Kegiatan Ekonomi: Pengertian, Contoh, dan Jenisnya

Setiap manusia pasti melakukan kegiatan ekonomi untuk menyambung hidupnya. Kegiatan tersebut akan memenuhi kebutuhan batin dan lahir. Intinya kegiatan ekonomi di Indonesia memiliki tujuan agar tercapai kemakmuran, kesejahteraan, dan kemakmuran. Ingat tidak ada negara yang maju tanpa mengedepankan prinsip-prinsip ekonomi yang baik. 

 

Pengertian Kegiatan Ekonomi

Kegiatan ekonomi adalah aktivitas manusia yang bertujuan untuk mendapatkan barang dan jasa. Apabila disederhanakan, pengertian kegiatan dalam aspek ekonomi dilakukan oleh umat manusia semata-mata agar mencapai kemakmuran dalam hidup. Adapun tolak ukur dari hasilnya dapat dilihat berdasarkan setiap transaksi yang menghasilkan uang. Ruang lingkup kegiatan ekonomi juga sangat luas, mulai dari aktivitas produksi, menjual, serta membeli barang dan jasa.

Menurut Business Dictionary, kegiatan ekonomi adalah suatu tindakan manusia melibatkan proses produksi, distribusi, dan konsumsi barang atau jasa dalam setiap tingkatan masyarakat.

Dari sinilah disimpulkan bahwa kegiatan ekonomi dianggap suatu rangkaian tindakan yang dapat menghasilkan, memperdagangkan, dan mendistribusikan produk dan jasa dengan melibatkan transaksi moneter.

 

Baca Juga: Pengertian Pasar Persaingan Sempurna dan Contohnya

 

Jenis Kegiatan Ekonomi

Untuk memenuhi kebutuhan hidup, masyarakat selalu berhubungan dengan semua hal yang berkaitan ekonomi. Beberapa jenis kegiatan ekonomi masyarakat yang sering dilakukan, antara lain:

 

Kegiatan Produksi

Kegiatan produksi merupakan aktivitas yang dapat menghasilkan sebuah produk barang maupun jasa. Dalam kegiatan produksi bertujuan supaya barang dan jasa dihasilkan dapat memenuhi kebutuhan konsumen. Kegiatan produksi juga akan menghasilkan beberapa jenis barang. Misalnya, barang mentah, barang setengah jadi, dan barang jadi.

 

Kegiatan Distribusi

Kegiatan distribusi didefinisikan menjadi aktivitas penyaluran barang maupun jasa dari produsen ke konsumen. Kegiatan distribusi bertujuan agar barang dan jasa tersebar luas kepada orang-orang yang membutuhkan.  Disamping fungsi tersebut, pelaku distribusi (distributor) juga wajib memastikan produk atau jasa diterima konsumen dengan baik. Adapun alur kegiatan distribusi, antara lain:

  1. pembelian dari produsen, 
  2. pengangkutan barang, 
  3. pengemasan, 
  4. penjualan kepada pedagang atau grosir, 
  5. penyimpanan, 
  6. standarisasi kualitas barang, 
  7. klasifikasi barang, 
  8. promosi barang, dan 
  9. penyaluran barang.

 

Kegiatan Konsumsi

Kegiatan konsumsi adalah suatu aktifitas penggunaan barang dan jasa dari yang diperoleh dari produsen. Adapun tujuan konsumen melakukan kegiatan tersebut karena memenuhi kebutuhan hidupnya.

 

hris

 

Contoh Kegiatan Ekonomi

Tanpa disadari, banyak contoh kegiatan ekonomi yang berlangsung di masyarakat setiap harinya. Contoh tersebut menjadi bagian hidup masyarakat yang tak terpisahkan. Simak contoh-contohnya dari lingkungan sekitar Anda.

 

Produksi

Contohnya Indonesia merupakan salah satu negara penghasil biji kopi berkualitas dan pilihan. Kondisi inilah dimanfaatkan perusahaan-perusahaan besar untuk mengolah biji kopi mentah. Perusahaan tersebut kemudian memproses biji sampai menjadi  serbuk siap minum. Jadi, kopi siap saji akhirnya dijual dengan harga yang sesuai dengan biaya produksi. 

 

Distribusi

Contohnya, pemerintah melakukan pemasaran dan penjualan produk-produk pangan unggulan dalam negeri, seperti komoditas alam. Produk yang dimaksud tersebut didistribusikan ke negara tetangga. Dalam hal ini pemerintah berperan mendistribusikan dan mengangkat produk lokal agar mampu bersaing di pasar internasional. 

 

Baca Juga:  Memilih Distributor Berkualitas, Perusahaan pun Puas!

 

Konsumsi

Kegiatan konsumsi adalah kegiatan menghabiskan suatu nilai guna barang agar kebutuhan terpenuhi. Misalnya, seseorang membeli beras di warung untuk dimasak dan dikonsumsi bersama-sama keluarga. 

 

Memanfaatkan Sumber Daya Alam

Memanfaatkan Sumber Daya Alam (SDA) umumnya terjadi pada sektor-sektor pertanian, perkebunan, dan pertambangan. Misalnya perusahaan batu bara mengeruk fosil dari endapan bumi. Selanjutnya, diolah supaya menjadi bahan bakar yang akan berguna bagi industri lain. 

 

Perdagangan 

Ekonomi Perdagangan berupa kegiatan jual-beli dengan mempertemukan pedagang dan pembeli. Kegiatan tersebut mudah dilihat di pasaran. Misalnya, pedagang ikan sudah menjajakan hasil ternaknya sejak subuh hari. Tujuannya agar banyak konsumen yang berdatangan ke lapaknya. Contoh lainnya adalah perusahaan kosmetik yang menjual produk mereka kepada konsumen dengan segmentasi pasar usia 17-20an tahun. Segmentasi pasar ini diperlukan agar perusahaan dapat menjual produknya lebih spesifik. 

Setelah menyimak ulasan diatas, dapat disimpulkan bahwa kegiatan ekonomi adalah kegiatan yang dilakukan agar memenuhi kebutuhan manusia. Kegiatan tersebut selalu dibarengi dengan tindakan-tindakan rasional dan irasional. Disamping suksesnya penyelenggaraan kegiatan ekonomi, dibutuhkan pula akuntabilitas atau pencatatan keuangan.  Sehingga mempermudah melakukan pemantauan bisnis lebih efisien dan secara keseluruhan.