HRBP Adalah: Fungsi, Tugas, dan Gaji dan Bedanya dengan HR

.

Newslater

Newsletter

Isi Artikel

Bagikan Artikel Ini :

HRBP Adalah
Isi Artikel

Bagi Anda yang bekerja di bidang human resource, istilah HRBP pasti sudah tidak asing lagi.

HRBP atau Human Resources Business Partner adalah posisi penting dalam departemen HR di sebuah perusahaan, terutama dari sudut pandang bisnis dan sumber daya manusia.

HRBP bertindak sebagai penghubung antara unit kerja dengan manajemen SDM, serta berperan penting dalam meningkatkan kinerja karyawan di perusahaan.

Namun, apa sebenarnya yang dimaksud dengan HRBP? Apa saja tugas dan tanggung jawab dari posisi ini? Mari simak penjelasan lengkapnya dalam rangkuman dari LinvoHR berikut ini!

Apa Itu HRBP? 

Seorang HRBP adalah bagian integral dari tim HR yang mendukung perusahaan dengan menjadi mitra strategis, fokus pada ekspansi dan pengembangan bisnis.

Mereka bertanggung jawab untuk meningkatkan kinerja unit kerja dengan memiliki beragam kompetensi yang esensial untuk kesuksesan organisasi.

Tugas utama mereka termasuk mengembangkan strategi pengembangan bakat dan rekrutmen, serta memberikan informasi terkini tentang strategi manajemen SDM kepada pimpinan perusahaan.

Dengan adanya HRBP, diharapkan perusahaan dapat meningkatkan performa dan profitabilitas tanpa adanya rasa kurang nyaman dari karyawan sehingga membentuk budaya sehat dalam kerja.

Sehingga akan tercipta lingkungan kerja yang kondusif serta menguntungkan baik bagi pihak perusahaan maupun karyawan. 

Baca Juga: 7 Contoh KPI HRBP di Perusahaan yang Wajib Diterapkan

Fungsi HRBP Dalam Perusahaan

Setelah memahami apa yang dimaksud dari HRBP, berikutnya adalah mengenal fungsi utamanya dalam perusahaan. Berikut beberapa fungsi penting yang diemban oleh seorang HRBP: 

1. Manajemen Kinerja

HRBP mengembangkan dan menerapkan sistem manajemen kinerja yang efektif. Mereka merancang target kinerja yang sejalan dengan tujuan bisnis, memberikan evaluasi kepada karyawan, dan mengidentifikasi peluang pengembangan. 

2. Pengembangan Bakat dan Kepemimpinan

HRBP berperan penting dalam mengenali dan mengembangkan potensi internal yang dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap kesuksesan jangka panjang perusahaan.

Seorang HRBP juga merancang strategi pengembangan kepemimpinan, program mentoring, serta pelatihan untuk memastikan organisasi memiliki tenaga kerja berkualitas tinggi. 

3. Perencanaan Organisasi dan Pemindahan Bakat

HRBP memiliki peran penting dalam merencanakan masa depan organisasi dan mengelola proses pemindahan bakat.

HRBP bertanggung jawab untuk mengidentifikasi kebutuhan bakat di masa mendatang, menyusun rencana suksesi, dan mengelola transisi karyawan dalam struktur organisasi. 

4. Sebagai Konsultan Strategis

HRBP berperan sebagai mitra strategis bagi eksekutif perusahaan dan kepala unit bisnis.

Mereka harus memiliki pemahaman mendalam tentang tujuan dan strategi bisnis, serta membantu merancang program SDM yang mendukung pencapaian tujuan tersebut.

Melalui wawasan mereka, HRBP harus mampu menunjukkan bagaimana fungsi SDM dapat membantu organisasi mencapai hasil yang diinginkan. 

5. Manajemen Konflik dan Perubahan

Selanjutnya, HRBP berperan dalam mengelola konflik dan perubahan dalam organisasi.

