Outsourcing

Outsourcing: Pengertian, Regulasi dan Manfaatnya

Perusahaan akan mempekerjakan tenaga kerja untuk mendukung operasional.  Namun, rekrutmen tidak selalu mudah dilakukan. Sistem outsourcing pun dinilai menjadi salah satu solusi bagi perusahaan untuk mendapatkan tenaga kerja kompeten dalam waktu yang singkat untuk mendukung operasional bisnis. Untuk lebih jelasnya, simak ulasan berikut ini! 

 

Pengertian Outsourcing

Outsourcing adalah sebuah sistem penyaluran atau alih daya tenaga kerja dari satu perusahaan ke perusahaan client yang membutuhkan. Perusahaan yang menyediakan tenaga alih daya ini disebut dengan perusahaan outsource. 

Perusahaan client yang membutuhkan tenaga alih daya ingin mengefisiensikan waktu dan biaya dalam rekrutmen, sehingga memutuskan untuk menggunakan jasa perusahaan outsource. Dengan menggunakan jasa perusahaan outsource, perusahaan client tidak membutuhkan waktu lama dan biaya lebih untuk rekrutmen dan pelatihan karyawan baru. Umumnya, karyawan yang direkrut dari sistem outsourcing bukanlah karyawan pendukung operasional perusahaan dan bukan bekerja untuk inti proses perusahaan. 

Sama seperti perusahaan lain saat merekrut karyawan, perusahaan yang membutuhkan jasa outsourcing harus melakukan kontrak kerja dan kedua belah pihak harus saling memenuhi hak dan juga kewajibannya.

 

Baca juga : Apa Perbedaan Karyawan Outsourcing dan Karyawan Kontrak?

 

Regulasi tentang Outsourcing di Indonesia

Aturan mengenai perusahaan outsourcing telah diatur dalam Undang-Undang No.13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

Pada pasal 65 ayat 2, dijelaskan bahwa pekerjaan yang dapat diserahkan kepada pihak perusahaan outsourcing adalah sebagai berikut:

  • Pekerjaan dilakukan secara terpisah dari pekerjaan utama
  • Pekerjaan dilakukan atas perintah langsung maupun tidak langsung dari pemberi kerja
  • Outsourcing merupakan kegiatan untuk menunjang perusahaan secara keseluruhan
  • Pekerja outsourcing tidak menghambat proses produksi secara langsung.

 

Selain itu, pasal 66 juga menjelaskan perusahaan yang menggunakan jasa dari perusahaan outsourcing tidak boleh mempekerjakan tenaga kerja dengan kegiatan pokok atau kegiatan yang berhubungan langsung dengan proses produksi. Tenaga kerja outsourcing hanya dikhususkan sebagai kegiatan jasa penunjang.

Jadi menurut sistem hukum yang berlaku tenaga kerja outsourcing hanya dikhususkan untuk melakukan pekerjaan penunjang, bukan untuk pekerjaan utama dalam suatu perusahaan.

 

Daftar Perusahaan Outsourcing

Di Indonesia banyak sekali perusahaan yang menyediakan para tenaga alih daya untuk disalurkan kepada perusahaan. Simak daftar perusahaan outsourcing di Indonesia di bawah ini!

  1. Artha Kreasi Utama (AKU). Perusahaan ini menyediakan tenaga ahli dalam bidang cleaning service, office boy/girl, pengamanan, catering, tenaga kurir, dan driver.
  2. Dinamika Mitra Huresindo (DMH) untuk menyediakan tenaga alih daya di bidang SPG, Waiter/Waitress, Beauty Consultant, Customer Service, Teller, Telemarketing, dan lainnya.
  3. Prima Karya Sarana Sejahtera (PKSS) yang menyediakan sumber daya manusia dengan posisi frontliner, administrasi, IT Support, sekretaris, marketing, satpam, hingga cleaning service.
  4. Personel Alih Daya (PERSADA) berlokasi di Jakarta menyediakan sumber alih daya pada bidang technical service, contact center service, security service, support service, dan office service.
  5. PT. Putra Tidar Perkasa yang berlokasi di Batam ini menyediakan tenaga ahli dengan posisi sebagai security atau satpam.

 

Manfaat Outsourcing Untuk Perusahaan dan Karyawan

Dengan melakukan kerjasama dengan perusahaan penyedia jasa outsourcing, terdapat beberapa manfaat yang dirasakan bagi perusahaan pemakai dan juga para karyawan.

 

Manfaat Bagi Perusahaan

Di bawah ini adalah beberapa manfaat penggunaan tenaga alih daya dalam sebuah perusahaan: 

 

1. Pekerjaan Fokus Kepada Orientasi Utama

Dengan bekerja sama dengan perusahaan outsourcing, perusahaan pemakai akan lebih fokus untuk bekerja dan mengejar tujuan yang sedang dijalani dengan adanya bantuan dari perusahaan outsourcing.

