fgd adalah

Focus Group Discussion: Pengertian, Tahapan dan Tips Melaksanakan

Pernah mendengar tentang FGD? FGD adalah singkatan dari focus group discussion. Biasanya sebuah penelitian, organisasi, perusahaan dan pemerintah akan melakukan FGD untuk membahas suatu topik tertentu. 

Teknik pembahasan ini tidak hanya digunakan oleh kalangan pegawai, eksekutif dan profesi formal lainnya. Namun kelomok masyarakat kecil pun biasa menggunakan cara diskusi ini.

FGD ini juga sudah populer dan sering digunakan sebagai salah satu cara musyawarah dan mendiskusikan suatu perencanaan atau topik. 

Untuk membahas lebih lengkap mengenai apa itu FGD, simak artikel LinovHR di bawah!

 

Pengertian FGD

pengertian fgd
Diskusi kelompok

 

Jika diartikan dari kacamata penelitian, focus group discussion atau fgd adalah salah satu metode yang digunakan untuk riset kualitatif. Penggunaanya lumayan sering, menjadi alternatif lain selain wawancara.

Namun, secara umum focus group discussion adalah diskusi yang terfokus dari suatu grup untuk membahas atau mendiskusikan suatu hal dan permasalahan tertentu. FGD ini biasanya bersifat semi-formal dan santai. 

FGD juga dapat didefinisikan sebagai diskusi sistematis dan terarah mengenai suatu masalah tertentu. Irwanto (2006) menjelaskan FGD sebagai proses pengumpulan data dan informasi yang sistematis mengenai suatu permasalahan tertentu yang sangat spesifik melalui diskusi kelompok. 

Dalam pelaksanaannya, umumnya FGD dilakukan dengan cara berdiskusi dengan para narasumber dan dibantu dengan seseorang yang memfasilitatori pembahasan tersebut yaitu moderator.

 

Apa Bedanya FGD dengan Diskusi Lain?

Jika focus group discussion adalah diskusi untuk membahas suatu masalah tertentu, lalu apa bedanya dengan diskusi lain? Mungkin Anda menjadi bertanya-tanya akan hal ini, ada 3 kunci utama dalam FGD yang membedakannya dengan diskusi lain. Ketiga kunci tersebut yaitu: Diskusi, Kelompok, dan Terfokus.

FGD akan memberikan informasi dan data terkait suatu masalah dengan lebih spesifik dan mendalam. Tidak seperti diskusi biasa yang membahas suatu topik, hasil diskusi dari FGD ini tidak bisa digeneralisasi, tidak bisa dijadikan dasar suatu masalah secara umum. FGD lebih terfokus pada kedalaman informasi, bukan representasi secara general tentang suatu masalah. 

 

Baca juga Teknik Pomodoro untuk Tingkatkan Fokus Selama Bekerja

 

Tujuan Focus Group Discussion (FGD)

Secara sederhana, tujuan fgd sendiri adalah untuk menyelesaikan suatu masalah. Namun tentu hal tersebut masih bisa dijabarkan sesuai dengan kebutuhan FGD itu sendiri. Berikut beberapa tujuan dilakukan focus group discussion:

  1. Untuk mencapai suatu kesepakatan tertentu mengenai permasalahan yang dihadapi peserta.
  2. Untuk mengetahui alasan, motivasi, argumentasi, dan dasar dari pendapat mengenai suatu masalah dari seseorang atau kelompok. 
  3. Dapat digunakan untuk mengeksplorasi makna dari suatu penemuan survey yang tidak bisa dijelaskan secara statistik. 
  4. Untuk mengetahui opini, pandangan, serta informasi yang bersifat lebih spesifik dan luas mengenai topik tertentu. 
  5. Berguna untuk menjembatani penelitian juga pengambilan kebijakan.
  6. Memberikan insight, pandangan yang berbeda dari beberapa pihak yang termasuk ke dalam proses penyelesaian masalah tertentu.

