pohon karir

Pohon Karir: Cara Menentukan Masa Depan Pekerjaan

Menentukan masa depan adalah suatu hal yang sulit. Apalagi pada siswa yang belum mengenal kehidupan pasca sekolah. Sering kali, mereka akan kebingungan ketika ditanya, apa yang mau kamu lakukan setelah lulus sekolah?

Menyiasati masalah ini, dibuatlah pohon karir sebagai alat bantu pengenalan ragam pilihan karir untuk siswa. Pohon karir biasa digunakan guru bimbingan konseling untuk memberi informasi tentang beragam karir yang bisa siswa pilih setelah lulus sekolah. Dengan begitu, siswa jadi tidak bingung lagi terhadap masa depannya.

Penjelasan lebih lengkap tentang pohon karir bisa Anda tengok di artikel ini. Yuk baca sama-sama!

 

Apa Itu Pohon Karir

Pohon karir adalah visualisasi pilihan karir atau jurusan di perguruan tinggi yang dihadirkan dalam bentuk pohon. Alat ini merupakan media guru bimbingan konseling untuk memberikan sosialisasi terkait pilihan karir.

Pohon karir juga biasanya dihubungkan dengan pilihan jurusan di perguruan tinggi. Umumnya, guru akan menghubungkan pilihan karir yang diminati siswa dengan jurusan universitas yang harus ditempuh untuk mencapai karir tersebut.

Dalam mengenalkan pilihan karir, guru juga harus mempertimbangkan minat dan bakat siswa. Sehingga, guru biasanya akan melakukan tes minat dan bakat terlebih dahulu sebelum menggunakan pohon karir.

 

Baca juga: 7 Alasan Ini Gambarkan Pentingnya Self Confidence Dalam Karir

 

Fungsi Pohon Karir

Pohon karir memiliki banyak fungsi dalam bimbingan konseling siswa. Beberapa fungsinya yaitu:

 

Fungsi persiapan

Fungsi pertama adalah fungsi persiapan. Fungsi ini dilakukan untuk mempersiapkan siswa setelah lulus.

Guru bertanggung jawab untuk memberikan informasi yang dibutuhkan siswa terkait dengan ragam pilihan karir dan jurusan di perguruan tinggi.

 

Fungsi pengembangan

Selanjutnya ada fungsi pengembangan. Fungsi pengembangan memungkinkan guru untuk membantu siswa dalam mengembangkan minat belajar dan karirnya.

Guru harus membantu mengembangkan potensi diri dan minat siswa untuk berkarir atau melanjutkan studi di bidang yang diminati.

 

Fungsi penempatan

Fungsi penempatan memastikan siswa ditempatkan pada pendidikan atau karir tertentu. Fungsi ini dilakukan dengan mengenali minat dan potensi siswa terlebih dahulu.

Dengan menempatkan siswa pada bidang-bidang tertentu, siswa bisa melakukan perencanaan dan mengambil keputusan secara mandiri.

 

Fungsi pencegahan

Lalu, yang terakhir ada fungsi pencegahan. Fungsi pencegahan dilakukan dengan mencegah siswa agar tidak salah langkah di masa depan.

Hal ini bisa terjadi jika siswa menerima informasi terkait pilihan studi dan karir yang bisa dipilih pasca sekolah.

 

Cara Membuat Pohon Karir

Sebenarnya, tidak ada cara paling tepat untuk membuat pohon karir. Anda bisa membuatnya sesuai dengan kreativitas sendiri.

Namun, contoh pohon karir yang banyak beredar di internet dibuat berdasarkan cara-cara berikut ini:

 

Membuat pohon karir per bidang

Setiap pohon karir hanya membahas satu bidang saja. Hal ini dilakukan agar lebih fokus pada bidang tertentu.

Sebagai contoh, Anda akan membuat pohon karir untuk sosialisasi profesi di bidang IT. Maka, Anda hanya memasukkan profesi-profesi IT pada pohon karir.

Contohnya Software Developer, Data Scientist, Data Analyst, Front End Developer, dan lain sebagainya.

 

Meletakkan bidang di bagian batang pohon

Bidang karir yang ingin dibuat menjadi pohon karir ditulis di bagian batang utama. Dari batang ini, kemudian akan menjulur batang-batang kecil lainnya yang merupakan penjabaran bidang karir.

 

Meletakkan sub bidang di bagian batang bercabang 

Jika bidang yang akan dibahas memiliki beberapa sub bidang, Anda bisa menulis sub bidang tersebut di cabang batang yang menjulur dari batang utama.

Misalnya, Anda bisa menulis sub bidang data, cybersecurity, atau pengembangan software untuk bidang IT.

 

Meletakkan pilihan karir di bagian daun

Terakhir, hal yang paling penting adalah meletakkan pilihan karir di bagian daun.

Jika Anda membahas tentang bidang IT, maka pilihan karir yang diletakkan di daun contohnya IT Support, Web Developer, Software Developer, UI/UX Design, dan sebagainya.

 

Baca juga: 8 Tips Memilih Jenjang Karir, Karir Idaman Siap Digapai!

 

Kesimpulan

Pohon karir menggambarkan beragam pilihan karir untuk setiap bidang. Pohon karir umumnya digunakan oleh guru bimbingan konseling untuk menyiapkan siswa dalam menghadapi kehidupan setelah lulus sekolah.

Sama seperti sekolah, perusahaan juga memiliki alat bantu untuk memetakan karir. Alat bantu ini biasanya hadir dalam bentuk Career Path. Lewat Career Path, HR bisa mengetahui arah atau relasi suatu karir.

Informasi pada Career Path bermanfaat untuk suksesi karyawan. HR bisa menentukan karyawan berpotensi yang akan dijadikan suksesor suatu posisi dengan melihat Career Path terlebih dahulu.

 

software hris

 

Tak perlu repot mengurusi suksesi karyawan, kini Anda bisa melakukannya dengan mudah lewat Software HRIS LinovHR. Software ini memungkinkan Anda untuk memastikan setiap posisi penting dalam kantor telah memiliki calon pengganti.

Dengan demikian, Anda tak akan lagi kerepotan dalam merekrut kandidat di posisi penting.