Non Government Organization

Apa itu NGO? Inilah Pengertian, Tujuan, dan Jenisnya!

Istilah NGO (Non Government Organization) sudah sering terdengar di telinga banyak orang. Namun, belum begitu banyak orang yang tahu benar apa itu NGO. Apa sih sebenarnya NGO dan tujuannya? Lalu apa saja jenis-jenis yang ada? 

 

Mengenal Lebih Dekat dengan NGO

Istilah NGO adalah singkatan dari kata Non-Governmental Organization. Di Indonesia istilah ini lebih dikenal dengan kata LSM atau Lembaga Swadaya Masyarakat.

NGO merupakan sebuah organisasi non-profit (nirlaba) yang dibentuk dengan berorientasi pada kepentingan masyarakat dan lingkungan. Organisasi ini bekerja secara independen dan mandiri tanpa adanya peran pemerintah.

Umumnya, lembaga ini tidak bersifat komersial. Jadi, dalam setiap kegiatannya organisasi ini tidak mengharapkan imbalan dalam bentuk materi atau mencari keuntungan.

Namun, jika tidak mencari sebuah keuntungan materi, dari mana anggaran NGO diperoleh? Biasanya organisasi ini menghimpun dana operasional melalui berbagi cara. Mulai dari donasi perusahaan swasta, penjualan produk dan jasa, sumbangan masyarakat, dan sumbangan yayasan.

 

Tujuan Berdirinya NGO

Setiap hal yang dilakukan oleh individu maupun organisasi pasti memiliki tujuan. Begitupun dengan NGO. Berikut tujuan berdirinya lembaga ini.

 

Wadah Aspirasi Masyarakat

Dalam kehidupan bernegara, pemerintah memiliki segudang masalah yang harus diselesaikan. Hal  tersebut menyebabkan banyak hal yang berkaitan dengan pelayanan masyarakat luput dari pengawasan. Untuk mengatasinya, NGO hadir untuk menampung segala aspirasi masyarakat.

Lalu, setelah mewadahi aspirasi, lembaga ini akan mengelolanya dengan baik agar dapat diwujudkan di masyarakat. Alhasil, kebutuhan masyarakat pun dapat terpenuhi dan terselesaikan masalahnya.

 

Melindungi Kalangan Tertentu

Terkadang Anda dapat menemukan kasus diskriminasi atas kaum tertentu. Kalangan yang mengalami hal tersebut umumnya dalam bentuk ras, agama, atau kalangan perempuan dan anak-anak.

Organisasi non profit didirikan untuk mengatasi hal ini. Nantinya, organisasi ini akan melakukan arahan dan pengawasan agar situasi diskriminasi tidak terulang kembali.

 

Melindungi Lingkungan Alam

Seperti diketahui, kualitas lingkungan alam masyarakat terus menurun dari waktu ke waktu. Bila hal ini terus berlanjut, maka kehidupan masyarakat pun akan terancam. 

Untuk mengatasi hal tersebut, sekelompok masyarakat yang memiliki kesadaran lingkungan biasanya akan membuat suatu NGO. Nantinya, kegiatan-kegiatan yang dilakukan akan berfokus pada perlindungan lingkungan hidup dan kelestarian alam.

 

Tempat Berlindung Saksi dan Korban

NGO juga dapat menjadi tempat perlindungan bagi pihak yang menjadi saksi maupun korban dalam suatu peristiwa. Contohnya, seperti peristiwa hukum pidana dan perdata. Hal ini kerap terjadi lantaran para saksi dan korban takut akan melakukan pelaporan atas pelanggaran yang dilakukan oleh oknum tertentu.

Umumnya, saksi dan korban akan menerima ancaman dalam bentuk apapun. Namun, mereka yang merasa terancam dapat meminta perlindungan kepada lembaga ini untuk memperoleh bantuan hukum untuk mengatasi hal tersebut.

 

Membantu Memelihara Lingkungan Hidup Kondusif

Sebagai lembaga yang berorientasi pada layanan masyarakat, NGO tentu punya kewajiban dalam memelihara keamanan masyarakat. Hal ini dapat dilakukan dengan mengidentifikasi dan mencegah potensi-potensi akan pelanggaran aturan.

Dengan begitu, masyarakat dapat terus hidup dengan nyaman dan aman, serta meminimalisir atas terjadinya tindak kejahatan sosial.

 

Baca Juga: Fasilitas Karyawan Wanita yang Harus Dipenuhi Perusahaan

 

Jenis-Jenis NGO

Ada banyak jenis organisasi non profit di dunia. Untuk mempermudah, jenis-jenis NGO di bagi menjadi 2. Yakni berdasarkan orientasi dan level operasional dari perusahaan.  

Berdasarkan Orientasi 

Pendirian perusahaan pasti berorientasi untuk mencari profit sebesar-besarnya. Namun bagaimana dengan lembaga non profit yang berorientasi kepada kemanusiaan? 

 

  • Layanan Amal

Dalam jenis ini, NGO lebih berfokus pada kegiatan amal. Hal ini biasanya dilakukan dengan pemberian bantuan pada rakyat-rakyat yang kurang mampu dalam finansial. 