 

2. Mendapatkan Karyawan Ahli dan Berpengalaman

Karena hanya berfokus mengerjakan satu bidang, perusahaan akan mendapatkan karyawan yang ahli dalam suatu bidang. Sehingga proses kerja akan dilakukan lebih cepat.

 

3. Mengefisiensi Waktu dan Biaya Training

Outsourcing akan memberikan tenaga kerja dengan kualitas yang tinggi. Jadi perusahaan tidak perlu meluangkan waktu dan biaya untuk melakukan pelatihan kepada karyawan. Selain itu, perusahaan khususnya divisi HR tidak perlu repot melakukan proses rekrutmen.

 

4. Tidak Perlu Mengeluarkan Biaya Lebih

Manfaat yang dirasakan perusahaan yaitu tidak perlu menyiapkan biaya lebih seperti tunjangan hingga fasilitas BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan.

 

5. Karyawan Bekerja Atas Dasar Kontrak Kerja

Setiap karyawan yang memberikan pengaruh dan hasil kerja yang baik biasanya perusahaan akan sulit untuk mencabut kontrak kerja. Namun lain hal dengan outsourcing, karyawan hanya bekerja sesuai dengan perjanjian waktu yang berlaku. Jadi jika karyawan memberikan hasil kerja yang negatif, maka perusahaan bisa langsung memecat atau menyudahi kontrak kerja.

 

Manfaat Bagi Karyawan

Tidak hanya bagi perusahaan, karyawan alih daya pun juga mendapatkan beberapa manfaat dari sistem ini. Apa saja manfaat tersebut? 

 

1. Memudahkan dalam Mendapatkan Pekerjaan

Bagi para calon pekerja yang baru selesai menyelesaikan pendidikan, perusahaan outsourcing justru akan memudahkan mereka untuk menyalurkan kerja ke beberapa perusahaan.

 

2. Mendapatkan Pelatihan Kerja

Sebelum disalurkan ke perusahaan, para calon tenaga kerja akan diberikan pelatihan yang memadai tentang bidang dan juga pekerjaan yang akan mereka lakukan. Sehingga para tenaga kerja memiliki kesiapan yang cukup perihal dunia kerja.

 

3. Mendapatkan Keahlian Khusus

Perusahaan outsourcing hanya akan memberikan tenaga kerja dengan keahlian yang khusus. Jadi bagi para calon tenaga kerja, mereka akan berfokus kepada satu keahlian yang diminati.

 

4. Menjadi Ruang Untuk Pengembangan Diri

Perusahaan outsourcing akan memberikan ruang bagi para pekerja untuk melakukan pengembangan diri yang lebih luas tanpa terikat pada status kerja di sebuah perusahaan.

 

5. Mendapatkan Koneksi yang Lebih Luas

Karena bekerja dengan pihak luar, para karyawan akan mendapatkan relasi yang lebih luas. Bahkan jika karyawan tersebut memiliki pola kerja yang baik maka akan mendapatkan kesempatan untuk bekerja di perusahaan tersebut.

 

Baca juga : Kelebihan & Kekurangan Sistem Outsourcing di Perusahaan

 

Payroll Outsourcing dari LinovHR

Dalam suatu perusahaan, proses penggajian karyawan dan juga perhitungan pajak harus dilakukan dengan menggunakan tenaga ahli khusus. Tetapi, untuk mempekerjakan karyawan tersebut perusahaan harus meluangkan waktu untuk proses rekrutmen dan juga mengeluarkan gaji tiap bulannya. 

Untuk meminimalisir hal tersebut, Anda dapat menggunakan jasa payroll outsourcing dari LinovHR untuk memudahkan perusahaan pada proses perhitungan gaji.

 

Baca juga : 7 Manfaat Menggunakan Jasa Payroll Outsourcing untuk Perusahaan

 

Fitur yang terdapat pada Payroll Outsourcing dari LinovHR dapat melakukan beberapa pekerjaan seperti proses penggajian karyawan, pengelolaan pajak karyawan atau Pph 21, pengelolaan BPJS Ketenagakerjaan dan Karyawan, perencanaan penggajian karyawan, dan juga menjaga data payroll perusahaan dengan aman.

Penggunaan tenaga outsourcing akan memudahkan pekerjaan dan juga perusahaan akan lebih fokus dalam mengejar target. Agar perencanaan payroll perusahaan Anda bisa segera teratasi, gunakan Payroll Outsourcing dari LinovHR. Ingin tahu lebih lanjut? Yuk, segera hubungi LinovHR sekarang juga!