investor

10 Tips Menggaet Investor untuk Perusahaan Anda

Investor adalah salah satu sumber pendanaan perusahaan, terutama bagi perusahaan baru dan membutuhkan banyak pendanaan. Perusahaan-perusahaan tersebut akhirnya berlomba untuk mencari investor yang mau mendanai perusahaan mereka. Umumnya investor akan memberikan pendanaan sesuai dengan perjanjian dan penawaran yang disepakati dengan perusahaan. Sayangnya, proses pencarian investor tidak selalu mudah.

 

Jenis Investor

Ada beberapa jenis investor dalam dunia bisnis. Masing-masing jenis investor memiliki karakteristik yang berbeda. Hal ini patut dipahami dengan seksama oleh perusahaan yang membutuhkan pendanaan agar perusahaan memahami seperti apa investor yang dibutuhkan dan bagaimana cara menjalin kerja sama dengan investor. Jenis investor tersebut antara lain : 

 

Angel Investor

Angel Investor terdiri dari atau eksekutif senior yang terlebih dahulu berkecimpung di dunia bisnis dan tertarik untuk mendanai suatu perusahaan generasi di bawahnya dengan passion yang sangat tinggi. Angel Investor tidak selalu mengharapkan imbalan uang dari perusahaan yang mereka danai. Mereka juga terlibat dalam pemantauan perkembangan area bisnis tertentu perusahaan yang mereka berikan kucuran dana, memberikan bimbingan dan anjuran manajerial, memanfaatkan jaringan dan pengalamannya.  

 

Venture Capitalist

Berbeda dengan Angel Investor, Venture Capitalist mengharapkan imbalan dari perusahaan yang mereka danai. Venture Capitalist mengincar perusahaan-perusahaan yang menunjukkan potensi pertumbuhan tinggi dengan meminta imbalan saham ekuitas setelah perusahaan yang mereka danai berkembang besar. Pembagian saham dan parameter tingkat perkembangan perusahaan disepakati bersama oleh pihak Venture Capitalist dan perusahaan.

 

Baca Juga : Manfaat Succession Planning Bagi Perusahaan

 

Tips Menggaet Investor untuk Perusahaan

Setelah memahami seperti apa jenis investor dalam dunia bisnis, tahapan selanjutnya adalah menarik investor untuk perusahaan. Menarik investor memang tidak mudah. Namun, ada beberapa tips yang dapat dilakukan untuk menggaet investor bagi perusahaan Anda.

 

1. Lakukan Riset Tentang Investor

Cari tahu sebanyak mungkin tentang calon investor. Anda harus memahami jenis investor yang bersangkutan dan ketentuan kerjasama yang mereka berikan. Anda juga dapat mempelajari investasi yang telah mereka lakukan di perusahaan atau proyek lain sebelumnya, minat investor, dan kondisi bisnis investor. Dengan mempelajari hal tersebut, Anda dapat memperkirakan kekurangan dan kelebihan, sisi positif dan negatif si calon investor yang akan berguna untuk tahapan selanjutnya.

 

2. Ketahui Rencana Bisnis

Ketahui dan pahami seluk beluk bisnis perusahaan Anda, baik kekurangan maupun kelebihan. Memahami kelebihan dan kekurangan bisnis dapat menjadikan perusahaan lebih siap menghadapi tantangan dan rintangan selama mencari investor. Perusahaan Anda juga akan bersaing dengan perusahaan lain. Jadi, sebaiknya Anda pun memahami nilai dan proporsi unik yang bisa ditonjolkan di depan investor dibandingkan perusahaan pesaing Anda.

 

3. Lihat Bisnis Perusahaan dari Sudut Pandang Investor

Cobalah melihat perusahaan Anda melalui sudut pandang investor. Apakah investor akan tertarik dengan kondisi perusahaan Anda saat ini? Pertanyaan ini akan mengantisipasi hal apa saja yang investor inginkan dari perusahaan sehingga Anda tidak canggung ketika mempresentasikan perusahaan di depan investor. Jika pun ada kekurangan dalam perusahaan Anda yang menurut Anda mengurangi minat investor untuk menanamkan dana, Anda dapat merancang rancangan yang sekiranya dapat meminimalisir kekurangan tersebut.  

