pekerja sosial

Meniti Karir sebagai Pekerja Sosial? Wajib Pahami Ini Dulu!

Apakah Anda memiliki empati dan kepedulian yang tinggi terhadap sesama? Jika iya, menjadi seorang pekerja sosial (social worker) mungkin dapat menjadi pekerjaan yang cocok untuk Anda. Pekerjaan ini memungkinkan Anda terlibat dalam membantu sesama dalam masalah kesehatan, ekonomi, dan pendidikan. 

Kebanyakan orang yang terdorong menjadi social worker disebabkan karena niat baik, rasa cinta, dan juga kepedulian terhadap sesama. Biasanya, pekerjaan ini dilakukan secara berkelompok yang memiliki kepedulian dan tujuan yang sama dalam membantu orang-orang yang kurang beruntung. 

Lantas, apa sebenarnya pekerjaan sosial itu? keahlian apa saja yang harus dimiliki untuk pekerjaan ini? Simak artikel LinovHR berikut ini agar Anda bisa lebih paham mengenai profesi yang satu ini!. 

 

Apa itu Pekerja Sosial?

International Federation of Social Workers (IFSW) menyatakan bahwa pekerja sosial adalah sekelompok orang yang terbentuk dalam komunitas yang berusaha untuk maju dan melawan tantangan yang dihadapi dengan cara yang positif.

Pekerja sosial akan berusaha untuk membantu meningkatkan kualitas hidup setiap orang atau keluarga di sekitarnya yang kurang beruntung dengan cara memberikan dan memastikan fasilitas yang dibutuhkan seperti makanan, pendidikan, kesehatan, atau bahkan tempat tinggal mereka bisa tercukupi.

Mereka punya misi mulia untuk membantu orang-orang kurang beruntung agar bisa merasakan hak yang sama. Maka dari itu komunitas ini harus melakukan beberapa usaha untuk melawan masalah sosial yang diderita oleh klien mereka, seperti masalah kemiskinan, pelecehan, pengangguran, dan gangguan mental. 

Dalam praktiknya mereka akan mengambil tindakan untuk membantu kliennya, seperti relokasi tempat tinggal, memberi fasilitas kesehatan atau memberi bantuan medis, dan juga memberi kliennya pekerjaan agar bisa mendapat penghasilan. 

Pekerja sosial kerap berkaitan erat dengan tempat-tempat yang menyediakan fasilitas umum seperti rumah sakit umum dan rumah sakit jiwa, lembaga perlindungan wanita dan anak, organisasi masyarakat, sekolah, serta panti asuhan dan panti jompo.

 

Baca Juga: Seperti Apakah Itu Bekerja di NGO?

 

Keahlian Umum Pekerja Sosial

Untuk menjadi seorang pekerja sosial, ada beberapa keahlian yang harus Anda kuasai. Keahlian ini akan menunjang pekerjaan Anda dalam membantu klien saat Anda nanti. Mengutip dari laman School of Scoial Work Buffalo University, berikut adalah keahlian umum yang harus Anda kuasai

 

1. Mampu memahami klien

Kemampuan memahami klien ini dapat tercipta ketika Anda memiliki rasa empati yang tinggi. Dengan empati yang tinggi, Anda bisa turut merasakan apa yang mereka rasakan dan mampu membangun hubungan yang kuat untuk mencapai tujuan bersama.

Selain itu, memahami klien juga dapat membuat pekerja sosial dapat dengan mudah memahami apa yang dibutuhkan klien berdasarkan apa yang diceritakan atau disampaikan oleh klien.

 

2. Mampu berkomunikasi dengan baik

Dalam pekerjaan Anda, nantinya Anda akan berkomunikasi dengan berbagai lapisan pihak, mulai dari pihak lembaga masyarakat, lembaga kesehatan, atau sekolah-sekolah. Hal ini tentu menuntut Anda untuk memiliki skill komunikasi yang baik.

Tidak hanya komunikasi verbal, tetapi juga komunikasi nonverbal, seperti membaca gerak tubuh, ekspresi muka, atau bahkan bahasa isyarat untuk klien yang berkebutuhan khusus.  

