arsitek

Membahas Profesi Arsitek: Tugas, Gaji, dan Jurusannya di Indonesia

Dalam hal mendesain dan merancang sebuah bangunan atau ruangan, seorang arsitek tentunya tidak asing dengan pekerjaan tersebut. Profesi dalam hal ini menjadi salah satu impian terbesar banyak orang, terlebih lagi anak muda Indonesia. 

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang profesi arsitek, langsung simak artikel LinovHR berikut ini!

 

Mengenal Profesi Arsitek

Profesi arsitek adalah seorang profesional yang dapat merencanakan dan merancang bangunan serta memegang peran utama dalam tahap konstruksi. Pekerjaan menjadi arsitek sangat erat dengan seni dan ilmu mendesain bangunan. Jenis pekerjaan ini akan bertanggung jawab pada keselamatan para penghuni bangunan yang akan ditempati, maka dari itu seorang arsitek tentunya harus memiliki lisensi profesional.

 

Daftar Kampus yang Menyediakan Profesi Arsitek

Pekerjaan dalam bidang mendesain dan mendirikan bangunan saat ini menjadi incaran banyak orang khususnya anak muda. Berikut ini terdapat daftar kampus yang menyediakan jurusan arsitek baik di dalam maupun luar negeri:

 

Indonesia

  • Universitas Sumatera Utara
  • Universitas Hasanuddin
  • Institut Teknologi Bandung
  • Universitas Sam Ratulangi
  • Universitas Indonesia
  • Universitas Gadjah Mada
  • Universitas Udayana
  • Universitas Brawijaya
  • Universitas Diponegoro
  • Universitas Sebelas Maret

Luar Negeri

  • Ecole Polytechnique Fédérale de Lausanne (EPFL), Switzerland
  • University of Cambridge, Inggris
  • Manchester School of Architecture
  • Harvard University
  • ETH Zurich (Swiss Federal Institute of Technology)
  • Delft University of Technology (TU Delft)

 

Peluang Karir di Bidang Arsitektur

Sebagai mahasiswa jurusan arsitek pastinya memiliki peluang karir yang besar di kemudian hari. Tidak tanggung-tanggung, penghasilan yang didapatkan untuk mengerjakan proyek arsitektur bisa mencapai puluhan bahkan ratusan juta. Berikut ini terdapat profesi arsitek yang mungkin bisa Anda coba!

 

1. Kontraktor 

Profesi arsitek dapat bekerja pada perusahaan kontraktor yang akan bertugas untuk merancang dan melakukan pembangunan gedung atau bangunan sesuai dengan permintaan klien. Selain merancang bentuk bangunan, mereka juga bertugas untuk melakukan marketing serta administrasi negara.

 

2. Perencanaan Kota

Seiring berjalannya waktu, masyarakat akan selalu berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya. Perpindahan ini membuat struktur kota berubah-ubah. Kondisi ini tentunya bisa menjadi kesempatan bagi para arsitektur untuk menjadi perencanaan kota. Keadaan dinamis lingkungan perkotaan menjadikan peluang bagi lulusan arsitektur yang dapat mencakup segala hal mulai dari perubahan ekonomi, demografis, hingga pembangunan berkelanjutan.

 

3. Surveyor Bangunan

Surveyor bangunan adalah pekerjaan yang terkait dengan desain dan konstruksi bangunan. Pekerjaan ini akan bertugas untuk menjaga, memperbaiki, merenovasi, mendesain ulang, dan memulihkan bangunan yang ada. Sehingga surveyor bangunnan ini menjadi ppekerjaan untuk merawat dan menjaga bangunan.

 

4. Arsitek 

Menjadi seorang arsitek tentunya mimpi utama para lulusan arsitektur. Agar bisa menjadi arsitek, pertama-tama akan dimulai dengan menjadi pegawai lepas untuk mengerjakan beberapa proyek bangunan. Jika pengalaman sudah cukup baik, Anda bisa menjadi pegawai kontrak atau menjadi pegawai tetap pada suatu biro arsitek. Beberapa posisi yang ditawarkan pada biro ini antara lain adalah:

  • Drafter
  • Development designer
  • Computer specialist
  • Building controller
  • Construction documenter
  • Cost estimator
  • Designer architect
  • Developer arsitektur

 

Setelah posisi tersebut juga bisa membawa Anda untuk menjadi seorang arsitek lapangan yang profesional.

