasa aman kepada para karyawan sehingga dapat mengurangi resiko turn over karyawan
  5. Meningkatkan citra baik perusahaan di mata pemerintah dan masyarakat.

 

Selain bagi karyawan, dana pensiun juga memiliki manfaat bagi badan atau lembaga yang mengelola dana pensiun, yaitu memperoleh keuntungan dengan mengelola dana pensiun untuk berbagai kegiatan investasi, dan ikut serta membantu terlaksananya program pemerintah Indonesia.

 

Apa Saja Program Persiapan Dana Pensiun?

Jika Anda adalah seorang pegawai pemerintah (Aparatur Sipil Negara), maka Anda tidak perlu merasa khawatir karena secara otomatis, Anda akan mendapatkan dana pensiun yang dipotong dari besaran gaji Anda setiap bulannya ketika usia Anda telah mencapai masa pensiun dan sudah tidak produktif lagi untuk bekerja.

Akan tetapi, jika Anda adalah seorang karyawan swasta atau seorang pebisnis, pengusaha, atau pemilik perusahaan, maka Anda harus mempersiapkan dana pensiun Anda sejak dini. Berikut adalah program persiapan dana pensiun yang bisa Anda pilih :

 

Baca Juga: Perhitungan dan Peraturan Dana Pensiun menurut Undang-undang

 

1. Dana Pensiun Pemberi Kerja (DPPK)

Dana Pensiun pemberi Kerja adalah sebuah program persiapan dana pensiun yang diadakan oleh pemberi kerja (pendiri perusahaan) yang memperkerjakan para karyawan. Dengan demikian, perusahaanlah yang mengelola sendiri dana pensiun para karyawannya. Program DPPK memang tidak diwajibkan oleh pemerintah Indonesia, akan tetapi sangat dianjurkan karena dapat memberikan manfaat positif bagi karyawan yang bekerja di perusahaan tersebut, 

Menariknya, tidak hanya karyawan internal perusahaan saja yang boleh ikut, karyawan lain perusahaan pun dapat ikut serta dalam program persiapan dana pensiun ini. 

DPPK ini diperoleh dengan cara memotong gaji karyawan sesuai dengan jumlah dana pensiun yang dibebankan oleh masing-masing karyawan, dan pengambilan dana pensiun bisa diambil ketika karyawan yang bersangkutan resign dari perusahaan atau telah memasuki usia pensiun yang besarannya ditentukan oleh Kementerian Keuangan.

 

2. Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK)

Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) adalah program persiapan dana pensiun yang didirikan oleh bank maupun perusahaan asuransi jiwa yang ada di Indonesia. Berbeda dengan program DPPK yang hanya boleh diikuti karyawan eksternal dan internal perusahaan, program DPLK dapat diikuti oleh hampir seluruh lapisan masyarakat, mulai dari karyawan (karyawan internal dan eksternal perusahaan), perorangan, pekerja mandiri, pemilik perusahaan, dan wirausahawan.

Dana pensiun pada DPLK bisa Anda cairkan saat Anda telah mencapai usia pensiun (55 tahun), pensiun yang dipercepat (10 tahun lebih cepat daripada usia pensiun normal), pensiun karena cacat, berhenti dari kepesertaan, dan meninggal dunia. Jumlah besaran dana pensiun harus mengikuti ketentuan, sebagai contoh, bila akumulasi dana pensiun yang Anda miliki lebih besar dari Rp. 500 juta, maka pembagiannya adalah : 20% bisa dicairkan atau ditarik tunai, sedangkan 80% sisanya masih dalam bentuk anuitas.

 

3. Dana Pensiun yang Anda Siapkan Sendiri

Program persiapan dana pensiun yang terakhir adalah program yang Anda siapkan sendiri. Ada beragam cara yang bisa Anda lakukan untuk mempersiapkan pensiun Anda sejak dini, mulai dari menginvestasikan sejumlah uang secara rutin, sampai dengan menanamkan modal untuk investasi.

