peraturan perusahaan

Cara Membuat Peraturan Perusahaan Yang Efektif

Di mana pun kita melangkah dan beraktivitas pasti memiliki budaya dan tata tertib yang berbeda. Misalkan, di sekolah siswa memiliki peraturan yang dibuat sekolah dan harus ditaati di sekolah. Demikian juga sebagai warga negara yang baik, kita harus mentaati peraturan yang telah ditetapkan pemerintah. Peraturan dibuat memang untuk menciptakan suasana harmonis dan menyeimbangkan antara hak dan kewajiban.

 

Tidak terkecuali di tempat kerja, peraturan perusahaan dibuat untuk menciptakan rasa nyaman saat bekerja antara perusahaan dan pihak karyawan atau pegawai. Setiap perusahaan memiliki aturan untuk mengatur karyawan beserta seluruh pihak yang memiliki kaitan dengan pencapaian tujuan perusahaan. Hal ini bertujuan untuk mempermudah melakukan kontrol terhadap dinamika perusahaan. Peraturan perusahaan disusun dengan berpedoman terhadapUndang-Undang Ketenagakerjaan No. 13 tahun 2003sekaligus juga melihat kebutuhan perusahaan. Peraturan perusahaan mencangkup mengenai hak dan kewajiban perusahaan terhadap karyawan, hak dan kewajiban karyawan terhadap perusahaan, persyaratan bekerja.

 

Tidak sedikit peraturan perusahaan membuat resah di antara karyawan dan internal perusahaan. Maka dari itu perlunya sungguh-sungguh diperhatikan setiap peraturan yang dibuat menjadi peraturan yang efektif. Dengan membuat peraturan perusahaan yang efektif, produktivitas perusahaan akan meningkat seiring dengan kinerja karyawan yang baik. Ini ada beberapa cara untuk membuat peraturan perusahaan yang efektif.

 

1.Paham akan Konsekuensi Bisnis 

Dalam setiap membangun usaha atau bisnis pasti ada konsekuensinya. Dengan pemahaman yang benar, maka saat menyusun peraturan perusahaan dapat mengetahui konsekuensi bisnis yang mungkin muncul. Sebagai contoh, pada sebuah perusahaan ketika terjadi pelanggaran kesepakatan yang dilakukan oleh seorang karyawan, ia bisa memperoleh sanksi pemotongan bonus. Dari peristiwa tersebut, maka akan ada beberapa kemungkinan yang dapat terjadi, yaitu karyawan tersebut akan menerima sanksi, ataukah karyawan tersebut tidak terima dan memperkarakan kepada manajemen terkait atau bahkan berhenti. Perlunya memahami konsekuensi bisnis untuk meminimalisasi hal yang tidak perlu terjadi saat bekerja.

 

2.Mempelajari Peraturan Perundang-undangan

Dalam proses penyusunan peraturan perusahaan, perlu dibentuk tim khusus yang memahami bahkan memiliki pengalaman terhadap perundang-undangan ketenagakerjaan secara mendalam. Hal ini dikarenakan agar tidak terjadi salah tafsir terkait dengan penetapan hak dan kewajiban perusahaan dan karyawan. Dengan pemahaman yang benar, maka dapat memberikan gambaran mengenai konsep detail peraturan yang akan disusun dan dibagikan kepada karyawan.

 

Baca Juga :Ini Dia Perhitungan PHK Karyawan Yang Sesuai Dengan Undang Undang

 

3.Memperhatikan Susunan Kata dan Kalimat

Agar Peraturan Perusahaan efektif, sebaiknya penyusunan peraturan perusahaan perlu diperhatikan pemilihan kata dan kalimat atau redaksional agar tidak terjadi salah tafsir antara kedua belah pihak. Menggunakan bahasa yang tepat sasaran untuk menghindari makna ganda dari kalimat yang ada pada peraturan. Ini akan sangat membantu jika karyawan berasal dari berbagai daerah dan dengan latar belakang pendidikan yang berbeda-beda.

 

4.Tetapkan Masa Berlaku Peraturan

Berlakunya peraturan perusahaan sekurang-kurangnya adalah selama 2 tahun. Setelah melewati masa tersebut, maka perusahaan wajib memperbaharui ke departemen ketenagakerjaan. Proses pembaharuan tersebut dilakukan dengan cara melakukan perundingan dengan perwakilan pekerja atau serikat pekerja, sehingga dapat mencapai kesepakatan bersama dan membentuk peraturan perusahaan yang baru atau bisa juga disebut dengan Perjanjian Kerja Bersama.

 

Baca Juga :Peraturan Lembur Yang Ada Di Indonesia

 

5.Observasi Berkala

Bila peraturan perusahaan mulai dijalankan saat itulah perlu dilakukan analisa data terhadap kasus yang muncul. Pihak HRD perlu melakukan observasi terhadap potensi kasus yang banyak terjadi, sehingga perlu dilakukan upaya yang lebih optimal untuk menekan angka terjadinya pelanggaran.

Itulah beberapa hal yang bisa dilakukan untuk membuat peraturan perusahaan yang efektif, Yang terpenting dari itu semua adalah penerapan aturan itu sendiri. Jika aturan perusahaan dapat diterapkan dengan baik maka kedisplinan karyawan akan dapat dibangun.