 

5. Pegawai Negeri Sipil (PNS)

Siapa bilang lulusan arsitektur tidak bisa menjadi PNS? Dengan latar belakang ilmu arsitek ini Anda bisa bekerja di beberapa instansi pemerintah seperti Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Dinas Tata Kota, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, atau pada Dinas Permukiman dan Prasarana Wilayah.

 

Baca Juga: Tips untuk Menjadi Desain Grafis Profesional!

 

Skill yang Dibutuhkan

Jika Anda bercita-cita untuk menjadi arsitek yang handal, skill menggambar tidak cukup untuk menunjang pekerjaan tersebut. Agar bisa mewujudkan impian tersebut, terdapat beberapa skill yang bisa Anda tekuni.

 

  • Kemampuan dalam Numerik

Kemampuan dalam hal numerik menjadi skill dasar yang harus dibutuhkan. Anda harus bisa menguasai tentang geometri, matematika, fisika, serta ilmu-ilmu lainya yang terkait dengan numerik. Dari skill ini, Anda bisa merancang sebuah gedung yang aman dan fungsional.

 

  • Penataan Ruang

Dalam sebuah gedung atau bangunan, tentunya terdapat ruangan-ruangan yang akan ditempatkan. Selanjutnya, Anda harus bisa memberikan alasan yang logis dan tepat mengapa ruangan tersebut ditempatkan. Misalnya, ruang kerja ditempatkan dekat cahaya matahari agar selama bekerja masih bisa mendapatkan sinar matahari yang cukup dan membuat mata tidak cepat lelah. Maka dari itu, kemampuan dalam penataan ruangan sangat dibutuhkan disini.

 

Baca Juga: Cara Mendesain Kantor Demi Kenyamanan dalam Bekerja

 

  • Software Arsitektur

Kemudahan teknologi menjadikan seluruh pekerjaan dapat dilakukan secara mudah, termasuk dengan mendesain sebuah ruangan atau bangunan. Terdapat beberapa software yang harus Anda kuasai antara lain Chief Architect, AutoCAD Architecture, Autodesk Revit, ArchiCAD, Punch, Revit Architecture, Softplan, MicroStation, Vectorwork Architecture serta SketchUp. 

 

  • Pemilihan Material Bangunan

Setiap material bangunan memiliki fungsinya masing-masing. Misalnya untuk material kayu akan membuat ruangan terkesan lebih kasual. Sehingga saat mendesain sebuah bangunan, Anda juga harus memikirkan penggunaan material yang sesuai dengan konsep bangunan tersebut. Karena profesi arsitek ini tidak hanya membuat tetapi juga tentang estetika suatu ruangan.

 

  • Hukum

Skill tentang hukum disini bukan berarti Anda harus belajar tentang seluruh hukum beserta pasal-pasalnya. Namun, Anda harus bisa mengetahui tentang kode bangunan beserta aturan-aturan yang harus dipatuhi. Sebagai contoh terdapat beberapa zona wilayah yang dilarang untuk mendirikan bangunan.

 

  • Bisnis 

Selain kemampuan dan pengetahuan akan hukum, Anda juga harus bisa mengerti tentang bisnis. Kemampuan bisnis ini antara lain adalah branding menggunakan media marketing komunikasi. Selain itu, dapat memperhitungkan bagaimana suatu pekerjaan bisa terus berjalan dan mendapatkan proyek.

 

  • Komunikasi 

Terakhir adalah kemampuan komunikasi. Pekerjaan arsitektur tentunya tidak akan bekerja secara sendiri. Anda akan bertemu dengan para klien, manajer konstruksi, kontraktur, superveyor, hingga pejabat pemerintah daerah setempat.

Agar proyek bisa dikerjakan dengan lancar dan mendapatkan hasil yang sesuai dengan keinginan, Anda harus bisa berkomunikasi dengan semua pihak yang akan bekerja sama.

