moodboard

Ini Dia Moodboard, Papan yang Berguna untuk Para Desainer!

Moodboard adalah salah satu tools penting yang sangat membantu para desainer dalam melakukan pekerjaanya. Dengan bantuan tools ini, seorang desainer dapat dengan mudah menentukan visual, gambar, atau objek yang akan mereka tuangkan dalam karya mereka.

Apakah itu saja kegunaan dan manfaat dari perangkat ini? Tentu tidak.

Untuk mengetahui lebih lengkap tentang apa itu moodboard, manfaat, hingga bagaimana cara membuatnya, Anda bisa simak artikel LinovHR berikut ini!

 

 

Pengertian Moodboard

Mengutip dari Technopedia, moodboard adalah kumpulan kombinasi gambar, visual, dan objek yang biasanya dibuat untuk desain atau presentasi kepada klien atau orang lain.

Kehadiran tools ini sangat penting bagi seorang desainer karena dapat membantu dalam mengetahui cara membuat tema suatu proyek.

Memang biasanya moodboard ini menjadi panduan desainer dalam mengembangkan proyek bisnis.

Tools ini juga sangat membantu Anda yang sedang melakukan rebranding atau membangun brand agar dapat mengenalkan brand secara akurat.

Secara umum, tools ini bersifat kausal artinya bisa disesuaikan dengan kebutuhan desainer. Namun, biasanya dalam sebuah moodboard ada beberapa sampel yang bisa Anda masukkan, antara lain:

  • Gambar.
  • Font.
  • Warna.
  • Grafik.
  • Pola.

 

Mengapa Moodboard Penting?

Bagi Anda yang terjun ke dunia desain, tidak ada salahnya untuk menggunakan moodboard agar pekerjaan Anda semakin mudah. Setidaknya ada beberapa manfaat yang bisa Anda rasakan dari menggunakan tools ini, antara lain:

 

Memperjelas Visi

Visi disini tentu maksudnya dalam pembuatan desain. Dengan adanya moodboard seluruh tim yang terlibat akan tahu seperti apa desain yang hendak dibuat.

 

Keterlibatan Klien Sejak Awal Proses

Alasan lainnya kenapa Anda perlu moodboard adalah untuk memastikan klien diberi arahan yang jelas tentang ide-ide yang akan dibuat.

Selain itu, tools ini sangat membantu klien dalam mengartikan ide-ide mereka secara visual. 

Oleh karena itu dibutuhkan moodboard untuk bisa membantu Anda mendengarkan apa yang diinginkan klien secara visual kemudian langsung mengkonfirmasi perubahannya.

 

Menyederhanakan Proses Revisi

Selain itu, dapat menyederhanakan proses desain saat ada revisi dari klien karena moodboard juga bisa dibuat melalui aplikasi.

 

Memudahkan Kolaborasi

Tidak hanya memudahkan klien, manfaat moodboard juga bisa dirasakan oleh sesama tim dalam mengkomunikasikan konsep.

 

Baca juga: Kerja Makin Produktif! Ini Tips Menyusun Desain Kantor yang Nyaman

 

Tips Membuat Moodboard

tips membuat moodboard
tips membuat moodboard

 

Membuat moodboard tidaklah rumit. Apalagi sekarang juga sudah banyak aplikasi online yang bisa digunakan. Selain itu, perangkat ini juga bisa dibuat sesuai dengan keinginan kita, 

Ketika Anda ingin membuat moodboard, sebaiknya Anda memperhatikan beberapa tips berikut ini:

 

1. Tentukan Tujuan

Tingkat kerumitan dan kesederhanaan tools ini tergantung dari apa tujuanya. Jika tujuannya untuk proyek besar, tentu ada banyak hal yang harus dimasukkan ke dalam moodboard mulai dari font, skema warna, gambar, dan lain.

 

2. Melihat Referensi dari Situs Web Lain

Agar Anda memiliki inspirasi saat membuat moodboard, tidak ada salahnya melihat situs web lain. Ada banyak sekali website yang menyediakan contoh-contoh inspirasi yang bisa ditemui di internet.

 

3. Minta Feedback

Setelah Anda sudah menambahkan font, warna atau gambar, coba minta feedback dari rekan kerja atau atasan. Sehingga bila ada masukkan atau saran, Anda bisa segera melakukan perubahan.

 

Cara Membuat Moodboard dengan Benar

Setelah Anda tahu tips membuat moodboard, sekarang saatnya Anda membuatnya secara langsung, ikuti langkah-langkahnya berikut ini.

 

1. Tentukan Tema

Pertama adalah menentukan tema yang akan dipresentasikan dalam moodboard. Tema ini menjadi sumber suatu ide kreatif. Apakah ingin tema modern, minimalis, klasik, dan sebagainya.

 

2. Kumpulkan Beberapa Gambar

Gambar sangat penting dalam tools ini, oleh sebab itu Anda perlu mengumpulkan gambar-gambar yang akan Anda gunakan dalam desain agar desain tersampaikan dengan baik.

 

3. Seleksi Tone Warna

Setelah mendapatkan beberapa gambar yang sesuai dengan tema, selanjutnya Anda bisa menyeleksi warna yang akan dicantumkan dalam gambar. Melampirkan warna ini akan membantu untuk memperjelas tema yang digunakan. 

Biasanya suatu tema akan memiliki warna yang identik. Misalnya ketika Anda menggunakan tema kemerdekaan, maka warna merah, putih akan jadi warna yang identik.

 

4. Definisikan Sifat

Anda dapat menambahkan keterangan sifat atau tekstur untuk menambahkan informasi yang Anda rasa kurang jelas. Dengan begitu, segala informasi yang dibutuhkan bisa tersampaikan dengan baik.

 

Itulah penjelasan mengenai moodboard beserta tips dan cara membuatnya. Dari sini Anda tahu bahwa secara umum, perangkat ini memberikan panduan desain kepada desainer dan klien agar segala informasi tersampaikan dengan baik.