Internal Recruitment

8 Kiat Memaksimalkan Internal Recruitment dalam Perusahaan

Perusahaan melakukan berbagai macam cara untuk menemukan berbagai macam talenta baru yang akan memajukan bisnis perusahaan. Internal recruitment atau rekrutmen internal merupakan contohnya.  

Adapun pengertian dari internal recruitment adalah proses penerimaan karyawan baru untuk mengisi posisi kosong, yang mana asal kandidatnya sendiri merupakan dari internal perusahaan. 

Rekrutmen internal dipilih karena tidak membutuhkan banyak biaya dan lebih singkat dibandingkan external recruitment. Perusahaan tidak perlu mengadakan on boarding seperti penerimaan karyawan baru karena para karyawan lama sudah terbiasa dengan budaya kerja sehari-hari. 

Selain lebih cepat, internal recruitment juga cukup ampuh untuk mengurangi employee turnover karena secara tidak langsung akan membuka jenjang karir karyawan lebih luas. Karena inilah merancang program internal recruitment tidak bisa dilakukan sembarangan. 

Lalu, bagaimana cara memaksimalkan rekrutmen internal itu sendiri?

Untuk lengkapnya mari simak beberapa kiat dari LinovHR berikut ini! 

 

1. Rancang Sistem Mendetail

Sebelum melakukan proses rekrutmen, manajemen perusahaan perlu membuat rencana perekrutan yang konkret seperti menentukan siapa yang akan memimpin proses internal recruitment.

Kemudian buat kebijakan yang efisien dan jelas sehingga karyawan tahu apa yang diharapkan ketika mereka melamar posisi kosong tersebut. 

 

2. Waspada dalam Seleksi

Seorang karyawan yang berkinerja baik dalam satu posisi tidak berarti dia akan berkinerja baik di posisi yang lain. Pastikan juga HRD memperlakukan semua karyawan dengan sama dan tidak pilih-pilih berdasarkan hubungan dekat seperti teman atau anggota keluarga.

Di sisi lain, HRD dapat memeriksa catatan pekerjaan dan perilaku karyawan di masa lalu sebagai bahan pertimbangan. 

 

3. Lakukan Sosialisasi ke Seluruh Divisi

Selanjutnya yang harus HRD lakukan adalah melakukan sosialisasi ke seluruh divisi. Beberapa posisi mengharuskan karyawan selinear atau dari divisi yang sama dengan posisi tersebut.

Namun, ada juga posisi yang terbuka lebar bagi setiap karyawan yang ingin mencoba. HRD harus kembali menyesuaikan dengan keadaan internal perusahaan. 

 

Baca Juga: Tahapan Mengadakan Townhall Meeting dalam Perusahaan 

 

4. Dukung Karyawan untuk Mencoba

Walau pada akhirnya hanya satu atau beberapa karyawan yang terpilih untuk mengisi posisi tertentu, HRD dan manajer tetap harus mempersuasi para karyawan untuk setidaknya mencoba. 

Mendukung atau mempersuasi karyawan merupakan cara ampuh untuk meningkatkan motivasi kerja dan membangun kompetisi kerja yang sehat. Adanya kompetisi yang sehat juga ikut membentuk lingkungan kerja yang nyaman dan kondusif. 

 

5. Gunakan Perangkat Lunak

Umumnya perusahaan yang mengadakan internal recruitment merupakan perusahaan besar dengan jumlah karyawan yang cukup banyak.

Adanya banyak karyawan ini tentu dapat menjadi kendala tersendiri ketika melakukan rekrutmen internal HRD harus memantau kinerja tiap karyawan untuk memastikan bahwa karyawan tersebut layak untuk melamar sebuah posisi. 

 

Oleh karenanya, menggunakan perangkat lunak adalah salah satu opsi yang dapat dipetimbangkan oleh perusahaan.

Contohnya adalah HRIS LinovHR yang akan membantu proses seleksi melalui modul Recruitment dan memantau kinerja karyawan dengan modul Performance Management.

software hris

 

 

6. Update Informasi Secara Berkala

Karyawan yang sudah apply “lamaran” untuk posisi tertentu pastinya ingin mendapatkan informasi sejauh apa perkembangan seleksi mereka. Memberikan informasi kepada karyawan mengenai perkembangan lamaran mereka akan membuat karyawan merasa dihargai usahanya serta diperhatikan oleh pihak manajemen. 

 

7. Berikan Feedback Konstruktif

Jika pun ada karyawan yang pada akhirnya tidak terpilih, perusahaan harus tetap memberikan masukan atau feedback yang membangun supaya dapat memotivasi karyawan menjadi jauh lebih baik lagi. 

Karyawan dapat menjadikan kegagalan sebagai pelajaran berharga yang akan membantu perkembangan karir. Bukan tidak mungkin karyawan yang mengalami kegagalan justru akan mengisi posisi penting di perusahaan beberapa tahun kemudian! 

 

8. Transparan

Transparansi adalah bukti kredibilitas perusahaan, begitu juga soal internal recruiting. Semakin transparan sebuah perusahaan, semakin perusahaan menunjukkan profesionalitasnya. Perusahaan yang menunjukkan segala proses dengan transparan akan mendapat kepercayaan dan loyalitas dari para karyawan.

 Internal recruitment dapat dipilih apabila perusahaan ingin mendapatkan talent untuk mengisi posisi kosong dengan waktu yang cepat dari kalangan internal perusahaan. Namun, untuk menggunakan proses ini, perusahaan harus kembali menilik dan menganalisis ulang apakah metode internal merupakan cara yang tepat atau tidak. 

 

Agar proses internal recruitment dapat berjalan efisien, perusahaan Anda dapat mengandalkan Software HRD LinovHR. Software ini siap untuk membantu perusahaan Anda untuk menyiapkan segala hal yang dibutuhkan untuk proses rekrutmen karyawan. 

Melalui modul ini, seluruh proses internal recruitment dapat dikelola dengan mudah dan secara otomatis, mulai dari tahap pembuatan info lowongan pekerjaan, mendeskripsikan pekerjaan, menyeleksi karyawan terbaik, hingga tahap penerimaan.

 

Mau tahu selengkapnya mengenai modul Recruitment dari LinovHR? Ketuk tautan berikut ini!