Mereka bekerja sama dengan pimpinan bisnis untuk mengatasi masalah, merancang solusi efektif, dan memfasilitasi perubahan budaya atau struktural.

HRBP juga menangani masalah hubungan karyawan yang kompleks melalui investigasi yang objektif dan efektif. 

6. Memiliki Pemahaman Bisnis yang Mendalam

HRBP harus memahami operasional bisnis, pasar, dan kondisi lingkungan luar secara mendalam.

Mereka mampu menghubungkan kebutuhan bakat dengan strategi bisnis, serta mengenali peluang dan hambatan dalam pengelolaan SDM untuk mendukung pertumbuhan organisasi. 

Baca Juga: 4 Aspek Krusial dalam Manajemen SDM Perusahaan

Tugas dan Tanggung Jawab HRBP

HRBP adalah profesi yang memprioritaskan kepentingan bisnis perusahaan sambil memastikan karyawan tetap produktif dan terampil. Berikut beberapa tugas dari seorang HRBP:

1. Pengendalian Proses Strategi HR

Karyawan adalah aset berharga bagi perusahaan. Dalam situasi kekurangan talenta terampil saat ini, HRBP harus memiliki peran untuk mengidentifikasi hambatan sejak awal dan memastikan proses perekrutan yang efisien dan efektif.

2. Rekrutmen dan Seleksi

HRBP bertanggung jawab merencanakan dan melaksanakan strategi rekrutmen dan seleksi yang efektif.

Hal ini mencakup pembuatan deskripsi pekerjaan, pengiklanan posisi, penyaringan aplikasi, hingga proses wawancara kerja untuk memastikan perusahaan mendapatkan karyawan yang berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan bisnis.

3. Pengembangan dan Pelatihan Karyawan

Setelah merekrut karyawan, HRBP juga harus memastikan mereka tetap pada jalur yang benar dan membantu kemajuan perusahaan.

Inisiatif pengembangan dan pelatihan profesional yang disesuaikan sangat penting untuk mendorong produktivitas dan menambah nilai perusahaan.

4. Mengendalikan Proses Perubahan

HRBP menghadapi berbagai tantangan, terutama dengan digitalisasi yang semakin penting.

Mereka perlu mempertimbangkan kembali peran profesional, menyuntikkan dinamisme baru dalam struktur kerja, dan memastikan proses seperti perekrutan dan orientasi dapat diakses secara online.

5. Memastikan Kepatuhan Hukum

HRBP harus memahami hukum ketenagakerjaan dan memastikan organisasi mematuhi regulasi dan kebijakan yang berlaku.

Termasuk meninjau kebijakan untuk memastikan kepatuhan dalam hal penggajian, pemutusan hubungan kerja, dan keamanan kerja.

6. Employer Branding

Sebagai bagian dari pengembangan bisnis, HRBP memainkan peran penting dalam Employer Branding.

Mereka membantu menciptakan budaya yang selaras dengan visi dan misi perusahaan, sehingga perusahaan dapat meraih manfaat dan keunggulan kompetitif.

Baca Juga: Apakah HRD Perlu Menetapkan Employee of The Month? 

Perbedaan HRBP dan HR Manager

Meskipun HRBP dan HR Manager memiliki tanggung jawab yang saling terkait dalam manajemen SDM, keduanya adalah peran yang berbeda dalam organisasi.

Perbedaan utama antara HRBP dan HR Manager terletak pada lingkup tugas dan tingkat keterlibatan dalam bisnis. HR Manager harus memastikan operasi SDM berjalan lancar dan efisien, sedangkan HRBP memastikan SDM mendukung tujuan bisnis organisasi.

Sebagai seorang HRBP, ia bertanggung jawab untuk membangun hubungan strategis dengan manajer bisnis, memahami kebutuhan organisasi, dan merancang strategi SDM yang mendukungnya.

Mereka aktif dalam menyelesaikan konflik, mendukung proyek bisnis, dan terlibat dalam pengambilan keputusan strategis yang melibatkan karyawan.

