Performance Management

Performance Management: Pengertian dan Perbedaannya dengan Performance Appraisal

Jika ditanya, dua hal yang berhubungan dengan peningkatan sumber daya manusia dalam sebuah perusahaan, maka Performance Management dan Performance Appraisal adalah jawabannya. Ada beberapa orang yang berpendapat bahwa Performance Management dan Performance Appraisal adalah dua hal yang sama. Padahal, kedua hal ini sangat jelas berbeda.

Performance Management berbeda dengan Performance Appraisal. Performance Management berjalan secara dinamis dan terus menerus, sedangkan Performance Appraisal hanya dalam periode tertentu saja.

Performance Management yang lebih berperan dalam memegang kunci perusahaan dalam pencapaian keunggulan kompetitif, sedangkan Performance Appraisal lebih menitikberatkan pada pemberian feedback kepada karyawan untuk meningkatkan hasil kinerja mereka. 

 

Pengertian Performance Management

Performance Management adalah sebuah proses yang dilakukan oleh seorang atasan kepada staf-stafnya untuk memastikan agar mereka bisa bekerja dengan optimal sehingga menghasilkan output sesuai dengan strategi dan tujuan perusahaan.

Menurut Armstrong, Manajemen Kinerja atau Performance Management adalah upaya yang dilakukan oleh perusahaan untuk memperoleh hasil terbaik dalam kelompok, individu, maupun organisasi melalui penjelasan-penjelasan dan pemahaman kinerja dalam sebuah kerangka kerja yang jelas dalam standar, tujuan, dan syarat-syarat atau kompetensi yang telah disepakati bersama. 

Performance management dilakukan secara terus menerus agar perusahaan melakukan perbaikan-perbaikan yang sifatnya berkelanjutan. Baik bagi karyawan maupun bagi perusahaan, Performance Management memiliki peran yang sama-sama penting.

Bagi karyawan, Performance Management akan memberikan pengakuan dari perusahaan terhadap hasil kerjanya. Bagi perusahaan, dengan adanya Performance Management, kinerja karyawan akan mengalami perbaikan-perbaikan yang selanjutnya dapat mendukung kemajuan perusahaan.

 

Baca Juga: Manajemen Kinerja (Performance Management) : Sebuah Perspektif Baru

 

Mengapa Performance Management Penting? 

Kualitas output perusahaan dipengaruhi dengan kinerja atau performa karyawan yang bersangkutan. Maka dari itu, perusahaan perlu mengelola kinerja karyawan agar tetap stabil. Inilah beberapa alasan lain mengapa performance management sangat penting dalam perusahaan: 

 

Mengidentifikasi Masalah Kinerja

Pengelolaan performa yang baik akan membantu identifikasi masalah dalam kinerja sedini mungkin. Hasil kinerja terkini akan ditelaah dengan tujuan kinerja yang sudah ditentukan, kemudian dari itu akan terlihat apakah progress seusai rencana atau tidak. JIka sudah begini, manajer dan HRD biasanya akan turun tangan untuk membantu atau sekadar mencari tahu mengapa masalah bisa terjadi supaya bisa terselesaikan.  

 

Membantu HRD dalam Menjalankan Rekrutmen dan Pelatihan

Selain mengidentifikasi masalah kinerja, hal penting lain dari performance management adalah membantu tugas HRD. memang, manajemen performa karyawan merupakan salah satu tanggung jawab dari HRD. akan tetapi, jika tugas yang satu ini berjalan lancar, maka tugas HRD yang lain seperti rekrutmen dan pelatihan juga akan berjalan mulus. Sebab, perancangan rekrutmen dan pelarihan berdasarkan dari manajemen performa.  

 

Membuat Karyawan Merasa Dihargai

Salah satu dari bagian manajemen performa adalah memberikan feedback kepada karyawan pasca evaluasi kinerja. Karyawan akan merasa senang dan dihargai jika perusahaan memberikan feedback atau masukan atas perkembangan kinerja. Dengan begitu, karyawan juga bisa secara mandiri mengembangkan diri untuk mencapai tujuan perusahaan. Karyawan pun juga semakin nyaman untuk menjadi bagian perusahaan. 

