merchandise

Merchandise: Arti, Fungsi, dan Jenisnya Sebagai Media Promosi!

Saat ini, banyak sekali strategi promosi yang digunakan perusahaan untuk meningkatkan brand awareness. Salah satunya dengan menggunakan merchandise atau pernak-pernik sebagai media yang dapat mendukung kegiatan promosi tersebut.

Umumnya, keberadaan pernak-pernik ini ditempatkan di lokasi yang ramai pengunjung seperti mall, pasar, bazaar, dan lain sebagainya.

Tujuan utamanya tentu untuk menjangkau sebanyak mungkin audiens yang ditargetkan agar mengetahui merek Anda jauh lebih dalam.

Metode seperti ini pastinya masih relevan untuk dilakukan hingga saat ini.

Untuk itu, artikel LinovHR ini akan membahas jauh lebih dalam tentang merchandise mulai dari pengertian, fungsi, hingga jenis-jenisnya.

 

 

Apa Itu Merchandise?

Pada dasarnya, arti merchandise adalah pernak-pernik yang digunakan oleh berbagai pihak dalam suatu acara dengan tujuan untuk menarik minat pembeli atau sebagai media branding dari suatu merek.

Terlepas dari pengertian tersebut, penggunaan pernak-pernik juga umumnya digunakan oleh beberapa pihak untuk memeriahkan suatu acara yang berlangsung.

Dalam beberapa situasi, pernak-pernik digunakan untuk kenang-kenangan yang diberikan kepada pengunjung atas kehadirannya di suatu acara.

Namun dalam dunia pemasaran, merchandise akan digunakan oleh perusahaan sebagai media pemasaran yang efektif. Biasanya, pernak-pernik tersebut dilengkapi dengan nama atau logo dari merek tersebut agar konsumen mudah untuk mengingatnya.

Dengan begitu, penggunaan pernak-pernik dimanfaatkan oleh perusahaan sebagai media untuk mempromosikan mereknya dengan memberikan sejumlah barang atau menjualnya kepada pihak konsumen.

Kebanyakan dari pernak-pernik dibuat berupa barang sehari-hari yang praktis untuk digunakan.

 

Fungsi dari Merchandise

Sebagai salah satu dari media promosi, pastinya terdapat beberapa fungsi utama dari penggunaan pernak-pernik ini. Berikut beberapa fungsi umum dari merchandise sebagai  media promosi.

 

1. Mengenalkan Produk

Fungsi utama dari penggunaan pernak-pernik sebagai media promosi adalah untuk memperkenalkan produk kepada calon konsumen. Hal ini diikuti dengan penggunaan elemen-elemen terkait perusahaan seperti logo yang ditempatkan di pernak-pernik tersebut.

Tentunya penempatan elemen-elemen merek tersebut harus disesuaikan dengan porsinya agar tidak mengurangi kegunaan dari barang yang akan digunakan.

 

2. Branding

Fungsi kedua yaitu sebagai media branding bagi suatu merek. Tentunya dengan memproduksi dan memperkenalkan barang-barang tersebut, perusahaan bertujuan untuk memperluas jaringan pemasarannya.

Bagi konsumen yang telah menerima pernak-pernik tersebut pastinya akan menceritakan bagaimana pengalaman mereka dalam menggunakan barang tersebut. Sehingga, dapat menginspirasi orang lain untuk mencobanya secara langsung.

 

3. Menumbuhkan Penjualan

Bagaimanapun juga, tujuan akhir dari aktivitas promosi adalah untuk menumbuhkan angka penjualan. Sehingga, diharapkan akan banyak konsumen baru atau konsumen lama yang membeli barang dari merek tersebut.

Hal ini tentu tidak dapat dilakukan secara instan di mana proses pemasarannya harus dilakukan secara lancar. Semakin banyak orang yang mengetahui merek Anda, maka semakin banyak juga orang yang tertarik dengan produk yang Anda tawarkan.

 

Jenis-jenis Merchandise yang Ada

Ada banyak jenis pernak-pernik yang dapat Anda gunakan untuk dijadikan sebagai media promosi. Pastinya, Anda perlu mengetahui dengan tepat jenis pernak-pernik mana yang paling cocok dengan target audiens Anda.

