ekspansi bisnis

Mau Lakukan Ekspansi Bisnis? Simak Tips Berikut!

Membangun bisnis merupakan tantangan besar yang tidak setiap orang sanggup melakukannya. Bagi setiap pengusaha tentu menginginkan bisnis berkembang dengan melakukan ekspansi bisnis. Salah satu indikator perusahaan terus berkembang adalah melakukan perluasan bisnis dari waktu ke waktu. Bisnis yang maju dilihat dari pertumbuhan perusahaan sejak awal didirikan. Berikut ini ulasan mengenai tips-tips melakukan ekspansi bisnis. 

 

Apa itu Ekspansi? 

Secara etimologi, ekspansi diartikan sebagai tindakan memperluas sesuatu yang dilakukan agar lebih besar atau lebih luas. Ekspansi merupakan kata naturalisasi dari ‘expand’ dalam bahasa Inggris. Maknanya juga diartikan sebagai ‘menyebar’.

Dalam ilmu fisika, ekspansi adalah proses pemuaian yang dialami elemen uap dan gas. Berbeda dari pengertian ekspansi bisnis, diartikan sebagai usaha memperluas atau memperbesar jaringan perusahaan. Dimana perusahaan yang mengadakan ekspansi bertujuan meningkatkan profit lebih besar dan stabil pada masa depan. Adapun beberapa aktivitas dalam dunia bisnis yang dilakukan dalam rangka ekspansi antara lain:

  1. Melakukan rekrutmen karyawan baru;
  2. Memperluas fasilitas perusahaan;
  3. Membentuk target pasar baru.

 

Hal yang Harus Diperhatikan Perusahaan Untuk Memulai Ekspansi Bisnis 

Perusahaan harus mempertimbangkan berbagai hal sebelum memutuskan sesuatu. Pertimbangan tersebut dilakukan agar perusahan tidak salah melangkah. Pada dasarnya ekspansi bisnis dapat dilakukan siapa saja. Berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum memulai ekspansi.

 

Perencanaan Matang 

Menyusun rencana matang dikatakan sebagai kunci sukses sebuah bisnis. Biasanya perencanaan dibuat dengan analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, Threat) terhadap bisnis yang sedang dijalani. Analisis ini akan membantu perusahaan untuk memahami bagaimana kondisi terkini di antara kompetitor. Selain itu, perusahaan juga dapat menggunakan analisis Porter 5 Forces untuk membentuk pola bisnis yang baru saat perusahaan melakukan pengembangan. 

 

Modal Lebih Besar 

Mau tidak mau, perusahaan harus menyiapkan modal yang cukup untuk melakukan pengembangan usaha. Ekspansi bisnis tentu membutuhkan tambahan modal agar bisa mengakomodasi skala bisnis terbaru. Biasanya digunakan untuk membuat perizinan, sewa tempat, gaji karyawan, dan kebutuhan operasional usaha.

 

Menjalin Kerjasama

Untuk memperluas skala bisnis tidak dapat berjalan sendiri. Oleh sebab itu dibutuhkan kerjasama dengan perusahaan komplemen. Sehingga masing-masing pihak memperoleh keuntungan dari ekspansi. Setelah menjalin kerjasama, perusahaan dapat melihat peluang baru, inovasi, dan target baru agar menciptakan pasar lebih optimal.

 

Baca Juga: Kapan Saat Tepat Untuk Melakukan Rebranding?

 

Strategi Pemasaran

Melakukan ekspansi perusahaan sudah pasti membutuhkan strategi pemasaran baru. Sebab, dimasing-masing pasar atau wilayah memiliki karakteristik dan kebiasaan masyarakat yang berbeda. perusahaan dapat menggunakan strategi segmentasi pasar untuk memahami bagaimana kondisi pasar yang sedang berlangsung.  

 

Variasi Produk dan Layanan 

Perlu juga dipersiapkan variasi produk maupun layanan untuk dapat menjangkau target baru. Dalam hal ini harus didahului dengan riset pasar untuk menghadirkan inovasi terbaru. Buatlah kesan bahwa target akan merasakan unsur ‘baru’ ketika menggunakan produk dan layanan perusahaan. Meskipun melakukan inovasi, tetapi perusahaan tidak boleh meninggalkan ciri khas dari produk dan layanannya.

 

7 Perusahaan yang Sukses Melakukan Ekspansi 

Melakukan ekspansi perusahaan ternyata tidak selamanya berjalan mulus. Naasnya masih ada perusahaan gagal melakukan ekspansi. Namun, berikut ini akan membahas 7 perusahaan asal Indonesia yang sukses melakukan ekspansi. Alhasil kiprah perusahaan kini berkibar di Asia dan seluruh belahan dunia. 