Namun, yang sedang populer adalah dengan menggunakan Reksa Dana, yaitu menginvestasikan sejumlah uang secara rutin setiap bulannya. Ini karena Reksa Dana memiliki tingkat resiko paling aman di pasar modal sehingga sangat baik dimanfaatkan untuk menyimpan dana pensiun Anda. 

 

Baca Juga: Berapa Uang Pensiun yang di Dapat Karyawan Swasta di Indonesia

 

Tips Mempersiapkan Dana Pensiun

Jika Anda masih merasa tidak cocok dengan 3 program persiapan dana pensiun di atas, jangan khawatir karena Anda masih bisa mempersiapkan dana pensiun Anda sejak dini. Berikut adalah tips terbaik yang bisa Anda lakukan untuk persiapan dana pensiun Anda di masa tua kelak :

1. Mulailah Menyiapkan Dana Pensiun Sekalipun Sudah Dipersiapkan oleh Perusahaan Anda

Seseorang harus tahu, kapan waktunya untuk pensiun sehingga dia bisa mengukur berapa besaran dana pensiun yang akan dibutuhkannya. Meskipun Anda telah memiliki cadangan dana pensiun yang dipotong setiap bulannya oleh perusahaan tempat Anda bekerja, sebaiknya Anda tetap mempersiapkan dana pensiun lainnya, karena jumlah besaran dana pensiun dari perusahaan biasanya tidak lebih dari 10% gaji Anda.

Apalagi, semakin bertambahnya usia, bukan berarti kebutuhan semakin berkurang. Justru, dengan meningkatnya usia kita, ada banyak budget tambahan yang Anda perlukan untuk menjamin kelangsungan hidup Anda di hari tua.

Maka, sekali lagi, pikirkanlah dengan baik, hitung secara teliti, berapa keperluan Anda setiap bulannya ketika telah mencapai masa pensiun. Kemudian, pastikan cadangan dana pensiun Anda cukup sehingga Anda tidak perlu mengalami kesulitan finansial di masa pensiun Anda nanti.

 

2. Masukkan Alokasi Dana Pensiun pada Budget Bulanan Anda

Cobalah untuk rutin menabung pada awal bulan setelah Anda menerima gaji, simpan dalam rekening khusus dana pensiun yang tidak akan bisa Anda tarik (bisa dalam bentuk deposito atau instrumen pasar modal). Jika perlu, gunakan sistem autodebet dari bank sehingga Anda tidak akan lupa untuk menabung dalam rekening khusus untuk dana pensiun Anda.

Saat ini, sudah banyak bank yang menawarkan kemudahan-kemudahan untuk menyimpan iuran dana pensiun dimana jumlahnya bisa Anda pilih sendiri sesuai dengan kemampuan. 

 

3. Hindari Menggunakan Dana Pensiun Anda untuk Membeli Aset

Tips terakhir yang perlu Anda lakukan untuk mengamankan persiapan program pensiun Anda adalah dengan tidak menggunakan dana pensiun untuk membeli aset. Memang, tidak ada salahnya Anda membeli aset, karena bisa jadi, suatu saat, ketika aset Anda dijual kembali, Anda akan memperoleh keuntungan. 

Akan tetapi, yang salah adalah menggunakan dana pensiun untuk membeli aset Anda. Alangkah baiknya jika Anda ingin membeli aset, maka gunakan dana yang memang dikhususkan untuk membeli aset, tanpa mengganggu dana pensiun Anda. Cobalah berdisiplin dalam mengatur aliran dana dan keuangan yang Anda miliki sekarang demi kebahagiaan Anda di masa tua kelak.

 

Baca Juga: Hal Yang Harus Diketahui HR Mengenai Masa Pensiun

 

Bagaimana? Ternyata, mempersiapkan dana pensiun sejak dini tidak susah, bukan? Jika Anda memang ingin memulainya, maka mulailah dari sekarang. Tidak harus menunggu kapan awal yang baik untuk memulainya, karena awal yang baik akan datang ketika Anda bergegas untuk memulainya.