demo buruh

Bagaimana Tanggapan HRD dalam Menghadapi Demo Buruh?

Demo buruh merupakan hal yang sering kita semua jumpai di beberapa waktu yang lalu. Aksi demo buruh ini biasanya dipicu oleh adanya ketidakpuasan atau konflik yang terjadi antara tenaga kerja dengan instansi perusahaan di mana mereka bekerja. 

Kurangnya keahlian dalam pengelolaan sumber daya manusia yang merupakan sebuah pondasi paling dasar dalam sebuah perusahaan ini juga berkontribusi besar dalam aksi demo buruh. Karena seharusnya hal ini dilakukan dengan baik dan juga benar sehingga tidak ada kesalahpahaman atau pun hal-hal terpendam yang perlu disampaikan kepada pihak satu dengan yang lainnya.

Namun, apa itu demo buruh dan bagaimana seharusnya perusahaan menangani atau menghadapi hal seperti ini? Simak ulasannya lebih lanjut di artikel ini.

 

Apa Itu Demo Buruh?

Sesuai dengan yang dibahas secara singkat di atas, demo buruh merupakan aksi dimana para tenaga kerja mengeluarkan suaranya untuk menuntut pemenuhan hak-hak yang seharusnya diberikan oleh perusahaan atau instansi di mana mereka bekerja. 

Aksi yang didasari oleh kurangnya komunikasi dan juga pemenuhan kebutuhan serta hak tenaga kerjanya ini biasanya dilakukan untuk memberi peringatan kepada perusahaan atau instansi yang bertanggung jawab untuk mendengarkan para tenaga kerjanya atau bahkan memenuhi apa yang memang seharusnya berhak mereka dapatkan.

Biasanya, dengan adanya demo buruh, perusahaan atau instansi tersebut baru akan mendengarkan dan melakukan apa yang diminta oleh tenaga kerja yang berpartisipasi dalam aksi ini. Tidak hanya itu, demo ini pun juga biasanya dapat memperbaiki sistem birokrasi yang salah dan merugikan pihak tenaga kerja untuk lebih baik lagi di masa mendatang.

 

Baca Juga: Resmi Disahkan! Simak Rumus Terbaru Upah Buruh Tahun 2021

 

Bagaimana Sebaiknya HRD Menghadapi Demo Buruh?

Demo yang dilakukan oleh para tenaga kerja ini tentunya tidak boleh dibiarkan begitu saja. Selain dapat merugikan lingkungan sekitar, kredibilitas dan citra perusahaan pun juga bisa jadi terkena imbasnya. Karena hal inilah, HRD memegang andil yang besar dalam hal penanganan masalah ini. Berikut ini adalah beberapa hal yang sebaiknya dilakukan oleh para HRD untuk menghadapi demo buruh.

 

Mencoba untuk Berada di Posisi Tenaga Kerja

Hal pertama yang bisa Anda lakukan adalah mencoba untuk memposisikan diri Anda di posisi tenaga kerja yang sedang menuntut haknya. Apa yang membuat mereka beraksi seperti ini? Apa yang sebenarnya mereka inginkan? Pertanyaan tersebut harus dapat Anda gali lebih dalam untuk mengetahui apa yang sebenarnya menjadi persoalan utama dan juga apa yang Anda rasakan apabila Anda berada di posisi mereka yang kebutuhan atau haknya tidak terpenuhi.

 

Adakan Upaya Untuk Bernegosiasi

Cobalah untuk mengadakan sesi negosiasi dengan para tenaga kerja yang melakukan aksi demo. Dengarkan apa yang menjadi alasan mereka melakukan hal tersebut dan usahakanlah untuk bernegosiasi dengan memberikan persuasi yang bisa membuat mereka tidak melakukan hal tersebut dengan pemenuhan permintaan mereka sebagai gantinya. 

 

Baca Juga: Organizational Culture: Pengertian, Manfaat & Cara Membangunnya

 

Perbaiki Sistem Manajemen Yang Berlaku

Adanya demo buruh ini pastinya merupakan sebuah tanda bahwa ada yang tidak benar di dalam sebuah manajemen perusahaan sehingga para tenaga kerja pun merasa dirugikan. Maka dari itu, penting bagi HRD untuk mengulik lebih dalam mengenai sistem manajemen yang berlaku dan berusaha untuk memperbaikinya.

Mulailah untuk mengelola tenaga kerja lebih baik lagi kedepannya. Anda bisa menggunakan software HRD yang dapat membantu Anda untuk mengelola tenaga kerja dengan baik dan benar sehingga tenaga kerja pun bisa puas dengan fasilitas dan juga pemenuhan haknya oleh perusahaan. 

Dengan adanya software HRD, Anda dapat lebih mudah untuk memberikan reward ataupun tunjangan yang bisa mempererat hubungan perusahaan dengan tenaga kerjanya. Tidak hanya itu, demo yang biasa juga dipicu oleh ketidaksesuaian upah juga dapat teratasi dengan tepat menggunakan software HRD yang juga mencakup sistem payroll. Dengan begini, kepuasan dan juga pemenuhan hak tenaga kerja akan terjamin ketepatannya dan kesesuaiannya dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan yang berlaku.

Aksi demo ini sudah dipastikan tidak akan terjadi apabila sistem manajemen yang ada di suatu perusahaan menunjang para karyawannya dengan layak. Maka dari itu, usahakanlah untuk membangun sistem yang baik dalam perusahaan agar pegawai bisa bekerja secara maksimal untuk keberlangsungan perusahaan.