 

PT Indofood Makmur

PT Indofood Makmur merupakan perusahaan produksi makanan terkenal asal Indonesia. Salah satu produknya yang paling mendunia yakni Indomie. Didirikan pada tanggal 14 Agustus 1990 oleh Sudono Salim. Kini sudah berhasil melebarkan sayap dengan mendirikan pabrik di Afrika, Malaysia, Nigeria, dan beberapa negara lain. Bahkan di Afrika, Indomie pun cukup populer dan digemari banyak orang. 

 

Traveloka Indonesia

Traveloka Indonesia merupakan perusahaan penyedia layanan pariwisata terkemuka di Indonesia. Traveloka menawarkan jasa pembelian tiket pesawat, kereta api, booking hotel, hingga layanan beli pulsa.  Kiprah Traveloka Indonesia berhasil menjadi platform yang merajai Asia Tenggara. Hal tersebut dibuktikan dari layanan Traveloka yang dapat digunakan di negara Singapura, Thailand, Malaysia, Vietnam, dan Filipina.

 

PT Garuda Food

PT Garudafood menjadi salah satu contoh perusahaan Indonesia yang sukses menembus pasar global. Produk-produk yang terkenal dari Garuda Food antara lain susu, biskuit, kacang garing, keripik, minuman serbuk, dan lain-lain. Kini PT Garuda Food berhasil membangun beberapa kantor di luar negeri. Demi memperkuat posisinya, perusahaan ini telah bekerjasama dengan perusahaan asal Tiongkok.

 

Martha Tilaar Group

Pada tahun 1970,  DR. (H.C.) Martha Tilaar mendirikan sebuah salon kecantikan di Menteng, Jakarta Pusat. Siapa sangka salon ini adalah cikal bakal dari Martha Tilaar Group. Perusahaan ini bergerak dalam bidang produk kecantikan alami. Produk yang dikeluarkan tidak hanya skin care tetapi juga kosmetik. HIngga kini berbagai produk Martha Tilaar Group menjadi pilihan wanita Indonesia untuk merawat diri. Martha tilaar juga sukses memasarkan produk ke banyak negara di kawasan Asia Pasifik.

 

Baca Juga: Mengenal Perusahaan Multinasional dan Contohnya di Indonesia

 

PT iGrow Resources Indonesia

Startup iGrow merupakan perusahaan start-up yang menawarkan program investasi lahan dan pohon. Dimana investor dapat memperoleh keuntungan besar tanpa harus bersusah payah mengelola lahan. Sebab, setelah membeli pohon dan lahan akan dilakukan pengelolaan oleh petani. Kini nama iGrow semakin terkenal di  kancah internasional.

 

PT Aplikasi Karya Anak Bangsa

PT Aplikasi Karya Anak Bangsa merupakan perusahaan yang membesut aplikasi transportasi online pertama di Indonesia. Siapa yang tidak mengenal aplikasi Go-Jek yang diandalkan masyarakat. Perusahaan ini dikatakan sangat berkembang pesat. Bahkan eksistensinya semakin meningkat setiap tahun. Kini, Go-Jek berhasil menduduki jajaran Unicorn Startup dengan nilai jual mencapai 1 milyar USD. Go-Jek juga melakukan ekspansi perusahaan dengan membuka kantor perwakilan di India, Singapura, Filipina, Vietnam, dan Thailand.

 

PT JCO Donut & Coffee

JCO Donut & Coffee adalah perusahaan desert yang menjual donat dan berbagai minuman kekinian. Pendiri dari JCO Donut & Coffee adalah Jhonny Andrean yang juga telah mendirikan salon terkenal di Indonesia, Jhonny Andrean Salon. Gerai pertama dari JCO Donut & Coffee didirikan pada 2006 dan terus bekembang sampai sekarang. Kini JCO telah mendirikan kantor perwakilan di sejumlah negara yakni Filipina, Malaysia, Singapura, dan Tiongkok.

 

Kesimpulan

Melakukan ekspansi perusahaan merupakan cita-cita semua pebisnis. Dibutuhkan tekad yang kuat dan modal yang cukup untuk mengembangkan bisnis. Selain itu, perusahaan juga harus mempertahankan eksistensinya saat sudah berhasil mengembangkan bisnis. Sebab, persaingan dan perkembangan bisnis selalu berbeda. Perusahaan pun dituntut harus mampu beradaptasi dengan segala perubahan yang ada. 

Salah satu cara beradaptasi dengan teknologi yang bisa perusahaan lakukan ketika berhasil melakukan ekspansi adalah menggunakan Software HRD dari LinovHR. Dengan Software HRD dari LinovHR, perusahaan dapat mengelola perusahaan anak cabang lain di tempat yang berbeda dengan menyeluruh. Sehingga pimpinan perusahaan dapat merumuskan berbagai strategi yang efektif guna perkembangan perusahaan.