training karyawan

Perhatikan 8 Aspek Berikut Sebelum Mengadakan Training Karyawan!

Sebagian besar perusahaan memiliki beberapa jenis program pelatihan dan pengembangan karyawan, baik internal maupun eksternal. Setiap jenis training karyawan harus direncanakan secara matang agar implementasinya sesuai sasaran, sehingga perusahaan perlu memperhitungkannya dengan tepat. 

 

software hris

 

Hal yang  Harus Diperhatikan Sebelum Mengadakan Training Karyawan

Sebelum mengadakan sesi pelatihan, sebaiknya perusahaan perlu mempertimbangkan beberapa aspek penting seperti dibawah ini seperti:

 

1. Biaya Pelatihan

Biaya adalah salah satu alasan paling jelas mengapa banyak perusahaan menghindari menggunakan sumber daya dari luar perusahaan untuk melakukan pelatihan karyawan. Sehingga pada akhirnya perusahaan lebih memanfaatkan staff yang ada di perusahaan untuk melakukan kegiatan tersebut.

Meski perusahaan menggunakan staf sendiri, bukan berarti tidak ada biaya yang harus dikeluarkan. Sebab, manajemen perusahaan tetap harus mempertimbangkan biaya pelatihan internal yang diselenggarakan.

 

Baca Juga : Inilah 8  Pelatihan untuk Meningkatkan Produktivitas & Kinerja Karyawan!

 

2. Berikan Informasi Lengkap Tentang Konten Pelatihan

Sebelum pelatihan diadakan, sebaiknya perusahaan memberikan informasi kepada karyawan tentang kegiatan yang akan dilakukan pada sesi pelatihan. Jelaskan juga apa yang diharapkan perusahaan dari karyawan pada sesi pelatihan ini. Hal tersebut akan membantu mengurangi kecemasan karyawan saat mempelajari hal baru. Jika karyawan tahu apa yang diharapkan oleh perusahaan, maka karyawan Anda dapat fokus pada pembelajaran dan pengembangan selama sesi pelatihan. 

 

3. Tetapkan Tujuan Pelatihan dan Strategi

Ketika menetapkan tujuan pelatihan, penting bagi perusahaan untuk membuat strategi yang tepat agar dapat tercapai tujuan pelatihan atau training karyawan.

Strategi yang digunakan harus dapat memberikan gambaran secara keseluruhan termasuk kuantitas, kualitas, waktu, biaya, dan efektivitas. Sebab, strategi yang tepat dapat menjadi tolak ukur untuk mengevaluasi kemajuan proses pelatihan karyawan. 

Selain itu perusahaan juga perlu menetapkan jadwal khusus untuk mengawasi, menganalisis, dan meninjau kemajuan terhadap tujuan pelatihan secara rutin. Dengan memahami bagaimana cara mengevaluasi program pelatihan dan pengembangan, membuktikan bahwa perusahaan peduli tentang bagaimana meningkatkan efektivitas pelatihan karyawan. 

 

4. Metode Pelatihan

Hal berikutnya yang perlu diperhatikan oleh perusahaan sebelum mengadakan pelatihan karyawan adalah metode pelatihan. Sebab, metode pelatihan akan berpengaruh besar terhadap jalannya pelatihan dan pengembangan. 

Di era modern saat ini, metode pelatihan berbasis online sangat cocok untuk program pelatihan karyawan. Akan tetapi, perusahaan juga perlu mempertimbangkan kemampuan karyawan dalam menguasai tools terkait metode pelatihan karyawan berbasis online agar sesi pelatihan dapat berjalan lancar.

 

Baca Juga : Tips Jitu Membuat Pelatihan Karyawan Secara Online Sukses

 

5. Jenis Pelatihan

Sebelum menyelenggarakan pelatihan, penting bagi perusahaan untuk mengetahui jenis keterampilan seperti apa yang diberikan kepada karyawan. Apabila training karyawan difokuskan pada proses atau prosedur perusahaan, maka akan lebih baik jika staff internal perusahaan yang memberikan pelatihan. 

Namun, jika pelatihan yang diadakan bersifat umum atau tidak berfokus pada industri, maka perusahaan dapat mendatangkan instruktur profesional dari luar perusahaan (eksternal) untuk memimpin sesi pelatihan.