 

Menggali Karyawan Unggulan

Karyawan unggulan adalah karyawan yang mempunyai kegigihan dan kualitas pekerjaan yang bagus. Untuk menggali karyawan mana saja yang mempunyai keunggulan tersebut, perusahaan dapat menggunakan data perkembangan performa karyawan secara keseluruhan. Dengan begitu, akan terlihat mana karyawan unggul dan mana yang tidak. Karyawan unggulan umumnya akan menerima bonus ekstra atau akan dipromosikan jabatan tertentu. 

 

Tujuan Performance Management

performance management
Melakukan Performance Management

Dari penjelasan di atas mengenai alasan mengapa manajemen performa sangat penting di perusahaan, bisa ditarik kesimpulan bahwa performance management tujuan untuk menjaga kinerja tetap lancar dan stabil baik di jajaran karyawan maupun manajerial. 

Sementara itu, inilah beberapa tujuan utama dari performance management: 

 

Membentuk Tujuan Kinerja Sesuai dengan Tujuan Perusahaan

Setiap perusahaan mempunyai tujuan atas bisnisnya masing-masing. Tujuan kinerja perlu diselaraskan dengan tujuan perusahaan secara keseluruhan. Untuk memastikan dan membentuk hal tersebut, performance management yang akan berperan besar supaya perusahaan tetap bisa meraih tujuan sesuai visi dan misi. 

 

Menetapkan Ekspektasi Kinerja Antara karyawan dan Atasan

Tujuan manajemen performa selanjutnya adalah menciptakan ekspektasi kinerja. Ekspektasi yang jelas antara karyawan dan perusahaan sangat diperlukan supaya tidak ada miskomunikasi saat melakukan pekerjaan. Sebab, miskomunikasi ini akan mengganggu dan menghambat proses kinerja yang jelas. 

 

Memperlancar Komunikasi Tim

Selain ekspektasi kinerja, tujuan lainnya adalah memperlancar komunikasi tim. Jika manajemen kinerja saja sudah lancar, maka karyawan dan atas atau sesama karyawan bisa saling bekerja sama karena sudah memahami ekspektasi satu sama lain. Komunikasi yang lancar pun akan terjalin serta progress kinerja bisa lebih cepat selesai. 

 

Menentukan Standar Kinerja

Setiap pekerjaan mempunyai standar agar perusahaan tetap bisa menjaga keberlangsungan bisnis. Tujuan yang paling penting dari manajemen kinerja adalah untuk menetapkan standar kinerja. Menetapkan standar kinerja yang tepat dapat membantu HRD untuk membuat rencana kinerja yang lebih baik serta membuat evaluasi kinerja karyawan menjadi lebih tepat sasaran. 

 

Mengembangkan Program Pelatihan SDM 

Tujuan penting lainnya dari sistem manajemen performa  adalah untuk mengidentifikasi kebutuhan pelatihan dan pengembangan tenaga kerjanya. Hasil dari identifikasi ini akan digunakan untuk mengembangkan program pelatihan SDM. Program pelatihan SDM akan mendorong pertumbuhan pribadi dan kemajuan dalam karir karyawan. Alhasil, kinerja karyawan bisa berkembanga pesar dari sebelumnya. 

 

Tahapan dalam Menyusun Performance Management

Karena keberadaannya yang sangat penting bagi perkembangan bisnis serta kinerja dalam perusahaan. HRD perlu menyusun performance management sebaik mungkin. Adapun tahapan yang harus dilakukan dalam menyusun manajemen performa antara lain: 

 

Pahami Tujuan Perusahaan

Tujuan perusahaan bisa berubah seiring dengan perkembangan industri. Inilah yang harus menjadi sorotan bagi HRD karena tujuan perusahaan akan mempengaruhi strategi bisnis yang akan ditetapkan. Selanjutnya, barulah HRD bisa merancang rencana untuk menunjang perkembangan bisnis. 

 

Rancang Strategic Performance Management

Strategi manajemen performa akan menyesuaikan dengan tujuan bisnis  jangka panjang. Rencana dimaksud akan mencakup ekspektasi kinerja karyawan, sistem penilaian, sanksi apabila target kerja tidak sesuai, dan lain sebagainya. 

 

Implementasi Rencana

Jika rencana sudah selesai, maka rencana siap untuk diimplementasikan. Pada tahap implementasi, bisa saja rencana akan berubah dikarenakan adanya berbagai hal yang tidak terduga seperti tenggat waktu yang molor, munculnya gangguan, hingga konflik di antara jajaran karyawan. 