Sedangkan HR Manager lebih fokus pada tugas operasional seperti rekrutmen, pengembangan karyawan, dan administrasi SDM. Peran HRBP juga menuntut pemahaman yang mendalam terhadap tujuan bisnis untuk mengarahkan kebijakan SDM sesuai dengan kebutuhan dan tren industri terbaru..

Baca Juga: Kendala Proses Rekrutmen yang Sering Dialami HR

Besaran Gaji HRBP di Indonesia

Tertarik bekerja sebagai Human Resources Business Partner? Mari kita lihat besaran gaji HRBP berikut ini.

Berdasarkan data dari Glassdoor pada tahun 2024, gaji seorang Human Resources Business Partner (HRBP) di wilayah Jakarta, Indonesia adalah Rp16.666.667 per bulan, dengan gaji rata-rata sebesar Rp15.000.000 per bulan.

Angka-angka ini merupakan median, yaitu titik tengah dari rentang yang dihitung oleh model Total Pay Estimate dari Glassdoor dan didasarkan pada gaji yang dikumpulkan dari penggunanya.

Perkiraan tambahan gaji adalah Rp1.666.667 per bulan. Tambahan gaji ini bisa mencakup bonus tunai, komisi, tip, dan pembagian keuntungan.

Namun, realitanya besaran gaji HRBP sangat bervariasi, tergantung pada pengalaman, lokasi geografis, jenis perusahaan, dan spesifikasi pekerjaan tertentu.

Baca juga: Mengenal Human Resource Outsourcing Beserta Contohnya

Mudahkan Proses HR dengan Software HRIS dari LinovHR

LinovHR


HRBP adalah sebuah profesi yang memiliki peran krusial di dalam perusahaan. Tugas utamanya adalah membangun hubungan yang erat dengan manajer bisnis untuk memahami kebutuhan bisnis organisasi serta mengembangkan strategi SDM yang sesuai.

Dengan beragam tanggung jawabnya, tidak mengherankan jika seorang HRBP harus memiliki keterampilan multitasking, kemampuan berpikir strategis, dan mampu menjaga keseimbangan alur bisnis.

Saat ini, tugas administratif HR dapat dilakukan dengan lebih mudah berkat keberadaan software HRIS yang memiliki sistem terintegrasi.

Dengan adanya sistem HR digital yang terintegrasi, tugas-tugas administratif HR tidak lagi bergantung pada proses manual yang memakan waktu dan berulang.

Salah satu contoh software HRIS dari LinovHR, yang menawarkan 13 modul unggulan dengan beragam fitur.

Dengan menggunakan Software HRIS LinovHR, perusahaan dapat mengcentralisasi seluruh proses administrasi mereka, mulai dari manajemen data perusahaan, basis data karyawan, manajemen kehadiran, perhitungan gaji, monitoring kinerja, hingga proses rekrutmen dan pelatihan.

Semua proses ini dapat dilakukan dalam satu platform HRIS yang berbasis cloud.

Dengan demikian, HR dapat lebih fokus pada tugas-tugas strategis yang memiliki dampak nyata bagi perkembangan perusahaan.

Tentang Penulis

Picture of Admin LinovHR
Admin LinovHR

Akun Admin dikelola oleh tim digital sebagai representasi LinovHR dalam menyajikan artikel berkualitas terkait human resource maupun dunia kerja.

Bagikan Artikel Ini :

Related Articles

Newslater

Newsletter

Tentang Penulis

Picture of Admin LinovHR
Admin LinovHR

Akun Admin dikelola oleh tim digital sebagai representasi LinovHR dalam menyajikan artikel berkualitas terkait human resource maupun dunia kerja.

Artikel Terbaru

Telusuri informasi dan solusi HR di sini!

Subscribe newsletter LinovHR sekarang, ikuti perkembangan tren HR dan dunia kerja terkini agar jadi yang terdepan di industri

Newsletter