12 Daerah dengan UMR Paling Tinggi di Indonesia Tahun 2024

.

Newslater

Newsletter

Isi Artikel

Bagikan Artikel Ini :

12 Daerah dengan UMR Paling Tinggi di Indonesia Tahun 2024
Isi Artikel

Mengetahui daerah dengan UMR tertinggi dapat memberikan gambaran tentang dinamika ekonomi dan sosial di berbagai wilayah. Sehingga daerah tersebut seringkali dijadikan sebagai tempat untuk mencari nafkah oleh banyak orang.

Di Indonesia sendiri, tingkat Upah Minimum Regional (UMR) terbilang bervariasi di berbagai daerah. Perbedaan ini mencerminkan perbedaan biaya hidup, perkembangan ekonomi, dan kebijakan pemerintah setempat.

Berikut adalah 12 daerah dengan UMR paling tinggi di Indonesia, yang menunjukkan bagaimana berbagai faktor ekonomi mempengaruhi standar sistem upah di negara ini.

12 Daerah dengan UMR Tinggi di Indonesia 

Sebagai referensi bagi para pencari kerja maupun HR, berikut ini 12 daerah dengan nilai UMR paling tinggi di Indonesia.

1. Kota Bekasi 

Peringkat pertama jatuh kepada kota Bekasi dengan UMR sebesar Rp5.343.430 di tahun 2024. Angka ini mengalami kenaikan sekitar 3,59 persen dibandingkan tahun lalu.

2. Kabupaten Karawang 

Kabupaten Karawang berada di peringkat kedua UMR tertinggi di Indonesia tahun 2024, dengan angka mencapai Rp5.257.834. Angka tersebut mengalami kenaikan sebesar 1,57 persen dibandingkan tahun sebelumnya, yakni Rp5.257.834. 

3. Kabupaten Bekasi 

Kabupaten Bekasi pun tak kalah tinggi, dengan UMK sebesar Rp5.219.263 pada tahun 2024. Di tahun sebelumnya Kabupaten bekasi berada di angka Rp5.137.574, berdasarkan data tersebut UMR daerah ini naik sebesar 1,59 persen. 

4. DKI Jakarta 

DKI Jakarta merupakan peringkat keempat yang menduduki UMR atau UMK tertinggi di Indonesia. UMP Jakarta rupanya juga mengalami kenaikan sebesar 3,38 persen dari angka Rp4.901.798 menjadi Rp5.067.381 di tahun 2024.

5. Kota Depok 

Berikutnya ada kota Depok yang menduduki peringkat lima. Berdasarkan keputusan Gubernur Jawa Barat, UMK Kota ini mengalami kenaikan 3,92 persen. Sebelumnya di tahun 2023 UMK Depok sebesar Rp4.694.493 dan naik menjadi Rp4.878.612

6. Kota Cilegon 

Daerah berikutnya dengan angka UMK tertinggi di kota Cilegon. Salah satu kota provinsi Banten ini memiliki nominal UMR 2024 sebesar Rp4.815.102. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 3,39 persen dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp4.657.222.

7. Kota Bogor 

Kota Bogor menempati posisi ketujuh dalam daftar daerah dengan UMR paling tinggi di Indonesia, yakni sebesar Rp4.813.988. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 3,83 persen dari tahun 2023 sebesar Rp4.639.429.

8. Kota Tangerang 

Kota Tangerang mengalami kenaikan UMK sebesar 3,83 persen dibandingkan tahun 2023, yang sebelumnya sebesar Rp4.584.519 menjadi Rp4.760.770 di tahun 2024. 

9. Kota Surabaya 

Peringkat sembilan dalam daftar daerah dengan UMR tertinggi tahun 2024 di Indonesia adalah Surabaya, UMK daerah ini mencapai Rp4.725.479. Angka ini melampaui UMK sebelumnya sebesar Rp4.516.612 atau 4,42 persen.

10. Kota Tangerang Selatan 

Kota Tangerang Selatan menempati peringkat 10 dengan UMK mencapai Rp4.670.791 di tahun 2024. UMK ini rupanya mengalami kenaikan 2,62 persen dari sebelumnya sebelumnya sebesar Rp4.551.451. 

11. Kabupaten Gresik

Tahun 2024 UMK Gresik mencapai Rp4.642.031. Angka ini mengalami kenaikan dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebesar Rp4.522.030. 