 

3. Mampu berorganisasi 

Kemampuan untuk mengorganisir berbagai hal juga jadi skill wajib seorang social worker. Kemampuan ini juga mencakup kemampuan dalam mengatur waktu yang baik, kegiatan, dan juga dokumen-dokumen penting.

Anda juga harus mampu menyusun prioritas.

 

4. Mampu berpikir kritis

Critical Thinking juga menjadi kemampuan yang diperlukan dalam pekerjaan ini. Karena hal ini berkaitan dengan apa yang nantinya akan dikerjakan, seperti melakukan analisis dan evaluasi pada informasi yang telah dikumpulkan dari klien.

Pada hasil analisis dan evaluasi tersebut, pekerja sosial akan membuat keputusan yang bersih tanpa adanya prasangka atau faktor lain di luar informasi yang dikumpulkan.

 

5. Mampu menjadi pendengar yang baik

Menjadi pendengar yang baik tidak hanya mampu mendengarkan keluh kesah, tetapi juga harus mampu menyerap informasi terkait apa yang dibutuhkan.

Maka dari itu, seorang pekerja sosial harus memiliki konsentrasi yang tinggi, memberikan pertanyaan yang tepat, serta mampu meringkas informasi yang didapatkan dengan tepat.

 

6. Mampu mengelola stress

Kemampuan manajemen stress dengan baik juga harus dapat Anda kuasai. Dengan segala tuntutan pekerjaan yang Anda alami sebagai social worker rasa stress pasti ada.

Stress dapat diakibatkan dari emosi dan energi Anda yang terkuras saat melakukan observasi. Maka dari itu, Anda harus mampu mengelola stress untuk kesehatan mental Anda kedepannya. 

 

7. Mampu menerima keberagaman

Saat Anda bekerja dan turun ke lapangan, Anda mungkin akan bertemu orang-orang dengan latar belakang yang beragam. 

Salah satu bentuk menerima keberagaman tersebut adalah dengan cara menghormati dan tidak menghakimi atas setiap perbedaan yang ada, baik pada klien atau pada rekan kerja Anda. 

 

8. Memiliki kesabaran yang tinggi

Tugas utama social worker adalah membantu orang-orang yang kurang beruntung. Untuk membantu mereka terkadang Anda butuh kerja sama dari berbagai pihak untuk mencapai tujuan bersama. Dalam prosesnya, mungkin ada beberapa hal yang akan menjadi masalah yang membuat pekerjaan terhambat.

Mengingat akan ada banyak masalah yang mungkin Anda temui, seorang pekerja sosial harus memiliki kesabaran yang luas agar Anda bisa mencari solusi dan pekerjaan Anda bisa berjalan kembali sesuai rencana.

 

9. Mampu berkomitmen secara profesional

Saat bekerja menjadi seorang pekerja sosial, Anda akan bekerja dan belajar untuk waktu yang lama, atau bahkan seumur hidup Anda.

Maka dari itu, saat Anda terjun dalam komunitas ini, diperlukan komitmen secara profesional untuk mencapai tujuan utama sebagai pekerja sosial.

 

10. Memiliki kemampuan advokasi

Komunitas pekerja sosial pasti akan melakukan banyak kampanye dalam menyebarkan niat dan tujuan baik mereka. 

Kemampuan Anda dalam advokasi akan membantu kampanye yang dilakukan dapat berjalan baik. Salah satunya adalah dengan cara membela klien Anda dan menyuarakan potensi yang mereka miliki, serta menyadarkan orang lain bahwa membuat kehidupan mereka menjadi lebih baik adalah tugas bersama kita semua. 

 

Pentingnya Peran Pekerja Sosial bagi Kehidupan

Peran pekerja sosial memiliki kedudukan yang penting dalam kehidupan sosial. Hal itu karena tujuan dari para pekerja ini, yaitu untuk membantu memperbaiki kualitas hidup orang-orang yang mungkin kurang beruntung. 

