screening adalah

Metode Screening Yang Ampuh Untuk Perekrutan Karyawan

Tidak hanya perusahaan besar saja yang akan kebanjiran CV, perusahaan startup juga bisa loh bila memang sedang membuka lowongan pekerjaan, karena bagaimanapun juga pencari kerja saat ini sangat banyak. Di samping banyak CV yang masuk, tentunya proses screening  memerlukan waktu lama padahal posisi kosong harus segera diisi. Screening adalah cara untuk menemukan karyawan yang tepat  dan sesuai untuk perusahaan berdasarkan sistem perekrutan yang dilakukan. Nah, agar tidak menghamburkan banyak waktu ketika melakukannya, sebaiknya perusahaan menggunakan metode screening yang ampuh untuk perekrutan karyawan, berikut adalah beberapa caranya:

1.Menyiapkan job deskripsi yang jelas

Ketika akan membuka lowongan pekerjaan untuk umum, sebaiknya perusahaan sudah membuat job deskripsi jelas sebelum mempublikasikannya. Ini berguna agar CV yang masuk ke dalam perusahaan juga bisa terseleksi dengan cepat, perusahaan hanya tinggal memastikan kembali kelengkapannya.

2.Buatlah daftar keahlian serta pengalaman wajib karyawan

Bila memang perusahaan membutuhkan seseorang yang sangat ahli dalam bidangnya, dan sudah terbiasa melakukan pekerjaan tersebut artinya perusahaan harus lebih spesifik ketika akan memberitahukan mengenai loker yang ada. Buatlah daftar keahlian wajib yang sangat harus dimiliki besar pengalaman pekerjaan yang pernah dilakukan. Anda bisa menulis minimal 1 tahun, 2 tahun atau berapa tahun sesuai dengan kebijakan.

 

Baca Juga :Untuk HRD Gunakan Cara Ini Untuk Membangun Disiplin Karyawan

 

3.Ketika proses screening siapkanlah 3 kardus untuk yes, no, maybe

Ketika perusahaan melakukan proses screening melalui cv yang masuk ke dalam perusahaan, agar lebih cepat dan tidak berantakan sebaiknya perusahaan menyiapkan 3 kardus untuk yes, no dan maybe, ini akan dibutuhkan bila Anda melakukan CV lewat lamaran dalam bentuk hard file. Sementara bila perusahaan melakukan lamaran lewat email, maka sebaiknya perusahaan juga membuat folder yes, no dan maybe.

Kardus no untuk CV yang benar-benar tidak masuk ke dalam kriteria perusahaan. Kardus yes untuk CV yang sudah sangat sesuai dengan yang diinginkan perusahaan, sementara untuk maybe untuk CV yang bisa dipertimbangkan bila perusahaan ingin lebih melonggarkan kriterianya.

Bila, kotak yes dan maybe sudah terisi, Anda juga harus menyeleksinya kembali namun dengan lebih teliti agar bisa masuk ke dalam kriteria perusahaan. Periksalah dari mulai bagaimana tata bahasanya, keahliannya, tampilan CV, prestasi kerjanya, pengalamannya dan yang lainnya. Lakukanlah eliminasi  dengan teliti ya, agar tidak ada kesalahan ketika proses screening.

4.Bila sudah mendapatkan CV yes sesuai yang diinginkan, cari tau lebih jauh mengenai calon karyawan

Bila perusahaan sudah mendapatkan misalnya 10 CV yang terseleksi dan masuk ke dalam kategori yes, sekarang saatnya melakukan pencarian melalui internet. Bagaimana aktivitas di dalam media sosialnya, cari tahu mengenai calon karyawan apakah memiliki masalah dalam bersosial media atau tidak. Karena tidak sedikit karyawan yang tidak mengontrol diri dalam bersosial media malah akan berdampak pada produktivitas pekerjaan yang harus dilakukan. Selain itu, jangan sampai karyawan juga sering berkeluh kesah dan melampiaskan segala macam emosinya leeway social media. Karena bisa saja ketika ada masalah di dalam perusahaan, ia malah mempublikasikannya ke social media sehingga malah akan memberikan citra buruk untuk perusahaan.

Itulah 4 metode screening yang ampuh untuk perekrutan karyawan yang bisa dilakukan oleh perusahaan. Ingat, jangan sampai salah pilih karyawan hanya karena proses screening yang dilakukan tidak benar ya!