12. Kabupaten Sidoarjo 

Daerah terakhir dalam daftar daerah UMR tertinggi di Indonesia adalah Kabupaten Sidoarjo. UMK Kabupaten pada tahun 2024 mengalami kenaikan sebesar Rp120.001 yang tadinya Rp4.518,581 menjadi Rp4.638.582

Baca juga: Pahami Perbedaan UMK, UMR dan UMP Secara Lengkap!

Daftar Daerah dengan UMR Terendah di Indonesia 

Setelah mengetahui UMR tertinggi, kurang lengkap rasanya jika tidak membahas seputar UMT terendah juga. Maka dari itu, berikut ini daftar UMR terendah di Indonesia.

1. Jawa Tengah 

Jawa Tengah memiliki UMP sebesar Rp 2.036.947, rinciannya UMK-nya antara lain adalah; 

  • Kabupaten Banjarnegara sebesar Rp 2.038.005
  • Kabupaten Wonogiri sebesar Rp 2.047.500
  • Kabupaten Sragen sebesar Rp 2.049.000
  • Kabupaten Blora Rp 2.101.813
  • Kabupaten Brebes sebesar Rp 2.103.100

2. Jawa Barat 

Jawa Barat menetapkan upah minimum sebesar Rp 2.057.495. Adapun rinciannya sebagai berikut;

  • Kota Banjar dengan Rp 2.070.192.
  • Kabupaten Kuningan ada di angka Rp 2.074.666.
  • Kabupaten Pangandaran dan Ciamis masing-masing memiliki upah minimum sekitar Rp 2.086.126 dan Rp 2.089.464.
  • Kabupaten Garut mencapai Rp 2.186.437.

3. Daerah Istimewa Yogyakarta 

Daerah Istimewa Yogyakarta masih menjadi daerah dengan jumlah pendapatan rata-rata yang cukup rendah, yakni sebesar Rp2.125.897. Sedangkan daerah kabupaten dan kota di sekitar DIY Yogyakarta memiliki UMK, antara lain:

  • Kabupaten Gunungkidul sebesar Rp2.188.041
  • Bantul sebesar Rp2.216.463
  • Kulon Progo sebesar Rp2.277.736
  • Sleman sebesar Rp2.315.976

4. Jawa Timur 

Jawa Timur juga masuk ke dalam daftar ini, Provinsi ini menetapkan upah minimum sebesar Rp 2.165.244,30. Adapun rincian tiap daerahnya antara lain;

  • Kabupaten Situbondo sebesar Rp 2.172.287
  • Sampang sebesar Rp 2.182.861
  • Bondowoso sebesar Rp 2.183.590
  • Pacitan sebesar Rp 2.199.337
  • Pamekasan sebesar Rp 2.221.135.

Kelola Gaji Sesuai Aturan Tanpa Repot dengan Software Payroll LinovHR

Melihat daftar di atas, menjadi ukuran pasti bagi perusahaan dalam menentukan gaji karyawan.

Guna mempermudah penyusunannya selain melihat UMP tiap provinsinya, perusahaan juga dapat menggunakan software payroll yang saat ini sudah banyak diterapkan di Indonesia.

Salah satu software payroll yang dapat digunakan oleh perusahaan adalah software payroll dari LinovHR. Software ini membantu perusahaan mengelola gaji sesuai dengan aturan yang telah berlaku di Indonesia.

Selain itu, software ini juga telah terintegrasi aplikasi sehingga slip gaji dapat diunduh dengan mudah oleh karyawan. 

Maka dari itu, segeralah beralih ke software payroll dari LinovHR guna mempermudah pengelolaan gaji perusahaan serta menghilangkan resiko human error.

Tentang Penulis

Picture of Harya Hafiz Khairan
Harya Hafiz Khairan

Seorang lulusan prodi Jurnalistik Politeknik Negeri Jakarta. Kini fokus menulis tentang HR, Teknologi, Game, dan Gaya Hidup. Aktif juga dalam membuat beberapa puisi.

Bagikan Artikel Ini :

Related Articles

Newslater

Newsletter

Tentang Penulis

Picture of Harya Hafiz Khairan
Harya Hafiz Khairan

Seorang lulusan prodi Jurnalistik Politeknik Negeri Jakarta. Kini fokus menulis tentang HR, Teknologi, Game, dan Gaya Hidup. Aktif juga dalam membuat beberapa puisi.

Artikel Terbaru

Telusuri informasi dan solusi HR di sini!

Subscribe newsletter LinovHR sekarang, ikuti perkembangan tren HR dan dunia kerja terkini agar jadi yang terdepan di industri

Newsletter