laporan pelatihan

HRD Wajib Tahu! Inilah 7 Fungsi Laporan Pelatihan Karyawan

Program pelatihan karyawan dirancang untuk meningkatkan keterampilan, kinerja, dan produktivitas karyawan. Proses pelatihan ini nantinya akan dinilai dan dimasukan ke dalam laporan pelatihan karyawan. Melalui laporan pelatihan karyawan ini, HRD dapat mengetahui bagaimana kinerja atau performa dari setiap karyawan.

 

Fungsi Laporan Pelatihan Karyawan

Selain mengetahui kinerja karyawan, laporan peletihan atau training karyawan juga memiliki fungsi lain, yaitu:

 

1. Mengetahui Progress Karyawan

Umumnya, program pelatihan ini diberikan kepada karyawan yang kinerjanya kurang memuaskan. Sebab, karyawan yang memiliki keterampilan yang kurang mencukupi, baik softskill maupun hardskill tentunya akan memberikan dampak yang cukup buruk  terhadap kinerja mereka. 

Melalui laporan training karyawan, perusahaan dapat mengetahui sejauh apa progress karyawan yang kinerjanya kurang setelah mengikuti pelatihan. Jika progress nya bagus berarti pelatihan karyawan yang diadakan efektif untuk karyawan. 

 

2. Memberikan Umpan Balik Kepada Karyawan

Umpan balik atau feedback merupakan sesuatu yang penting dan sangat dibutuhkan oleh karyawan. Karyawan yang mengikuti proses pelatihan pasti ingin mengetahui bagaimana hasil pelatihannya dan mengharapkan adanya umpan balik di perusahaan. 

Melalui laporan pelatihan karyawan, perusahaan dapat mengetahui langkah yang tepat  dalam memberikan umpan balik kepada karyawan. Umpan balik yang diberikan pun beragam seperti penghargaan, bonus, atau promosi jabatan. 

 

3. Mencatat Seluruh Kegiatan Karyawan

Program pelatihan dan pengembangan karyawan yang diadakan oleh perusahaan biasanya berlangsung dalam jangka waktu tertentu. Selama program pelatihan berlangsung, tentunya terdapat berbagai macam aktivitas yang harus diikuti oleh karyawan. 

Seluruh aktivitas dan keaktifan karyawan selama mengikuti pelatihan akan  tercatat dalam laporan training karyawan. Dengan demikian, perusahaan dapat lebih mudah memantau atau meninjau aktivitas karyawan dan mengetahui seberapa aktif karyawan selama mengikuti program pelatihan karyawan. 

 

4. Mengetahui Kekurangan dan Kelebihan Karyawan

Setiap karyawan pastinya memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing, yang dimana kekurangan dan kelebihan ini dapat berpengaruh pada kinerja mereka. 

Kekurangan yang dimiliki karyawan perlu diminimalisir agar tidak berdampak buruk terhadap perusahaan, sedangkan kelebihan yang dimiliki karyawan perlu dilatih agar dapat menjadi senjata untuk memajukan perusahaan. 

Oleh karena itu, laporan pelatihan karyawan ini sangat penting untuk mengetahui apa saja kekurangan dan kelebihan dari setiap karyawan. Serta, melalui laporan training ini perusahaan juga dapat mengetahui langkah apa yang harus diambil terhadap kekurangan dan kelebihan tersebut.

 

5. Meningkatkan Komunikasi Karyawan dan Manajemen

Komunikasi yang terjalin harmonis dan efektif di antara karyawan dan manajemen merupakan hal yang sangat penting dalam dunia bisnis. Komunikasi yang harmonis ini dapat terbentuk karena kedua belah pihak mempunyai tujuan yang sama. Tujuan yang dimaksud adalah bersama-sama mensukseskan bisnis atau perusahaan. 

Melalui laporan training karyawan, perusahaan dapat membangun komunikasi yang intens dengan karyawan.

Misalnya, perusahaan memberikan arahan yang tepat kepada karyawan mengenai pola kerja yang lebih baik dan efisien serta memberikan arahan mengenai cara kerja tim yang efektif. Dengan demikian, terbentuk komunikasi yang harmonis dan efektif antara karyawan dan perusahaan. 

