segmentasi pasar

Segmentasi Pasar: Pentingkah dalam Perusahaan?

Segmentasi pasar berpengaruh besar terhadap pemasaran produk suatu perusahaan. Semakin akurat segmentasi pasar suatu perusahaan, semakin besar keuntungan yang akan didapatkan oleh perusahaan. Pelaksanaan segmentasi pasar membutuhkan beberapa proses dan tahapan yang urut dan harus dilakukan dengan maksimal agar mencapai target yang diinginkan. Seberapa besar peranannya dalam perusahaan? Apa saja tahapan yang perlu dilakukan untuk melakukan segmentasi pasar? 

 

Pengertian Segmentasi Pasar

Segmentasi pasar adalah rangkaian metode untuk membagi pasar menjadi bagian-bagian yang berbeda berdasarkan konsumen yang memiliki kebutuhan, karakteristik atau perilaku yang memerlukan produk berbeda-beda. Segmentasi pasar juga dapat didefinisikan sebagai proses identifikasi dan analisis pembeli terhadap produk serta keterkaitan antara perbedaan karakteristik konsumen di pasar. 

 

Mengapa Perusahaan Membutuhkan Segmentasi Pasar

Tiap perusahaan memiliki produk yang berbeda dan unik dari kompetitor. Untuk melakukan pemasaran yang efektif, perusahan harus memahami konsumen seperti apa yang membutuhkan produk mereka. Sebuah perusahaan akan menyediakan kebutuhan dan keinginan konsumen bervariasi dengan menggunakan model yang berbeda tergantung segmen yang akan dituju.

Contohnya adalah perusahaan alat tulis. Walau produknya serupa, pasar alat tulis cukup berbeda tergantung konsumennya. Tentu saja segmentasi untuk pemasaran alat tulis kantor dan pelajar sangat berbeda. Ketika perusahaan alat tulis kantor keliru menetapkan segmentasi  dan malah menyasar segmentasi ke arah pelajar, tentu saja produk mereka tidak akan laku di kalangan pelajar. Lagi-lagi kondisi ini akan menyusahkan dan merugikan perusahaan. 

Alasan mengapa segmentasi pasar penting agar perusahaan mampu memasarkan produk tepat sasaran.  Jika perusahaan melakukan segmentasi pasar dengan efektif, secara tidak langsung perusahaan turut meningkatkan efektivitas pemasaran dan juga efisiensi sumber daya perusahaan. Sehingga pendapatan perusahaan juga semakin meningkat. 

Baca Juga: Karakteristik dan Pengertian Perusahaan Dagang

 

Jenis Segmentasi pasar

Segmentasi pasar memiliki beberapa jenis segmentasi berdasarkan pengelompokkan yang berbeda-beda berdasarkan pola yang konsumen lakukan di tengah pasar. Jenis segmentasi pasar yang perlu diketahui: 

 

Segmentasi Perilaku

Segmentasi berdasarkan perilaku berpatokan terhadap pengetahuan, loyalitas, respon dan konsumsi oleh konsumen kepada produk atau jasa yang ada di pasar. Contohnya adalah penjualan makanan ringan di tengah pandemi Covid-19. Banyak orang cenderung memilih membeli barang secara online, termasuk makanan ringan. Oleh karena itu, perusahaan makanan ringan sebaiknya mulai mencoba untuk menjual produk mereka secara online untuk menjangkau konsumen yang lebih luas. 

 

Segmentasi Psikografis

Segmentasi psikografis ditentukan berdasarkan sisi psikologis konsumen seperti apa yang disukai, kegiatan dan opini konsumen. Dengan kata lain, segmentasi ini lebih cocok untuk berfokus kepada konsumen yang memiliki hobi dan minat spesifik. Misalkan, perusahaan fashion ternama dengan ciri khas gaya street fashion lebih mudah dipasarkan kepada konsumen yang memiliki minat dan hobi mendalam terhadap fashion.  

 

Segmentasi Demografis

Segmentasi demografis membagi konsumen berdasarkan karakteristik khusus seperti usia, jenis kelamin, pekerjaan, pendidikan, pendapatan dan sebagainya. Segmentasi ini sangat luas dan mencakup banyak konsumen. Jadi, diperlukan analisis yang jeli dan cermat untuk menentukan kelompok konsumen yang tepat. 

