7 Tips Manajemen Pelatihan (Training Management) dalam Perusahaan

7 Tips Manajemen Pelatihan (Training Management) dalam Perusahaan

Salah satu yang perusahaan lakukan untuk perkembangan karyawannya adalah dengan melakukan pelatihan. Bagaimana manajemen pelatihan suatu perusahaan akan berbeda-beda ketentuannya.

Biasanya manajemen pelatihan atau training management suatu perusahaan akan diatur oleh HR dari perusahaan tersebut. Selain disesuaikan dengan peraturan perusahaan, manajemen pelatihan karyawan juga harus sesuai dengan target yang harus dicapai.

Manajemen pelatihan yang baik harus dilakukan dengan sistematis yang baik serta step by step. Mengapa demikian? Karena setiap pelatihan yang dilakukan belum tentu cocok dengan semua karyawan dan dapat mencapai tujuan yang sama. Namun, pelatihan untuk karyawan harus tetap dilakukan.

Bagaimana agar manajemen pelatihan dalam perusahaan Anda berjalan dengan baik? Berikut tips manajemen pelatihan untuk perusahaan Anda!

 

1. Menentukan Kebutuhan Pelatihan 

Untuk kelancaran program pelatihan yang akan dibuat perusahaan, tentunya Anda harus menentukan kebutuhan pelatihan terlebih dahulu! Hal ini merupakan langkah utama dalam manajemen pelatihan.

Biasanya kebutuhan akan pelatihan karyawan sudah diatur dalam strategi perusahaan dan sudah ada dalam perencanaan HR. Namun, jika training management ini baru dilakukan pertama kali, perusahaan perlu menentukan area fokus dari pelatihan agar sesuai dengan kebutuhan.

 

2. Tetapkan Tujuan Pelatihan 

Jangan lupa tetapkan tujuan pelatihan sebelum program dimulai agar tepat sasaran! Setiap pelatihan membutuhkan tujuan yang jelas baik organisasional maupun individual. Hal ini akan membantu perusahaan Anda untuk mengidentifikasi gap dari pelatihan yang sudah ada dengan skill set karyawan. Gap itulah yang kemudian harus diutamakan dan dianalisis untuk dijadikan tujuan dari pelatihan karyawan selanjutnya.

Tujuan akhir dari pelatihan yaitu untuk menjembatani gap yang ada antara kinerja saat ini dan pengembangan yang diinginkan melalui program pelatihan. Nantinya, suatu program pelatihan harus sesuai dengan bidang atau area yang membutuhkan perbaikan.

 

Baca Juga: Bagaimana Tahapan Mengadakan Metode Pelatihan Role Playing? 

 

3. Pilih Metode Pelatihan atau Pembelajaran

Selain menetapkan tujuan, menetapkan metode pelatihan yang akan digunakan juga penting dilakukan dan tidak boleh dilewatkan. Perusahaan harus memperhatikan latar belakang karyawan, preferensi serta pengalaman saat merencanakan program pelatihan.

Beberapa metode pelatihan dan pembelajaran yang harus diperhatikan antara lain metode mentoring, e-learning, simulasi, materi bacaan, dan lain-lain.

 

4. Buat Rencana Pelatihan 

Jika hal-hal di atas sudah ditentukan, selanjutnya adalah membuat perencanaan pelatihan yang komprehensif. Perencanaan ini meliputi pembelajaran teori, perencanaan instruksi, materi, dan lain-lain.

Tujuan dan metode yang sudah ditetapkan sebelumnya harus lebih detail dalam perencanaan ini. Rencana pelatihan ini biasanya akan lebih detail dan sistematis untuk meminimalisir kesalahan saat pelaksanaan program.

 

5. Pertimbangkan Inisiatif Karyawan

Tips selanjutnya tentukan sistematis implementasi perencanaan program pelatihan! Implementasi perencanaan ini juga harus mempertimbangkan keterlibatan karyawan dan tujuan pembelajaran pelatihan.

Bagaimana metode akan digunakan dan pemanfaatan fasilitas juga sumber daya terkait harus dipersiapkan dengan matang. Dengan demikian, jangan ragu untuk menanyakan kepada karyawan apa yang mereka butuhkan.

 

Baca Juga: Training Kerja Apakah Digaji?

 

6. Sesuaikan dengan Remote Learning

Saat ini kebiasaan bekerja karyawan sedikit berubah karena adanya pandemi. Banyak juga karyawan yang melakukan WFH atau work from home sesuai kebijakan kantornya. Mempertimbangkan keadaan yang ada juga salah satu hal yang harus Anda pertimbangkan. Sesuaikan metode yang digunakan jika pelatihan harus dilakukan secara remote.

 

Baca Juga: Cara Menghitung ROTI (Return on Training Investment) Pasca Pelatihan

 

7. Tetapkan Training Outcomes dan Evaluasi

Perusahaan harus secara berkala meninjau kembali program pelatihan dan pengembangan yang dijalankan. Jangan lupa untuk melakukan evaluasi dari program untuk melihat kecocokan dari sistematis training dengan karyawan juga tujuan yang diharapkan.

Dengan menganalisis feedback dari program yang ada juga melakukan review terhadap kinerja karyawan akan mengidentifikasi kelemahan program yang bisa dijadikan bahan evaluasi kedepannya.

 

Untuk meningkatkan kualitas manajemen pelatihan dalam perusahaan, Anda bisa mempercayakannya kepada LinovHR.

Melalui modul Learning and Development, HRD dapat mengelola silabus pelatihan mulai dari jenis pelatihan, karyawan yang wajib mengikuti program, sampai rewards yang akan diberikan kepada karyawan ketika menyelesaikan pelatihan dengan baik.

Semua dapat dilakukan melalui satu software!

Program pelatihan dan pengembangan karyawan sangat penting untuk keberhasilan suatu perusahaan.

Program-program ini tidak hanya menawarkan kesempatan bagi karyawan untuk meningkatkan keterampilan mereka, tetapi juga bagi pimpinan perusahaan untuk meningkatkan produktivitas karyawan dan meningkatkan budaya perusahaan ke arah yang lebih baik.

Semoga tips manajemen training atau training management di atas bermanfaat untuk Anda.