teknik presentasi

Mau Presentasi ? Ini 10 Teknik Presentasi yang Baik

Hampir semua karyawan pasti akan melakukan presentasi untuk berbagai macam keperluan. Tujuan utama dari presentasi sendiri adalah untuk menyampaikan informasi atau mengedukasi suatu hal kepada pihak lain. Tingkat kesuksesan presentasi bergantung kepada Anda sebagai pembawa materi. Oleh karena itu, diperlukan teknik presentasi yang jitu untuk mendukung presentasi yang Anda bawakan menjadi sukses. Apa saja teknik presentasi yang Anda dapat gunakan di lingkungan kerja?

 

Rileks

Tidak mudah untuk berbicara secara formal di depan banyak orang, khususnya bagi karyawan baru atau fresh graduate. Biasanya mereka akan merasa grogi dan canggung ketika presentasi. Nah, teknik pertama yang Anda dapat praktekkan adalah berusaha rileks. Tidak perlu khawatir apakah presentasi akan berjalan tidak lancar atau berantakan. Lakukan saja semuanya dengan santai tetapi penuh persiapan. 

 

Kenali Audiens

Anda bisa mempresentasikan suatu materi dengan lancar jika mengenali secara detail siapa audiens atau orang yang berbicara di depan Anda. Maka dari itulah ada baiknya Anda mempelajari siapa orang yang akan mengikuti pertemuan. Kemudian, gunakan bahasa yang mudah dipahami dan sering digunakan audiens. Hindari penggunaan bahasa yang terlalu teknis dan kurang dimengerti audiens. Sebab, inti pesan tidak akan tersampaikan dengan benar jika audiens tidak bisa memahami apa yang Anda katakan. 

 

Fokus Kepada Inti Pesan

Anda bisa saja membahas banyak hal di depan banyak orang sampai-sampai pembahasan melebar kemana-mana. Hal ini akan mengganggu tujuan utama dari presentasi yaitu menginformasikan pesan dengan benar dan tepat. Persiapkan catatan kecil yang berisi inti pesan yang akan Anda sampaikan. Catatan kecil ini  dapat Anda gunakan sebagai panduan ketika presentasi.

 

Baca juga: Teknik Public Speaking yang Dapat Dipelajari Karyawan

 

Singkat dan Padat

Anda boleh menyelipkan jokes atau insight tambahan di luar presentasi. Hal ini dapat mencairkan suasana yang mendadak canggung. Akan tetapi, pastikan Anda membawakan materi dengan singkat dan padat agar materi yang dibawakan menjadi jelas. Materi yang dibawakan terlalu lama dan panjang justru akan membuat audiens bosan dan tidak bisa fokus memperhatikan materi. 

 

Gunakan Teori 10-20-30

Seorang marketing specialist asal Amerika, Guy Kawasaki menjelaskan teori 10-20-30 dapat membantu presentasi berjalan sukses. Apa itu teori 10-20-30? Teori 10-20-30 adalah sebuah panduan untuk menyusun slide presentasi yang menarik dan nyaman. Pastikan bahwa slide yang digunakan tidak lebih dari 10, durasi presentasi tidak lebih dari 20 menit, dan ukuran font pada slide tidak lebih dari 30. 

 

Visualisasikan Secara Menarik

Audiens akan bosan ketika Anda menggunakan data dan informasi hanya berupa teks monoton. Visualisasikan data dan informasi menggunakan gambar dan infografis yang menarik. Jangan lupakan pilih warna yang pas tetapi tidak mencolok. Dengan begitu audiens semakin tertarik untuk memusatkan perhatian kepada presentasi Anda. 

 

Bicara dengan Lugas

Bagaimana mungkin suatu informasi dan pesan disampaikan dengan benar ketika Anda bicara terbata? Oleh karena itu, bicaralah yang lugas dan tidak berbelit. Kelugasan Anda dalam berbicara dapat menunjukkan kredibilitas Anda sebagai pembawa materi yang baik dan berwawasan luas. 

 

Perhatikan Penampilan Ketika Presentasi

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah penampilan Anda. dengan penampilan yang profesional, Anda dapat audiens fokus kepada Anda. Jangan lupakan gesture ketika presentasi. Sebab, sebaik apapun penampilan tidak akan berguna jika gestur tubuh Anda kurang baik. Contoh gestur yang kurang baik adalah memasukkan tangan ke saku celana dan menghindari kontak mata dengan audiens.

 

Baca Juga:  5 Hal yang Harus Disiapkan dalam Coaching Karyawan

 

Latihan Sebelum Presentasi

Practice makes it perfect. Ungkapan ini tidak salah, loh! Tidak ada satupun orang yang langsung mahir menguasai sesuatu. Semakin Anda sering berlatih, maka kemampuan teknik presentasi Anda semakin baik. Anda dapat memulai latihan presentasi di depan cermin. Jika sudah merasa percaya diri, minta tolong rekan Anda untuk menyaksikan Anda membawakan presentasi dan minta masukan dari rekan Anda tersebut.

 

Kuasai Penunjang Presentasi

Yang terakhir dan tak kalah penting adalah menguasai alat penunjang presentasi. Pointer dan handled remote yang biasanya langsung digunakan selama presentasi. Anda tidak perlu panik atau bingung ketika ada masalah dengan alat yang Anda gunakan. Menguasai alat penunjang presentasi dapat meningkatkan rasa percaya diri yang akan mendorong kesuksesan presentasi. 

 

Demikianlah beberapa tips teknik presentasi yang dapat Anda gunakan di lingkungan kerja. Ingat, presentasi yang baik didukung juga dengan insentitas Anda dalam membawakan presentasi. Jadi manfaatkan waktu Anda selama presentasi sebagai sarana pembelajaran dan pengembangan diri. Semoga dapat bermanfaat!