 

Segmentasi Geografis

Segmentasi geografis berdasarkan kondisi geografi yang berbeda, seperti negara, provinsi, kabupaten, dan sebagainya. Misalkan area puncak Kabupaten Bogor dengan kondisi cuaca yang cukup dingin. Perusahaan pembuat scarf dan syal akan sangat laku jika menjual produknya di area puncak dengan kondisi cuaca yang dingin untuk menghangatkan penduduk atau pengunjung di sana. 

 

Segmentasi Waktu Khusus

Segmentasi dengan waktu khusus difokuskan pada pelaksanaan pemasaran pada waktu tertentu. Contohnya penjualan jasa fotografi untuk momen wisuda, akan sangat laku jika perusahaan memasarkannya di tengah acara wisuda universitas. Contoh lainnya adalah penjualan minuman ringan edisi khusus seperti rasa pandan atau kolak untuk berbuka puasa. Minuman tersebut hanya laku keras jika diperdagangkan saat bulan puasa tiba. 

 

Segmentasi Budaya

Setiap wilayah memiliki budaya yang unik. Tiap kebudayaan ini akan mempengaruhi konsumen dalam kecenderungan pembelian barang. Mengetahui karakter budaya  konsumen akan sangat berguna sebagai pendekatan pemasaran untuk menarik lebih banyak konsumen.

 

Tahapan Segmentasi Pasar

Setelah mengetahui apa yang dimaksud dengan segmentasi pasar dan jenis yang ada, maka akan lebih baik untuk belajar mengetahui tahapan segmentasi pasar. Secara umum, segmentasi memerlukan pengumpulan data, analisis, dan penyusunan strategi berdasarkan analisis yang dilakukan sebelumnya. Jika diuraikan, tahapan segmentasi pasar meliputi:

Tentukan target pasar

Tiap perusahaan memiliki produk yang berbeda dengan keunikan masing-masing dibandingkan kompetitor. Untuk menentukan target pasar, perusahaan harus memperhatikan konsumen sebagai target utama. Konsumen yang harus diperhatikan adalah: 

  1. Konsumen baru
  2. Konsumen spesifik
  3. Konsumen supported

Berdasarkan tiga konsumen di atas, perusahaan dapat merujuk pada jenis segmentasi yang terkait dengan target pasar.

 

Ketahui Masalah dan Kebutuhan Konsumen

Langkah selanjutnya adalah menentukan semua kebutuhan dan permasalahan yang dihadapi oleh konsumen potensial dan menyesuaikan produk yang perusahaan akan jual. Untuk mendapatkan informasi ini, perusahaan dapat langsung melakukan survei langsung kepada konsumen potensial atau melakukan serangkaian tes produk.

 

Baca Juga: Purchase Order : Sang Pengaman Stok Barang Perusahaan

 

Ketahui Perilaku Konsumen

Setelah mengetahui kebutuhan dan permasalahan dari konsumen,  langkah yang selanjutnya perusahaan dapat lakukan adalah mengamati dan menganalisis perilaku konsumen. Perusahaan dapat memperhatikan cara konsumen menggunakan produk, sebelum dan setelah menggunakan produk, serta model tren yang berhubungan dengan produk ini.

 

Olah dan Analisis Data

Jika tahapan di atas selesai, perusahaan dapat memproses semua data yang terkait dengan konsumen yang telah diamati. Pada titik ini, perusahaan akan mengetahui kemungkinan segmentasi mana yang akan dipilih perusahaan untuk menjual produk mereka. Referensi diperlukan untuk fungsi analisis data dalam menentukan strategi dalam pengembangan produk dan pemasaran.

 

Tentukan strategi pemasaran produk

Setiap segmen pemasaran tentu memiliki strategi pemasaran yang berbeda, terutama jika target pasar juga berbeda. Jadi, sesuaikan target pasar sesuai dengan strategi pemasaran. Perusahaan dapat menerapkan jenis strategi pemasaran mengacu pada segmentasi yang telah ditetapkan. Contohnya, strategi apa yang akan digunakan untuk perusahan kosmetik dengan segmentasi wanita usia 17-15 tahun? 

 

Evaluasi respon pasar

Jika strategi pasar sudah berjalan dan menghasilkan penjualan, perusahaan perlu mengetahui respon konsumen. Khususnya terutama kekurangan produk yang perusahaan miliki. Catat semua respon pasar untuk pengembangan produk yang lebih baik di kemudian hari.