 

Pengawasan atau Monitoring

Sesuai penjelasan di atas, rencana bisa berbeda dengan realita. Oleh karena itu dibutuhkan pengawasan atau monitoring yang mendalam selama sebuah rencana diimplementasikan. Ketika ada sesuatu yang tidak sesuai, maka HRD dan manajer bisa segera meredam resiko atau mengembalikan proses seperti tujuan semula. 

 

Salah satu cara yang cukup mudah untuk melakukan pemantauan atau pengawasan kinerja adalah  menggunakan Software Performance Management dari LinovHR. Data dan informasi perkembangan kinerja terhadap tujuan perusahaan akan disajikan secara real time dan rinci.

 

performance review

 

Evaluasi 

Evaluasi biasa dilakukan ketika periode bisnis telah usai. Evaluasi ini dibutuhkan untuk mereview seberapa jauh perkembangan kinerja terhadap tujuan perusahaan serta hal apa saja yang terjadi selama periode berlangsung. Diharapkan dari evaluasi yang akurat, segala masalah kinerja dapat teratasi di masa depan. 

 

Apa Perbedaan Antara Performance Management dan Performance Appraisal?

Lalu, bagaimana cara membedakan antara Performance Management dan Performance Appraisal? Berikut adalah beberapa aspek yang membedakan antara Performance Management dan Performance Appraisal.

 

1. Konsep Management

Performance Appraisal menitik beratkan pada standar dengan cara mengevaluasi kinerja dan memberikan feedback langsung kepada karyawan agar mereka dapat memperbaiki, mempertahankan, dan meningkatkan prestasi kerja mereka. Sedangkan Performance Management lebih berkonsep pada integrasi untuk memastikan agar kinerja karyawan benar-benar berkontribusi pada sasaran dan tujuan dari organisasi atau perusahaan.

 

2. Durasi Waktu

Performance Appraisal adalah review yang dilakukan secara periodik atau berkala, baik itu tiga bulan sekali, empat bulan sekali, enam bulan sekali, ataupun satu tahun sekali tergantung dari kebijakan yang dimiliki oleh perusahaan yang bersangkutan. Sedangkan Performance Management dilakukan secara dinamis dan terus-menerus oleh seorang atasan perusahaan kepada karyawannya.

 

3. Tujuan

Tujuan dari Performance Appraisal adalah untuk mendorong kinerja karyawan, mengembangkan bakat dan kemampuan yang mereka miliki, menumbuhkan dan menguatkan budaya perusahaan yang positif, serta mendorong kesuksesan para karyawannya.

Sedangkan Performance Management bertujuan untuk mengevaluasi kinerja karyawan agar mereka dapat melakukan perbaikan dan peningkatan kinerja di masa mendatang.

 

4. Keterlibatan Karyawan

Pada Performance Appraisal, proses evaluasi dilakukan oleh atasan atau seorang supervisor sehingga keterlibatan karyawan sangat minim atau tidak ada sama sekali. 

Sedangkan pada Performance Management, para karyawan dapat memberikan feedback terkait dengan sasaran dan tujuan perusahaan, mempertahankan, mengawasi, memperbaiki, dan meningkatkan kinerja pribadi, membuat rencana perbaikan dan perkembangan, sampai dengan mendapatkan kesempatan untuk berdiskusi dengan atasan untuk memperoleh bimbingan secara berkala.

 

Baca Juga: Employee Self Service dan Tentang Keterlibatan Karyawan Dalam Bisnis

 

5. Strategi Organisasi atau Perusahaan

Performance Appraisal tidak terkait dengan strategi organisasi atau perusahaan, kalaupun ada, hanya terfokus pada hasilnya saja. Sedangkan strategi organisasi atau perusahaan sangat terkait dengan Performance Appraisal.

 

Kesimpulan

Performance Management memiliki pandangan, arah, dan tujuan yang jelas sehingga sangat erat kaitannya dengan strategi perusahaan serta peningkatan sikap, perilaku, dan nilai-nilai yang sesuai dengan budaya positif perusahaan.

Saat Anda menjadi bagian dari tim yang melakukan Performance Management, sebaiknya perhatikan para staf Anda, apa saja yang perlu mereka tingkatkan, perlukah mereka mendapatkan bimbingan, perlukah mereka melakukan perbaikan, dan hal lainnya yang berhubungan dengan peningkatan sumber daya manusia.