lingkungan bisnis

Lingkungan Bisnis: Pengertian, Jenis, dan Contohnya

Lingkungan yang sangat luas, keras, dan tak terduga memaksa para pelaku usaha selalu waspada. Tak ada yang bisa menduga apakah perubahan itu akan berakhir positif ataukah negatif. Mengenal lingkungan bisnis seperti memetakan di manakah posisi bisnis anda saat ini.

Sebenarnya apa itu lingkungan bisnis? dan faktor apa saja yang mempengaruhinya? Simak pembahasan lengkap nya berikut ini : 

 

Pengertian Lingkungan Bisnis

Business environment atau lingkungan bisnis adalah kondisi yang terjadi di sekitar bisnis atau perusahaan yang dapat memengaruhi laju usaha tersebut. hal ini penting untuk menjadi perhatian perusahaan karena akan memengaruhi performa perusahaan. 

Meskipun perusahaan satu dengan yang lain terlihat tidak saling berhubungan dalam satu lingkungan bisnis, mereka saling terkait, saling memengaruhi, dan saling bersaing. 

 

Jenis atau Klasifikasi Lingkungan Bisnis

Lingkungan bisnis diklasifikasikan menjadi 2 jenis yaitu Internal Business Environment dan External Business Environment. Berikut ini pembahasannya : 

 

Internal Business Environment 

Internal Business Environment adalah jenis lingkungan bisnis yang terjadi di dalam tubuh perusahaan itu sendiri dan punya pengaruh tinggi terhadap aktivitas bisnis. Internal Business Environment terbagi menjadi 3 bagian yaitu: resource, capability, dan core competencies .

yang dimaksud resource adalah ketersediaan bahan baku bagi perusahaan. capability merupakan kemampuan perusahaan dalam memenuhi hak karyawan  semenatara core competence adalah kemampuan perusahaan untuk bersaing.

 

Baca juga: 7 Perusahaan yang Sukses Melakukan Ekspansi 

 

External Business Environment 

Kebalikan dengan internal business environment, External Business Enviroment merupakan faktor yang terjadi di luar perusahaan. Perusahaan tak bisa mengontrol hal tersebut kecuali terus beradaptasi dan terus menyesuaikan. Lingkungan bisnis eksternal dikategorikan menjadi:

threat of new entries, bargaining power of customers, threat of subtitle products, bargaining power of suppliers, dan intensity of competitive rivalry.

Threat of new entries merupakan ancaman produk serupa yang beredar di pasar dengan target konsumen yang sama. Sementara itu, threat of subtitle products adalah ancaman terhadap produk yang bisa menggantikan produk tersebut. Bargaining power of customer merupakan daya tawar yang diinginkan customer, sedangkan bargaining power of supplier adalah daya tawar dari supplier.

Intensity of competitive rivalry adalah seperti apa sikap perusahaan untuk menjawab tantangan dari kompetitor. Perusahaan tak bisa mengontrol atau menghambat kemajuan perusahaan lain, tapi dengan mempelajari lingkungan bisnis, perusahaan bisa mengantisipasi dengan membuat inovasi.

 

Baca juga: Contoh Pasar Persaingan Sempurna

 

Faktor yang Memengaruhi

Dalam lingkungan bisnis internal dan eksternal, terdapat faktor penting lain yang mempengaruhi analisis lingkungan bisnis antara lain: 

  1. Media massa,
  2. Pemasaran,
  3. Ekonomi makro,
  4. Penggunaan teknologi,
  5. Kebijakan pemerintah.

Salah satu contoh faktor dari kebijakan pemerintah yang mempengaruhi lingkungan bisnis adalah mengenai cukai rokok.

Kebijakan pemerintah yang menaikkan bea cukai rokok menyebabkan aktivitas perusahaan menurunkan jumlah produksinya karena customer memilih tidak membeli rokok yang semakin mahal tersebut. Hadir sebagai pengganti, banyak petani tembakau menyuplai tembakaunya ke kios tembakau yang kini dibumbui dengan citarasa yang mampu mengalahkan rokok pabrikan.

 

Contoh Analisa Lingkungan Bisnis

Berikut ini adalah contoh analisa  Business Environment internal dan eksternal :

  • Internal Business Environment

Contoh dari Resource: bahan baku yang digunakan perusahaan merupakan kayu kelapa yang didatangkan dari desa sukamaju.

Contoh dari Capability: perusahan tersebut mampu mempekerjakan 5 orang karyawan yang terdiri dari 1 orang desainer, 2 orang pengrajin, dan 2 orang pemasar produk. 

Contoh dari Core of competence: perusahaan tersebut mampu menciptakan keunikan yang tidak dipikirkan pasar sehingga hal itu menjadi nilai tambah.

 

  • External Business Environment

Threat of new entries, pendatang baru selalu akan selalu ada. Untuk mencegah tersaingi, buatlah bisnis Anda berbeda dan “stand out” dari calon kompetitor lainnya. 

Threat of subtitle products, piring plastik, keramik, dan stainless sudah ada lebih duku di pasaran. Sebagai jawaban atas kampanye “back to nature”, perusahaan ini menawarkan produk alami dari kayu kelapa yang memiliki serat menarik.

Bargaining power of customers, sebagai perusahaan yang pertama kali mendobrak pasar, menentukan harga adalah kunci utama. Analisis lingkungan bisnis mengatakan, harga yang terlalu tinggi dapat memicu tumbuhnya kompetitor, sedangkan harga yang  terlalu rendah tidak dapat untung.

Bargaining power of supplier, pohon kelapa yang memerlukan waktu tumbuh lama, menyebabkan pasokan kayu tak bisa semena-mena ditebang. Demi keberlangsungan lingkungan sekitar, perusahaan harus dapat mengendalikan limbah kayu yang berlebih.

 

Perusahaan atau bisnis yang baik harus dapat menyesuaikan dengan keadaan dan kondisi pasar, serta mengikuti perkembangan jaman. Maksimalkan potensi bisnis Anda dengan menggunakan software HR dari LinovHR.  Segera dapatkan free trial Software HRD dari LinovHR melalui tautan berikut ini  LinovHR.com/Free-Trial