Beberapa jenis-jenis pernak-pernik yang umum digunakan perusahaan, antara lain:

 

1. Daily Product

Jenis pernak-pernik atau merchandise yang pertama dan paling umum adalah daily product atau produk keseharian. Terdapat banyak sekali contoh barang dari produk sehari-hari yang biasanya dijadikan sebagai pernak-pernik.

Beberapa pernak-pernik daily product yang sering dijumpai seperti pulpen, buku catatan, tote bag, gelas, botol minum, dan lain-lain.

 

2. Fashion

Selain daily product, terdapat jenis pernak-pernik fashion atau pakaian yang sering digunakan oleh perusahan sebagai media promosinya. Umumnya, harga yang ditawarkan dari jenis pernak-pernik ini sedikit lebih mahal dari produk sehari-hari.

Contoh pernak-pernik fashion yang sering dijumpai adalah kaos, topi, jaket, gelang, dan lain-lain.

 

3. Produk Unik

Jenis merchandise yang terakhir adalah produk unik. Biasanya barang-barang yang berupa produk unik seperti hiasan, gantungan kunci, stiker, dan lain-lain.

Jenis produk unik umumnya dapat memperoleh target konsumen yang cukup banyak karena barang yang ditawarkan biasanya memiliki harga yang rendah.

 

Baca Juga: Serba Serbi Promosi dengan Cara Endorse

 

Contoh Merchandise yang Sering Dijumpai

Banyak sekali macam-macam pernak-pernik yang dijadikan sebagai media promosi oleh perusahaan. Biasanya hal tersebut dapat ditemui dalam beberapa acara atau event yang mengundang banyak pengunjung.

Berikut beberapa contoh pernak-pernik yang sering dijumpai.

 

1. Tas

Tas merupakan salah satu contoh barang yang seringkali dijadikan sebagai pernak-pernik. Apalagi saat ini terdapat beberapa macam tas seperti tote bag, paper bag, dan goodie bag yang memiliki fungsinya masing-masing.

Biasanya perusahaan akan menampilkan nama atau logo merek yang terdapat di berbagai tas tersebut. Sehingga, konsumen diharapkan akan selalu mengingat merek perusahaan yang digunakannya.

 

2. Kaos

merchandise kaos

 

Selain memiliki fungsi sehari-hari, kaos dapat dijadikan sebagai media promosi. Biasanya perusahaan akan mendesain sedemikian rupa kaos tersebut yang memuat logo atau nama merek untuk dijadikan sebagai merchandise.

Jenis kaos yang paling sering dijadikan sebagai media promosi yaitu kaos polos. Hal ini karena kaos polos cenderung mudah didesain dan murah sehingga dapat menjangkau target audiens yang tepat.

 

3. Mug

Selain tas dan kaos, mug menjadi salah satu bentuk pernak-pernik yang umum dijumpai. Biasanya perusahaan akan menghadirkan mug yang didesain dengan menampilkan logo mereknya.

Terdapat dua jenis mug seperti keramik dan stainless yang umumnya dijadikan sebagai pernak-pernik dalam suatu event.

 

4. Stiker

Stiker saat ini masih menjadi salah satu merchandise yang banyak digunakan. Meskipun terlihat sepele, padahal stiker memiliki nilai strategis yang kuat sebagai media promosi.

Beberapa bisnis yang biasanya menggunakan stiker sebagai media promosi adalah baju distro, toko sepatu, dan lain-lain.

 

5. Gantungan Kunci

merchandise gantungan kunci

 

Gantungan kunci merupakan contoh merchandise yang sudah sangat sering dijumpai. Selain dimensinya yang cukup kecil, harga yang ditawarkannya pun bisanya cukup terjangkau. Beberapa merek perusahaan juga akan membagikan gantungan kunci secara gratis.

 

Itulah ulasan singkat mengenai merchandise serta beberapa contohnya yang sering dijumpai. Tentunya, Anda dapat melakukan aktivitas promosi dengan media merchandise yang sudah disesuaikan dengan target audiens yang Anda miliki.