Tugas Training and Development

Tugas Training and Development Specialist di dalam Perusahaan

Sebuah perusahaan seharusnya memiliki bagian Training and Development Specialist untuk mengevaluasi dan mengembangkan program pelatihan karyawan yang ada pada perusahaan tersebut.  Menurut sumber dari Human Resources MBA, latar belakang pendidikan yang dibutuhkan untuk menjadi seorang Training and Development Specialist dapat dalam bidang bisnis, sumber daya manusia (SDM), design pengajaran, ilmu sosial atau pelatihan pengembangan, akan tetapi banyak juga perusahaan lain mencari kandidat baru dengan latar pendidikan ilmu komputer atau teknologi informasi, karena teknologi sangat diperlukan dalam bidang ini.

 

Skill Training and Development Specialist

Agar menjadi seorang Training and Development Specialist, kemampuan yang diperlukan adalah, seperti:

  • Memiliki pengetahuan yang dalam tentang bisnis di dalam perusahaan tempat anda bekerja.
  • Kemampuan komunikasi yang tinggi (Mendengarkan, public speaking dan menulis)
  • Memiliki kemampuan analisa dan riset untuk menyelesaikan suatu masalah
  • Memiliki kemampuan untuk mengukur dan menilai kebutuhan pelatihan.
  • Memiliki kemampuan leadership dan manajerial yang tinggi
  • Memiliki keterampilan dan interpersonal yang kuat.
  • Memiliki semangat belajar tinggi.
  • Memiliki kemampuan untuk mengukur keberhasilan berdasarkan biaya dan sumber daya yang digunakan.

 

Baca Juga: Manfaat Pelatihan dan Pengembangan SDM bagi perusahaan

 

Tugas Training and Development Specialist

Untuk menjalankan program yang dilakukan oleh Training and Development Specialist, maka akan dilakukan tugas dan tanggung jawab sebagai berikut:

  • Merancang dan melakukan program pelatihan menggunakan teknik pengajaran untuk meningkatkan kinerja karyawan baik secara individu maupun organisasi. yang sejalan dengan strategi pengembangan karyawan dari perusahaan.
  • Memilih dan menetapkan instruktur program pelatihan, pelatihan ini juga mencakup penyelesaian masalah yang ada pada perusahaan sesuai kebutuhan, kemudian mempertahankan pemahaman tentang pelatihan untuk dipraktekan oleh karyawan.
  • Bagian Training dan Development perlu adanya pengelolaan biaya pelatihan, penjadwalan kelas yang akan digunakan, mengatur sistem dan peralatan, dan juga mengkoordinasi pendaftaran pelatihan bagi karyawan. Alat yang digunakan dalam program pelatihan bagi karyawan adalah dalam bentuk video, program berbasis web atau dipandu secara langsung oleh instruktur pelatihan. Nilai yang didapat dari program pelatihan akan melalui survei, wawancara dengan karyawan atau melakukan konsultasi dengan atasan langsung.
  • Melakukan analisa yang terdapat pada pekerjaan karyawan baru dengan cara konsultasi dengan pihak lain seperti manajer bisnis dan juga manajer HRD. Analisa pelatihan sangat dibutuhkan pada setiap karyawan, tugas ini dilakukan secara menyeluruh mencakup membuat keterampilan dan kemampuan karyawan dalam perusahaan.
  • Mencari karyawan yang akan membutuhkan pelatihan tambahan agar kemampuannya lebih baik. Kemudian dapat mengorganisir jenis pelatihan mana saja yang akan dibutuhkan oleh karyawan dalam suatu perusahaan karena setiap perusahaan memiliki banyak karyawan yang berbeda pengetahuan dan keterampilan untuk dipahami oleh bagian Training and Development.
  • Melakukan analisa kebutuhan pada pelatihan karyawan tidak dapat dilakukan dengan tindakan tergesa-gesa harus menggunakan suatu pertimbangan yang matang karena pelatihan bagi karyawan ini bernilai investasi untuk sebuah perusahaan yang akan mengembangkan karyawannya, oleh sebab itu melakukan analisis pelatihan terlebih dahulu sangat penting.
  • Setelah mendapatkan hasil analisa tersebut bagian Training and Development akan membuat sesi pelatihan menggunakan nasehat petunjuk-petunjuk uraian tentang pelatihan yang akan didapatkan oleh karyawan, diskusi kelompok, latihan dalam bekerja secara tim, mencontohkan secara langsung dan format pelatihan lainnya.
  • Untuk menemukan hasil positif dalam pelatihan yang dilakukan dengan harapan akan sesuai dengan target, dapat dilakukan dengan mengevaluasi hasil pelatihan, hasil evaluasi dapat dijadikan dasar pertimbangan dalam merencanakan program pelatihan selanjutnya.
  • Melakukan penyempurnaan dengan program pelatihan yang sama atau akan merubah program pelatihan menjadi lebih baik lagi yang disesuaikan dengan pekerjaan yang sesuai, lingkungan pekerjaan di perusahaan dan faktor lain yang akan mempengaruhi program pelatihan.
  • Dalam melakukan evaluasi harus bekerja sama dengan anggota bagian tim lain untuk persiapan hal yang dibutuhkan. Hal yang perlu dilakukan dari evaluasi ini adalah dengan mengetahui reaksi  atau respon dari para karyawan yang melakukan pelatihan.
  • Memperhatikan antusias dan semangat karyawan menjadi tolak ukur dari pelatihan yang dilakukan, melihat dampak perubahan perilaku oleh karyawan yang telah melakukan program pelatihan.
  • Cara melakukan evaluasi pelatihan karyawan pada program pelatihan akan menjadi indikator kenaikan produktifitas, peningkatan laba, penurunan biaya, penurunan tingkat kesalahan, peningkatan kualitas, serta penurunan keluhan pelanggan.

 

Baca Juga:  5 Tren Learning And Development yang Patut Diterapkan Tahun 2019

 

Training and Development sangat memiliki peran yang besar dalam meningkatkan kemampuan sumber daya manusia yang terdapat pada perusahaan. Karena bagian ini nantinya dapat membantu karyawan untuk memberikan keuntungan pada pihak perusahaan dan juga mendapat hasil penilaian setiap karyawan secara rinci.