screening adalah

Pengaruh Screening Dalam Perekrutan Calon Karyawan Baru

Saat perusahaan membuka lowongan kerja untuk umum dan menyebarkannya, baik lewat sosial media atau pamflet, hal tersebut akan mengundang banyak pelamar untuk mendaftar. Bila sudah begitu, maka email atau meja kerja perusahaan khususnya bagian penerimaan kerja akan sangat penuh dengan kiriman CV dari para pelamar. Karena banyaknya CV, beberapa perusahaan harus melakukan screening bahkan dengan metode-metode yang tepat. Lantas, apa pengaruh screening dalam perekrutan calon karyawan baru?

Screening Karyawan

Screening adalah strategi perekrutan yang dilakukan oleh perusahaan agar bisa mendapatkan orang yang tepat dan sesuai kategori yang dibutuhkan perusahaan, pengaruh screening diantaranya:

 

1. Mempercepat Proses Rekrutmen

Pengaruh screening yang pertama bisa mempercepat pada proses rekrutmen. Saat perusahaan membagikan informasi lowongan pekerjaan, sebaiknya perusahaan mencantumkan secara spesifik karyawan seperti apa yang dicari, misalnya tinggi badan harus di atas 155 cm, lulusan S1 ekonomi, bisa kerja dengan komputer, mengetahui ilmu administrasi dan yang lainnya. Informasi tersebut akan memudahkan para pelamar, terutama yang memang memiliki kriteria sesuai kebutuhan. Ini akan sangat mempercepat proses rekrutmen karena data-data yang masuk tidak terlalu heterogen atau bermacam-macam.

Perusahaan juga bisa melakukan proses verifikasi dengan 2 cara, yaitu bertemu langsung atau bisa juga hanya bicara lewat telepon. Dalam syarat penyertaan CV, sebaiknya perusahaan juga meminta calon karyawan untuk mencantumkan akun media sosialnya agar bisa melihat bagaimana aktivitas media sosialnya. Karena tidak sedikit orang yang sangat senang membagikan segala macam aktivitas yang dilakukannya lewat media sosial. Perusahaan bisa mempertimbangkan sifat dari apa yang dipostingnya, yang disukainya dan yang dibagikannya.

Tidak sedikit karyawan yang malah menjatuhkan perusahaan sendiri karena tidak bisa menjaga nama baik perusahaan di sosial media. Saat sedang ada masalah internal perusahaan, karyawan tersebut malah membeberkan lewat social media, hal ini malah akan membuat reputasi perusahaan buruk. Selengkapnya mengenai HR dan sosial media dapat anda lihat pada artikel kami yang berjudul Trend HR: Menerawang Calon Karyawan Melalui Media Sosial.

 

2. Mendapatkan Karyawan Sesuai Kriteria

Sudah tentu perusahaan ingin mendapatkan karyawan yang kompeten dan sesuai apa yang diharapkan. Dengan proses screening, biarpun CV yang masuk akan banyak namun kemungkinan besar sesuai kriteria bisa sangat dipastikan. Apalagi bila Anda memberikan informasi sedetail mungkin, tidak hanya dalam keahlian khususnya namun juga informasi mengenai job description posisi kerjanya.

 

3. Bisa Menempatkan Karyawan pada Posisi Kerja yang Tepat

Screening adalah salah satu cara yang juga akan berpengaruh pada proses penempatan posisi kerja calon karyawan. Ini bisa lebih memudahkan perusahaan terutama untuk HRD baik dalam menempatkan posisi karyawan ataupun saat akan melakukan pelatihan pada karyawan. HRD tidak perlu terlalu banyak memberikan pelatihan namun bisa langsung pada intinya dan karyawan bisa memahami sebab karyawan baru mungkin saja sudah mengerti dengan job deskripsinya masing-masing karena informasi dari lowongan pekerjaan sebelumnya.

 

Screening Tidak Hanya Untuk Proses Rekrutmen Saja

Penting untuk diketahui juga, proses screening calon karyawan tidak hanya dilakukan saat akan merekrut karyawan baru saja. Namun, screening juga bisa diterapkan ketika perusahaan sedang mencoba untuk mempromosikan karyawan agar bisa naik jabatan. HR juga harus bisa memastikan bahwa karyawan yang akan dipromosikan mempunyai reputasi baik dalam pekerjaan yang digelutinya. Jangan sampai karyawan yang mempunyai reputasi buruk malah dipromosikan. 

 

Baca Juga: 7 Indikator Penilaian Dalam Promosi Jabatan

 

Ini penting dilakukan guna menghindari kemungkinan buruk yang nantinya akan terjadi bila karyawan tersebut sudah dilantik. Sebab, tidak menutup kemungkinan bila perpindahan jabatan bisa memicu seseorang melakukan hal yang bahkan belum diperlihatkan sebelumnya.