 

4. Rancang Rencana Bisnis yang Kredibel

Rancangan bisnis yang kredibel sangat penting bagi perusahaan untuk menarik calon investor. Rancangan bisnis meliputi Financial Projection, Executive Summary, Business Model, dan asumsi-asumsi perusahaan yang sekiranya dapat terjadi. Rancangan bisnis juga membantu investor untuk memahami tentang perusahaan Anda lebih baik. Semakin kredibel rancangan bisnis perusahaan, semakin tertarik investor untuk melakukan investasi.

 

5. Coba Promosi Melalui Network Sosial

Meskipun ada jalur ‘resmi’ dengan menghubungi investor dan mengirimkan proposal rancangan bisnis, tidak ada salahnya memanfaatkan network sosial. Manfaatkan network sosial yang Anda miliki dengan melakukan promosi bisnis perusahaan kepada rekan-rekan Anda. Tidak menutup kemungkinan jika rekan Anda mengenal investor yang memiliki potensi besar dan mengenalkan anda untuk bekerja sama dengan investor tersebut.

 

 Baca Juga : Cara Mempromosikan Diri di Lingkungan Kerja

 

6. Pahami Bagaimana Perusahaan Anda Mendapat ROI

Baik Angel Investor dan Venture Capitalist, keduanya ingin mengetahui bagaimana perusahaan Anda nantinya mendapatkan Return of Investment (ROI) atau balik modal. Tingkat ROI penting bagi para investor untuk dijadikan parameter apakah perusahaan Anda layak untuk didanai atau tidak. ROI masih berkaitan dengan FInancial Projection. Jadi, rancanglah ROI pada Financial Projection serealistis dan semenarik mungkin agar mampu dilirik investor. 

 

7. Pilih investor yang tepat.

Sangat penting untuk memastikan Anda menemukan investor yang tepat. Analisis ketentuan yang diberikan oleh investor terlebih dahulu dan jangan langsung tergiur dengan pendanaan yang mereka tawarkan. Investor merupakan mitra Anda dalam kurun waktu tertentu sehingga Anda akan membutuhkan investor yang dapat diajak bekerja sama dengan baik serta saling mempercayai dan mengawasi satu sama lain. Merupakan nilai plus jika investor yang Anda pilih dapat membantu memberi saran dan mentoring untuk pengembangan perusahaan Anda.  

 

8. Bergabunglah dengan akselerator startup

Dengan bergabung dengan akselerator bisnis, Anda akan mendapatkan bimbingan dan pelatihan untuk pengembangan perusahaan anda. Perusahaan yang mengikuti akselerator bisnis memiliki knowledge dan skill untuk mendapatkan peluang keuntungan yang besar. Investor akhirnya akan memandang perusahaan yang mengikuti akselerator bisnis lebih menguntungkan dan menarik dibandingkan perusahaan lain. 

 

9. Meminta nasihat

Anda dapat membangun relasi baik terlebih dahulu dengan meminta nasihat dan membangun hubungan dengan pihak tertentu. Nasihat bisa didapatkan dari senior-senior yang telah berkecimpung dalam dunia bisnis. Anda dapat memahami kelemahan, kesempatan dan potensi dalam bisnis Anda. Sebaiknya Anda menunjukkan bahwa Anda menghargai mereka dengan mempertimbangkan nasihat dan saran yang mereka berikan. Bisa jadi senior bisnis Anda tertarik menjadi investor, loh!

 

Baca Juga : Tips Melakukan Background Check Karyawan

 

10. Belajar dari kegagalan.

Negosiasi tidak selalu berjalan dengan lancar. Jika negosiasi Anda dengan calon investor belum mewujudkan kesepakatan, analisis mengapa kegagalan tersebut bisa terjadi. Respons investor terhadap pernyataan Anda dapat memberi Anda gagasan tentang apa yang diterima dengan baik dan apa yang menyebabkan penolakan. Analisis semacam itu akan membantu Anda menemukan strategi yang lebih baik untuk mendekatinya.

 

Terbayang investor yang Anda incar untuk perusahaan Anda? Selain tips di atas, kegigihan dan konsistensi merupakan hal yang tak boleh Anda lupakan dalam mencari investor. Tanpa kegigihan dan konsistensi, proses pencarian investor hingga mendapatkannya tidak akan mungkin terwujud. Semoga berhasil menemukan investor yang cocok!