Selain itu, mereka juga memiliki peran sebagai perantara dalam menyuarakan tentang orang-orang yang mengalami ketidakadilan sosial dan tidak mendapatkan kesejahteraan dari negara. Komunitas ini bisa menjadi salah satu kelompok yang memanusiakan manusia saat negara dan masyarakat tidak mampu berbuat apa-apa. 

Pekerja sosial juga memberi akses bagi mereka yang mungkin tidak bisa menyalurkan potensi mereka, seperti memberi akses pendidikan atau pekerjaan bagi kalangan muda yang kurang mampu, dan memberi akses kesehatan serta tempat tinggal bagi orang-orang yang sudah renta dan tidak memiliki apa-apa. 

Adapun beberapa peran lainnya dari seorang pekerja sosial di masyarakat, berikut adalah penjelasanya.

 

  • Sebagai agen pembawa perubahan menuju kebaikan
  • Sebagai tenaga ahli sosial yang bisa diandalkan dalam menghadapi masalah sosial
  • Seorang fasilitator yang menyediakan fasilitas yang dibutuhkan oleh masyarakat kurang mampu
  • Perencana sosial yang mampu membuat solusi untuk mengatasi masalah yang terjadi
  • Sebagai jembatan untuk menyalurkan bantuan dari pihak lain

 

Contoh Pekerja Sosial

Ada banyak contoh pekerjaan sosial, umumnya berkaitan dengan pendidikan dan kesehatan atau beberapa hal lain yang dibutuhkan oleh masyarakat. Berikut adalah contoh dari pekerja sosial yang kerap ditemukan di sekitar kita.

 

  • Praktik penanganan kemiskinan
  • Pendamping penyalahgunaan narkoba
  • Instansi penerima wajib lapor
  • Penanganan bencana alam dan sosial
  • Pendamping korban kekerasan usia anak
  • Penanganan lansia
  • Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS)
  • Pendamping penyandang disabilitas

 

Langkah-langkah untuk Menjadi Pekerja Sosial

Saat Anda memutuskan untuk bekerja dan mengambil bagian peran pekerja sosial di masyarakat, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan.

Langkah pertama untuk menjadi seorang pekerja sosial adalah memiliki pengetahuan dan latar belakang pendidikan yang baik terkait masalah sosial dengan cara masuk ke perguruan tinggi dengan jurusan kesejahteraan sosial atau jurusan lain yang serupa.

Kedua adalah mencari pengalaman sembari belajar. Saat Anda belajar di bangku kuliah, Anda bisa memanfaatkan waktu tersebut untuk mencari pengalaman turun langsung ke lapangan dan merasakan bagaimana menjadi seorang pekerja sosial yang sebenarnya.

Dengan begitu, Anda akan belajar dan merasakan pengalaman yang sesungguhnya sebagai seorang pekerja sosial.

Setelah punya bekal dari pengalaman. Anda dapat mencari pekerjaan yang tersedia pada lembaga-lembaga sosial yang sejalan dengan apa yang Anda pelajari, sehingga ilmu dan pengalaman yang dimiliki bisa Anda aplikasikan saat Anda bekerja nanti.

Langkah selanjutnya adalah mendapatkan sertifikasi sebagai pekerja sosial. Sertifikasi membuat ilmu dan gelar Anda diakui secara resmi oleh negara. Untuk mendapat sertifikasi ini, Anda mungkin harus melakukan beberapa rangkaian tes yang harus dikerjakan. 

Setelah semua langkah dikerjakan, Anda bisa memulai karier Anda sebagai pekerja sosial dan berkontribusi untuk kebaikan di masyarakat.

 

Itulah beberapa ulasan tentang pekerja sosial. Pada dasarnya, pekerja sosial ini harus didasari niat yang kuat serta kemampuan yang mumpuni untuk mencapai tujuan dalam membantu dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang kurang beruntung.

Bagaimana, tertarik menjadi seorang pekerja sosial? Semoga tulisan tadi bisa bermanfaat ya!