gaji magang

Berapa Gaji Magang atau Internship Sebenarnya? Inilah Pembahasannya

Magang atau internship merupakan program pelatihan kerja bagi siswa sekolah kejuruan maupun mahasiswa tingkat akhir sebelum masuk di dunia kerja.  Tidak hanya memberikan bekal pengetahuan, dengan melakukan kegiatan magang ini, siswa atau mahasiswa juga biasanya akan mendapatkan gaji magang atau internship sebagai uang saku tambahan.

Namun, bagaimana mekanisme gaji anak magang?

Apakah besaran yang didapatkan harus sesuai dengan gaji UMR atau hal yang satu ini sudah ditentukan di undang-undang? Yuk, simak artikel ini  untuk mengetahui persoalan mengenai gaji magang lebih lanjut.

 

Ketentuan Gaji Magang Menurut Undang-Undang

Hal-hal mengenai magang sebenarnya memang sudah diatur oleh negara di dalam perundang-undangan sehingga tidak dapat dilaksanakan sembarangan tanpa adanya regulasi tertentu.

Secara hukum, perihal magang ini diatur dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan beserta juga dengan peraturan pelaksananya.

Dalam perekrutan program magang, perusahaan tidak diperbolehkan untuk menerima karyawan magang dalam jumlah yang banyak, sehingga jumlah maksimalnya hanya 30% dari total semua karyawan di dalam perusahaan.

Tidak hanya itu, persyaratan lainnya yang harus dipenuhi oleh perusahaan bila hendak membuka program magang, perusahaan tersebut harus memiliki sarana dan prasarana, pembimbing dan juga pendanaan untuk upah atau uang saku karyawan magang.

Sebab, hal ini termasuk hak yang perlu diberikan kepada karyawan magang selaku tenaga kerja.

Tak ada aturan absolut mengenai besaran upah karyawan magang yang tertulis di dalam undang-undang.

Namun, uang saku yang biasa diberikan kepada karyawan magang ini dapat juga dikatakan sebagai tunjangan untuk mereka yang mengerahkan tenaga dan pikiran untuk belajar sekaligus membantu pekerjaan karyawan yang sudah lebih berpengalaman. Sehingga karyawan magang pun akan merasa lebih diapresiasi. 

Besaran upah magang itu sendiri beragam jumlahnya tergantung ketentuan perusahaan yang membuka program dan beban kerja yang diberikan kepada karyawan magang.

Meskipun demikian, biasanya upah untuk karyawan magang ditentukan dari kehadiran karyawan itu sendiri setiap harinya sehingga upah ini bisa juga dikatakan sebagai tunjangan tidak tetap.

 

Baca Juga: Ketentuan Tunjangan Keluarga dalam Perusahaan Swasta

 

Contoh Perhitungan Gaji Internship

Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya bahwa memang tidak ada besaran tertentu yang harus dibayarkan kepada karyawan magang sehingga jumlah tunjangan yang diberikan memang tergantung dengan ketentuan dan regulasi perusahaan. 

Namun, biasanya memang karyawan magang diupah berdasarkan kehadiran setiap hari. Berikut ini adalah contoh perhitungan gaji seorang karyawan magang.

Seorang mahasiswa melakukan kegiatan magang di perusahaan A dengan regulasi upah yang diberikan adalah sebesar Rp 100.000 per hari. 

Apabila mahasiswa hadir untuk magang setiap hari dalam sebulan maka perkiraan gaji yang diterima karyawan magang tersebut adalah :

 

Hari kerja dalam sebulan = 20 hari

Upah per-hari = Rp 100.000

 

20 x Rp100.000 = Rp 2.000.000

 

Upah yang didapatkan oleh mahasiswa per-bulannya adalah Rp 2.000.000 dengan catatan anak magang ini hadir setiap hari dalam sebulan. 

 

Baca Juga:  7 Manfaat Program Magang Bagi Perusahaan

 

Hitung Gaji Internship, Karyawan Kontrak atau Karyawan Tetap, Payroll LinovHR Solusinya! 

 

payroll

 

Memang dapat dikatakan bahwa menghitung upah untuk karyawan magang bukanlah hal yang rumit untuk dilakukan. Akan tetapi, apabila digabung dengan perhitungan gaji karyawan yang lain tentu akan sangat merepotkan dan memakan waktu lama.

Maka dari itu, dengan menggunakan jasa payroll dari LinovHR, hal-hal seputar penggajian karyawan magang maupun karyawan tetap tentunya akan lebih mudah untuk dikelola dan diatur setiap bulannya dengan minim kesalahan dalam perhitungan gaji serta komponen pengajian seperti BPJS Ketenagakerjaan, pajak penghasilan PPh 21, dan lain-lain. 

Tidak hanya perihal perhitungan gaji karyawan, LinovHR juga menyediakan berbagai keunggulan lain. Jasa payroll LinovHR menjamin keamanan dan kerahasiaan data karyawan sehingga kemungkinan kebocoran data dapat diminimalisir semaksimal mungkin. 

Otomatisasi data penggajian pun dapat dilakukan dengan sangat mudah karena perusahaan dapat mengakses data dimanapun dan kapanpun selama terhubung dengan koneksi internet.

Jadi, tidak perlu menyetorkan data dan informasi penggajian dalam bentuk dokumen fisik yang merepotkan. 

Hitung gaji magang atau internship, karyawan tetap, karyawan kontrak, dan lainnya yang berhubungan dengan gaji karyawan bisa lebih mudah dengan jasa payroll LinovHR!

Untuk informasi lebih lengkap mengenai jasa payroll, yuk ketuk tautan berikut ini!