Cara Membuat KPI untuk Karyawan

Tata Cara Membuat KPI untuk Karyawan dengan Baik dan Benar

Key Performance Indicators atau KPI adalah suatu parameter yang digunakan untuk mengukur kualitas atau progress kerja seseorang. Dalam perusahaan, proses mengukur progress serta cara membuat KPI untuk karyawan merupakan hal yang penting untuk dilakukan demi tercapainya visi misi perusahaan.

Mengingat pentingnya mengukur sebuah kinerja dalam organisasi.

Maka, dalam kesempatan kali ini LinovHR akan membahas mengenai cara membuat KPI untuk karyawan dengan baik dan benar.

Simak selengkapnya!

 

Panduan Cara Membuat KPI untuk Karyawan

Kemajuan sebuah perusahaan ditentukan oleh orang-orang yang terlibat di dalamnya. Salah satu faktor penting yang menentukan yaitu kinerja dari karyawan itu sendiri.

Untuk membuat KPI yang baik untuk perusahaan, Anda perlu memperhatikan beberapa hal yang penting untuk kelangsungan perusahaan dan tetap relevan dengan bisnis yang Anda jalankan saat ini, diantaranya:

 

1. Ketahui dan Tentukan Tujuan Perusahaan

KPI (Key Performance Indicators) yang baik harus memiliki pandangan atau visi yang jelas. Artinya, buat tujuan sesederhana mungkin dan langsung pada intinya.

Sebuah KPI yang baik harus relevan dengan visi atau tujuan dari perusahaannya. Sebab, jika KPI dari sebuah perusahaan tidak jelas dan tidak langsung pada intinya, akan berpotensi untuk membuang-buang sumber daya, termasuk waktu, uang, dan juga energi secara sia-sia.

Lakukanlah evaluasi dari KPI yang sudah dibuat kepada atasan atau manajer Anda. Supaya bisa meminimalisir kesalahan-kesalahan yang bisa merugikan perusahaan kedepannya.

 

2. Kembangkan Pertanyaan

Cobalah buat pertanyaan-pertanyaan yang bisa memacu pikiran untuk lebih kreatif serta meningkatkan analytical thinking. Hindari membuat pertanyaan yang terlalu sederhana seperti iya atau tidak.

Nantinya, jawaban-jawaban tersebut bisa jadikan referensi untuk membuat KPI yang lebih bermanfaat dan sesuai dengan visi dan misi dari perusahaan.

 

Contoh pertanyaan yang baik adalah:

  • Apa output yang ingin diraih?
  • Bagaimana cara saya mengetahui, bahwa saya sudah mencapai pada target?
  • Bagaimana cara saya menentukan sebuah proses?

 

software hris

Mudahkan Pembuatan KPI (Key Performance Indicator) dengan Bantuan Software HRIS Indonesia dari LinovHR. Ada banyak Modul serta Fitur didalam LinovHR untuk memudahkan pembuatan KPI Karyawan.

 

3. Melakukan Pengumpulan Data Lain yang Membantu

Kumpulkan data-data lain yang bisa memudahkan Anda dalam membuat KPI. Data-data tersebut bisa seperti, demografi, tren, konversi, maupun analisa tentang kompetitor.

Perlu diingat bahwa setiap bisnis memiliki identitasnya masing-masing, sehingga tidak selalu KPI yang berhasil pada kompetitor, akan berhasil juga bila diterapkan dalam bisnis Anda.

Tentukan sendiri pengukuran yang bisa menguntungkan perusahaan berdasarkan dari kekuatan, kelemahan, kesempatan, dan juga ancaman yang ada di perusahaan Anda.

 

4. Menentukan Seberapa Sering Anda Mengukur KPI Tersebut

Setiap bisnis pasti akan mengalami perubahan dari waktu ke waktu. