Rencana 5 tahun Ke depan

Dibalik Pertanyaan Interview: Apa Rencana Anda 5 Tahun Ke depan?

Apa rencana Anda 5 tahun ke depan?”

Kerapkali, pada sesi interview atau wawancara kerja dalam sebuah perusahaan, pertanyaan di atas akan diajukan kepada Anda. Dengan mengetahui jawaban dari pertanyaan tersebut, setidaknya rekruter mengetahui tentang bagaimana pola pikir kemampuan, dan apa saja yang sudah Anda persiapkan dalam rentang waktu 5 tahun ke depan yang kemudian akan dijadikan tolak ukur berapa lama Anda akan bertahan menjadi karyawan dalam perusahaan tersebut.

Hal ini didukung oleh pernyataan Linda Raynier, seorang carier strategist dalam Linda Raynier YouTube Channel yang mengatakan bahwa salah satu alasan mengapa seorang rektuter menanyakan pertanyaan tersebut adalah untuk memastikan bahwa Anda loyal dan mampu bertahan selama mungkin dalam perusahaan.

 

Alasan Mengapa Rekruter menanyakan, “Apa Rencana Anda 5 Tahun Ke Depan?” pada Sesi Wawancara Kerja

Setidaknya, ada beberapa alasan mengapa rekruter memberikan pertanyaan mengenai rencana Anda 5 tahun ke depan, antara lain:

1. Menunjukkan Tingkat Loyalitas Anda pada Perusahaan

Menanyakan rencana 5 tahun ke depan adalah cara rekruter mengukur tingkat loyalitas Anda pada perusahaan. Dari jawaban Anda, rekruter akan mengerti, bagaimana pola pikir dan cara pandang Anda, apakah Anda adalah orang yang loyal pada perusahaan? Ataukah, Anda akan mangkir setelah satu sampai dua tahun bekerja pada perusahaan?

Baca Juga: 7 Ciri Yang Membuat Loyalitas Anda Dipertanyakan Oleh Perusahaan

2. Mengukur Motif Anda Bekerja di Perusahaan

Pertanyaan yang sejenis dengan, “Apa rencana Anda 5 tahun ke depan?” Sebenarnya adalah sebuah tes untuk menguji motif Anda yang sebenarnya, mengapa Anda ingin bergabung dengan perusahaan.

Apakah Anda akan bertahan lama dalam perusahaan, berjalan selaras dengan perkembangan dan kemajuan perusahaan, ataukah Anda hanya bertahan sampai beberapa tahun dan memutuskan untuk resign karena merasa tidak sejalan dengan perkembangan perusahaan.

 

3. Menyelaraskan Tujuan Pribadi dengan Tujuan Organisasi atau Perusahaan

Ketika Anda menjawab pertanyaan, “Apa rencana Anda 5 tahun ke depan? Rekruter akan mampu memahami tujuan pribadi Anda bergabung dengan perusahaan. Jika tujuan Anda selaras dengan tujuan organisasi atau perusahaan, maka kemungkinan besar, Anda akan memiliki kontribusi besar bagi perusahaan kelak. Sebaliknya, jika tujuan Anda tidak selaras dengan perusahaan, kemungkinan, Anda tidak akan lolos dalam sesi interview ini.

Baca Juga: Evaluasi Tahunan: Memadukan Kinerja, Gairah dan Tujuan

 

4. Menunjukkan Kemampuan Anda dalam Hal Planning

Seseorang yang menjawab dengan baik, pertanyaan semacam, “Apa rencana Anda 5 tahun ke depan?” pada sesi wawancara kerja, tentu saja memiliki rencana hidup yang jelas dan terarah.

Strategi-strategi apa saja yang akan Anda lakukan untuk mewujudkan rencana Anda inilah sebenarnya yang ingin diketahui oleh rekruter dari diri Anda. Apakah Anda benar-benar memiliki rencana ke depan yang nantinya akan dibutuhkan oleh perusahaan dalam merealisasikan tujuan-tujuan perusahaan yang ingin dicapainya.

Tips Jitu Ketika Menjawab Pertanyaan, “Apa Rencana Anda 5 Tahun ke Depan?”

Setelah Anda mengetahui alasan rekruter menanyakan pertanyaan mengenai rencana Anda 5 tahun ke depan, kini saatnya Anda menjawab pertanyaan tersebut dengan sukses. Berikut adalah beberapa tipsnya:

 

1. Ambisius Tetapi Tetap Realistis

Dalam sesi wawancara kerja ini, Anda dipersilakan untuk bermimpi setinggi-tingginya. Namun, setiap mimpi ada batasannya. Anda bisa mengatakan ingin menjadi CEO perusahaan, akan tetapi apakah itu realistis dengan kemampuan anda, sikap dan perilaku Anda, dan kontribusi Anda saat ini.

Hati-hati saat menjawab pertanyaan tersebut. Jangan sampai, Anda yang tadinya ingin mengambil simpati dari rekruter, malah dianggap orang yang hanya suka membual, tanpa planning dan membuat rekruter menjadi kurang respek kepada Anda. Jaga agar jawaban Anda tetap santun dan sopan selama sesi wawancara.

 

2. Optimis dan Antusias

Bagaimana jika Anda tidak punya rencana yang jelas untuk 5 tahun ke depan?

Faktanya, tidak semua orang memikirkan, apa rencananya di 5 tahun ke depan, kemungkinan Anda pun demikian. Jika ini juga terjadi pada Anda, sebaiknya, sampaikan secara jujur kepada rekruter bahwa Anda memang belum memiliki rencana yang jelas untuk 5 tahun ke depan.

Akan tetapi, Anda juga bisa menambahkan pada jawaban Anda bahwa posisi yang saat ini Anda lamar adalah passion Anda, sehingga Anda tidak akan kesulitan untuk beradaptasi dengan posisi tersebut. Katakan juga bahwa Anda siap mencurahkan seluruh energi, waktu, dan kemampuan yang Anda miliki untuk selalu belajar dan bertumbuh bersama perusahaan.

 

3. Punya Rencana untuk Berkembang dan Maju, Selaras dengan Perusahaan

Anda bisa juga merangkai jawaban Anda dengan cara meriset rencana karir 5 tahun kedepan pada posisi di perusahaan yang Anda lamar. Pastikan jawaban Anda meyakinkan rekruter bahwa Anda tidak hanya bekerja demi gaji semata, akan tetapi ada jenjang karir yang ingin Anda capai, yang kebetulan sesuai dengan perusahaan tersebut.

Baca Juga: Jika Karir Anda Stagnan, Apa yang Harus Dilakukan?

4. Katakan Apa yang Terlintas di Pikiran Anda Saat Itu dengan Cara Jujur dan Sopan

Bisa jadi Anda belum bisa menjawab pertanyaan tersebut karena Anda benar-benar belum memiliki rencana untuk 5 tahun ke depan. Jika ini yang terjadi pada Anda, Anda perlu menyampaikannya secara jujur namun dengan cara yang berbeda. Anda tidak perlu mengatakan secara mutlak bahwa Anda sama sekali tidak punya rencana.

Baca Juga: Awas! 7 Pertanyaan Interview Ini Sebenarnya Menjebak Anda

Sebaliknya, untuk menarik simpati rekruter, Anda bisa katakan dengan jujur dan sopan, meskipun Anda belum memiliki rencana dalam 5 tahun ke depan, Anda bisa memberikan jawaban tambahan bahwa pengalaman yang akan Anda dapatkan dari posisi yang akan Anda lamar inilah yang nantinya akan sangat berguna untuk menumbuhkan rencana masa depan Anda bersama dengan perusahaan.

Pastikan ketika Anda menjawab pertanyaan sejenis, “Apa rencana Anda 5 tahun ke depan?” hindari menggunakan kata-kata “naik jabatan, mencoba usaha sampingan atau membuka usaha sendiri, atau menjalankan perusahaan” karena terkesan lancang dan kurang disukai oleh rekruter.

Bagaimana, apakah Anda sudah siap menjawab pertanyaan rekruter mengenai rencana Anda 5 tahun ke depan, pada sesi wawancara kerja selanjutnya? Pastikan Anda mengikuti beberapa pedoman di atas. Good luck!