 

Baca Juga : Perlukah Komunikasi Informal Diterapkan dalam Lingkungan Kerja?

 

6. Membantu Memecahkan Masalah Operasional

Setiap perusahaan pastinya memiliki masalah atau kendala nya masing-masing. Permasalahan ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, salah satunya adalah faktor kelalaian karyawan. 

Kelalaian ini jika dibiarkan secara berkelanjutan akan memberikan dampak buruk terhadap pertumbuhan bisnis. Untuk mengatasi hal tersebut, perusahaan perlu memberikan pelatihan kepada karyawan yang lalai dan mencatat seluruh progress karyawan ke dalam laporan pelatihan. 

Setelah dicatat, laporan tersebut akan dianalisis untuk mengetahui apa penyebab kelalaian karyawan dan mencari solusi untuk mengatasinya. Dengan demikian, permasalahan operasional akibat faktor kelalaian manusia dapat diminimalisir. 

 

7. Mengetahui Kriteria Karyawan yang Layak Mendapatkan Promosi

Salah satu cara efektif untuk mempertahankan dan memotivasi karyawan di tempat kerja adalah dengan memberikan kesempatan promosi karir. Kesempatan ini dapat memicu karyawan untuk meningkatkan motivasinya dalam bekerja sehingga karyawan lebih produktif. 

Melalui laporan training karyawan ini, perusahaan dapat mengetahui karyawan yang memiliki motivasi tinggi dalam berkontribusi terhadap keberhasilan perusahaan. Serta, perusahaan dapat mengetahui siapa saja karyawan yang layak untuk mendapatkan promosi tersebut.  

 

software hris

 

LinovHR: Kelola Pelatihan di Perusahaan Anda Lebih Mudah

Menyelenggarakan pelatihan dan pengembangan karyawan tentu tidak mudah. Sebab, HRD perlu mendiskusikan banyak hal bersama dengan pihak-pihak yang terkait. Oleh sebab itu, perusahaan memerlukan bantuan tambahan agar proses pelatihan dapat berjalan dengan mudah, yakni dengan menggunakan software hr terbaik LinovHR

Perlu diketahui, LinovHR ialah Software HRIS berbasis cloud yang dapat membantu manajemen SDM dalam mengelola program pelatihan dan pengembangan karyawan. Software HRIS LinovHR telah banyak digunakan oleh perusahaan-perusahaan di Indonesia

Software HRIS LinovHR juga mempunyai banyak modul, yang dimana setiap modulnya memiliki manfaatnya masing-masing. Salah satu modul yang cocok untuk membantu mensukseskan pengelolaan pelatihan karyawan adalah Modul Learning and Development LinovHR. 

 

Baca Juga : In House Training: Pengertian & Keuntungan bagi perusahaan

 

Kemampuan Utama Modul Learning and Development by LinovHR

Modul Learning and Development dari LinovHR merupakan sistem pelatihan karyawan yang dapat membantu manajemen SDM dalam mengelola pelatihan karyawan mulai dari tahap perencanaan, tahap implementasi, hingga tahap pembuatan laporan pelatihan. 

Tak hanya itu, kemampuan utama dari Modul Learning and Development dari LinovHR adalah pelatihan karyawan dapat dikelola secara otomatis dan mudah. Sebab, software ini memiliki sistem yang terpusat sehingga memudahkan HRD dalam melakukan banyak hal sekaligus, seperti memantau proses pelatihan, mengatur jadwal pelatihan, menentukan anggaran pelatihan, dan sebagainya. 

Dengan dukungan otomatisasi dan integrasi pada Modul Learning and Development LinovHR, manajemen SDM dapat mengelola pelatihan dengan lebih cepat, akurat, dan efektif mulai dari tahap perencanaan hingga pembuatan laporan pelatihan karyawan.

Untuk informasi lebih lengkap, segera hubungi tim layanan LinovHR dan jadwalkan demo bersama tim kami! 

 

Referensi:

https://www.questionpro.com/blog/performance-evaluation/