 

Tahapan Focus Group Discussion (FGD)

tahapan fgd
persiapan focus group discussion

 

Focus group discussion harus dipersiapkan dengan hati-hati dan teliti. Banyak hal yang harus dipersiapkan sebelum melakukan FGD, berikut kami merangkumnya untuk Anda. 

 

Membentuk Tim FGD

Banyak hal yang harus dipersiapkan, mulai dari logistik, partisipasi peserta diskusi, key question, dan lain-lain. Hal-hal tersebut tidak mungkin hanya dilakukan oleh satu orang saja. Sehingga dibutuhkan suatu Tim FGD yang biasanya terdiri dari moderator, notulen, penyedia logistik, dokumentasi, penghubung peserta dll. 

Tim ini juga disesuaikan dengan kebutuhan dari masing-masing keperluan FGD.

 

Baca juga Apa Itu Team Work? Ini Pengertian, Skill dan Tujuan Membangunnya

 

Persiapan Fasilitas (Lokasi dan Logistik)

FGD bisa dilakukan baik secara online maupun offline. Mengapa pemilihan tempat ini menjadi penting, karena kelancaran FGD juga bergantung kepada lokasi atau tempat diselenggarakannya FGD. Begitupun dengan ketersediaan logistik seperti ATK, transportasi, tempat istirahat, coffee break, dll harus direncanakan dengan baik agar tidak mengganggu jalannya diskusi.

 

Rekrutmen dan Jumlah Peserta

Beberapa jurnal juga sumber menyebutkan bahwa peserta menjadi faktor penting FGD. Selain harus relevan dengan topik yang dibahas, tentu jumlah peserta harus sesuai. Jika terlalu sedikit atau terlalu banyak akan memengaruhi kedalaman informasi. Jumlah peserta dan rekrutmennya harus diatur dengan baik sebelum melakukan FGD.

 

Menyusun Pertanyaan untuk FGD

Tentunya hal krusial dalam focus group discussion adalah daftar pertanyaan yang akan didiskusikan. Hal ini harus dibuat dan dipersiapkan untuk menghindari diskusi tidak terfokus dan malah memberikan tanggapan yang tidak sesuai dengan topik bahasan. Pertanyaan FGD sifatnya wajib dan harus dipahami juga oleh penyelenggara FGD.

 

Pelaksanaan FGD

Jika tahap-tahap di atas sudah dilakukan dengan baik, selanjutnya yaitu pelaksanaan diskusi. Alangkah baiknya jika Anda menyusun timeline, membuat rundown acara agar semuanya berjalan sesuai dengan yang diharapkan dan didapatkan hasil diskusi yang optimal. 

 

Tips Untuk Memaksimalkan FGD

Berikut beberapa tips focus group discussion yang Anda selenggarakan agar menjadi lebih maksimal.

 

  1. Tentukan jumlah peserta 

Beberapa literatur tentang FGD menyebutkan jumlah peserta FGD yang ideal. Ada yang menyebut 7-11 orang, namun ada pula yang menyebutkan 4-7 orang untuk skala FGD yang lebih kecil. Jumlah peserta akan memengaruhi jalannya FGD, juga informasi yang akan didapatkan. 

 

  1. Pastikan persiapan sudah matang

Jika Anda mengikuti langkah-langkah atau tahapan FGD di atas dengan baik, FGD tentu akan berjalan lancar dan maksimal.

  1. Jika dilakukan online, pastikan agar Anda berada pada jaringan internet yang baik.
  2. Buat rundown, dan ikuti jalannya diskusi sesuai arahan moderator dengan baik. 
  3. Membuat Plan B jika terjadi hal-hal di luar rencana, agar tidak terburu-buru mengambil keputusan dan mengganggu diskusi yang berlangsung. 

 

Demikian hal-hal tentang focus group discussion yang Anda perlu tahu. Penggunaan metode FGD ini menjadi amat populer belakangan.

Selain membantu penyelesaian masalah dengan sudut pandang yang lebih luas, FGD adalah salah satu metode terbaik jika data statistik tidak bisa digunakan dalam suatu penelitian. FGD juga cocok digunakan baik untuk organisasi, komunitas, perusahaan juga pemerintah.

Semoga bermanfaat.