 

Baca Juga: Tingkatkan Skill Komunikasi di Tempat Kerja dengan Mengikuti Tips Ini!

 

Tugas Arsitek

Terdapat beberapa tugas dan tanggung jawab arsitek yang harus dilakukan, yaitu:

 

  • Membuat Konsep Keinginan Klien

Setiap klien memiliki bayangan tentang desain bangunan yang mereka inginkan. Namun karena keterbatasan ilmu, mereka membutuhkan jasa arsitektur untuk memvisualisasi keinginannya tersebut . Pembuatan konsep bangunan ini akan terbentuk menjadi sebuah sketsa bangunan yang nantinya akan dikoordinasikan dengan kontraktor.

 

  • Membuat Prediksi Biaya Konstruksi

Arsitek juga bertugas untuk melakukan prediksi pengeluaran budget yang akan digunakan. Seluruh biaya ini akan mencakup hal-hal yang dibutuhkan seperti membeli bahan bangunan, material, membayar kontraktor, dan sebagainya. Prediksi biaya ini nantinya akan dilaporkan kepada klien sebelum memulai membangun.

 

  • Berkoordinasi dengan Kontraktor

Saat menjalankan proyek bangunan klien, arsitek akan bekerja sama dengan kontraktor. Maka dari itu, tugas pertama adalah menerjemahkan kepada kontraktor tentang keinginan seorang klien. Karena seorang klien akan lebih sering berkoordinasi dengan arsitektur, selanjutnya pesan tersebut akan disampaikan kepada kontraktor dengan bahasa serta pemahaman yang lebih mengenai arsitektur. 

 

  • Memantau Proses Pembangunan Proyek

Tugas kedua adalah memantau dan mengawasi proses pembangunan proyek bangunan dari awal sampai bangunan tersebut siap digunakan. Setiap prosesnya harus selalu dipantau agar jika terjadi kesalahan, dapat segera ditangani. Seorang klien akan memberikan tanggung jawab penuh kepada arsitek, maka dari itu pekerjaan ini harus dilakukan secara teliti.

 

  • Mengatur dan Mengelola Dokumen Perizinan

Saat merancang banguna tentunya harus mematuhi aturan-aturan yang berlaku. Seorang klien tidak akan mengerti tentang perizinan tersebut. Maka dari itu, tugas ini menjadi tanggung jawab arsitek untuk mengurusi dokumen perizinan pendirian bangunan.

 

Gaji Arsitek di Indonesia

Pekerjaan mendesain dan membangun sebuah bangunan tentunya harus memiliki keahlian yang khusus di bidang arsitektur. Terlebih lagi kebutuhan akan merancang sebuah ruangan atau bangunan kian hari semakin tinggi.

Sehingga rata-rata gaji arsitek di Indonesia akan sangat beragam tergantung dengan pengalaman kerjanya.

  • Belum ada pengalaman: Sekitar Rp2.000.000
  • Pengalaman di bawah 5 tahun: Rp2.200.000 hingga Rp2.900.000
  • Pengalaman 5 sampai 10 tahun: Rp3.500.000 sampai Rp4.600.000
  • Pengalaman di atas 10 tahun: Lebih dari Rp5.000.000

 

Selain itu, gaji dalam bidang arsitektur bisa dikategorikan dari jenjang pendidikan.

  • Diploma 3: Kurang dari Rp2.000.000
  • Sarjana kejuruan: Sekitar Rp2.700.000
  • Sarjana S1: Rp2.032.000
  • Magister S2: Lebih dari Rp2.700.000

 

Jadi, Apa Anda Tertarik Menjadi Arsitek di Masa Depan?

Itu tadi adalah pembahasan mengenai profesi arsitektur beserta skill, tugas, serta gaji yang akan didapatkannya. Jika tertarik dengan pekerjaan ini, Anda harus bisa menguasai di bidang seni dan perancangan bangunan. Anda juga bisa mempelajari  skill-skill apa saja yang dibutuhkan untuk menjadi seorang arsitektur handal dan profesional melalui artikel ini.