Contoh pelatihan eksternal yaitu  keterampilan komunikasi, ciri-ciri kepribadian, dan sebagainya.

Pelatihan eksternal ini dapat menguntungkan perusahaan, sebab instruktur memiliki banyak pengalaman dengan  menggunakan contoh dan kasus dari perusahaan lain. 

 

6. Siapkan Tugas Pra-Pelatihan

Pastikan penyedia pelatihan baik internal maupun eksternal menyediakan tugas pra-pelatihan. Tugas pra-pelatihan ini dapat berupa membaca atau latihan yang membangkitkan pikiran. Latihan yang diberikan dapat menghemat waktu pelatihan yang berharga untuk memperoleh informasi baru. 

Konsep tugas pra-pelatihan ini bertujuan agar karyawan dapat menguasai atau familiar dengan topik pelatihan sebelum benar-benar melakukan pelatihan dan pengembangan. Tak hanya itu, sesi pra-pelatihan ini juga menunjukkan bagaimana minat, komitmen, dan keterlibatan karyawan terhadap proses pelatihan.

 

7. Pertimbangkan Pelatihan Soft Skills atau Hard Skills

Umumnya, karyawan yang lebih muda cenderung memiliki banyak keahlian di bidang hard skill tetapi kemampuan soft skill nya cenderung kurang dibandingkan karyawan senior. Sehingga karyawan muda lebih membutuhkan keterampilan soft skill seperti keterampilan interpersonal atau komunikasi. 

Sedangkan karyawan yang lebih tua atau senior, cenderung lebih membutuhkan pelatihan untuk mengembangkan pola pikir yang tangguh. Perbedaan kebutuhan soft skills di antara karyawan ini disebabkan karena efek jangka panjang dari transformasi digital yang membuat seluruh karyawan harus dapat beradaptasi dengan pola kerja yang lebih cepat dan efektif.

8. Antisipasi Kecemburuan Karyawan

Salah satu hal yang perlu juga diperhatikan adalah adanya kecemburuan antar sesama karyawan. Biasanya, pelatihan dan pengembangan karyawan memiliki kuota yang terbatas dan hanya diberikan kepada satu atau dua orang karyawan yang berbakat. 

Hal tersebut dapat menimbulkan kecemburuan atau kekecewaaan terhadap karyawan lainnya yang tidak mengikuti pelatihan. Oleh sebab itu, pihak perusahaan perlu mengantisipasi hal tersebut terlebih dahulu sebelum pelatihan benar-benar diselenggarakan. 

 

Baca Juga : Pentingnya Menyusun Program Pelatihan Karyawan oleh Perusahaan

 

LinovHR: Sukseskan Program Training Karyawan dengan Mudah!

Program training membantu karyawan untuk mempelajari keterampilan atau keahlian baru yang berguna untuk perusahaan dalam jangka panjang. Apabila Anda bertanya-tanya bagaimana cara meningkatkan program pelatihan karyawan, maka LinovHR adalah solusinya. 

LinovHR adalah sebuah software untuk membantu perusahaan dalam mengelola sistem HR termasuk meningkatkan program pelatihan dan pengembangan karyawan. Berikut beberapa keunggulan yang ditawarkan.

  1. Seluruh proses training karyawan berbasis online sehingga dapat diakses dengan mudah dan dapat diatur sesuai kebutuhan.
  2. LinovHR menjadikan seluruh program pelatihan karyawan bekerja secara otomatis sehingga tidak membuang-buang waktu.
  3. Mempermudah karyawan untuk mendapatkan informasi mengenai topik pelatihan dan materinya melalui dashboard masing-masing. 
  4. Membantu seluruh program pelatihan karyawan berjalan lebih efektif dan hasilnya maksimal. 
  5. LinovHR mampu mengevaluasi hasil pelatihan dan pengembangan karyawan secara akurat. 

 

Keunggulan-keunggulan diatas dapat Anda rasakan dengan mengandalkan Modul Learning  and Development LinovHR. Dengan memanfaatkan layanan LinovHR, pengelolaan pelatihan karyawan dapat lebih terorganisir dan hasilnya optimal. Segera ajukan demo bersama tim kami untuk merasakan kemudahan mengelola training karyawan!