Namun, lembaga jenis ini juga kerap melakukan aktivitas amal terhadap masyarakat yang menjadi korban bencana alam. Nantinya, lembaga ini akan menghimpun dana dari para donatur dan menyalurkannya dalam bentuk bantuan, seperti pakaian, makanan, dan keperluan lainnya.

 

  • Layanan Hidup

NGO yang berfokus pada layanan ini, umumnya banyak melakukan kegiatan-kegiatan yang sifatnya membantu memenuhi kebutuhan masyarakat. Ada banyak contoh aktivitasnya, antara lain, penyediaan bantuan kesehatan masyarakat melalui pengobatan keliling.

 

  • Partisipatif Masyarakat

Tidak semua lembaga NGO memiliki sumber daya yang cukup dalam melaksanakan suatu proyek kegiatan. Untuk mengatasinya, lembaga ini dapat meminta bantuan partisipasi masyarakat.

Nantinya, masyarakat dapat membantu NGO melalui sumbangan, baik dalam bentuk uang, peralatan, perlengkapan, dan lainnya. Bahkan, ada beberapa masyarakat yang ikut terlibat dalam perencanaan dan pelaksanaan kegiatan NGO.

 

  • Pemberdayaan

NGO pada jenis ini lebih banyak melakukan aktivitas-aktivitas pemberdayaan masyarakat. Hal ini dapat berupa pengarahan akan faktor-faktor penunjang kehidupan, seperti sosial, politik, dan ekonomi. Dengan begitu, diharapkan masyarakat dapat mengembangkan taraf hidup mereka. 

 

Baca Juga: Manfaat Employee Empowerment Bagi Karyawan dan Perusahaan

 

Berdasarkan Level Operasi

Bagaimana penggolongan organisasi non profit berdasarkan level operasi? Secara umum, organisasi non profit berdasarkan level operasi dibagi menjadi 4: 

1. Community-based

Organisasi ini berdiri berdasarkan komunitas yang mempersatukan orang untuk mengatasi masalah sosial. Contohnya adalah organisasi lingkungan, kesenian,  hingga pendidikan. Community based organization bekerja berdasarkan rasa kebersamaan dan mempunyai sistem operasional sendiri. 

 

2. Citywide

Kemudian ada jenis Citywide yang berfokus kepada penyediaan bantuan untuk golongan masyarakat tertentu di sebuah kota. Layanan organisasi ini memprioritaskan masyarakat miskin yang biasanya termarjinalkan.

 

3. National Organization

Sama seperti namanya, national organization mempunyai wilayah operasional mencakup satu negara. Organisasi ini bertanggung jawab untuk mengatasi masalah yang biasanya dihadapi sebuah negara. Misalkan WALHI (Wahana Lingkungan Hidup Indonesia) yang berfokus untuk membantu pelestarian dan pemeliharaan hidup di Indonesia.

 

4. International Organization

Jika jenis di atas mencakup satu negara, maka international organization mencakup seluruh dunia. Biasanya organisasi non profit tingkat internasional akan membantu kesejahteraan masyarakat di dunia dengan membantu organisasi non profit lain yang memiliki skala lebih kecil. 

 

Contoh NGO di Indonesia

Di Indonesia sendri ada banyak sekali lembaga-lembaga NGO yang bergerak dalam berbagai bidang. Berikut beberapa contohnya.

 

  • Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI)

YLBHI bergerak dalam aktivitas di bidang hukum. Nantinya, lembaga ini akan banyak memberikan bantuan pada masyarakat yang kesulitan menyelesaikan masalah hukum atau menjadi korban akan suatu tindakan pelanggaran.

 

Baca Juga: Panduan UU Ketenagakerjaan Indonesia Khusus HRD

 

  • KontraS

KontraS merupakan singkatan dari kata Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan. NGO ini beraktivitas dalam proses pembantuan masyarakat yang menjadi korban dalam bentuk kekerasan, dan orang yang dianggap menghilang.

 

  • Indonesia Corruption Watch (ICW)

ICW adalah NGO yang bergerak dalam pengawasan dalam aktivitas pengawasan tindak pidana korupsi di Indonesia. ICW juga banyak melakukan upaya pemberdayaan masyarakat agar lebih terlibat dan aktif dalam melawan praktik tindakan korupsi.

 

  • Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI)

NGO Lembaga Perlindungan Anak Indonesia merupakan sebuah organisasi yang bergerak dalam kegiatan perlindungan anak. Kasus yang diperhatikan mulai dari tindak kekerasan, eksploitasi, penculikan, penelantaran, dan segala hal pelanggaran lainnya yang merugikan pada anak.

 

Organisasi non profit berdiri secara independen tanpa intervensi pihak tertentu untuk kepentingan bisnis. Seluruh kegiatannya hanya bertujuan untuk membantu masyarakat luas. Bisa dibilang, kehadiran NGO di tengah kehidupan dapat menjadi angin segar untuk mengatasi segala permasalahan sosial dalam ruang lingkup tertentu.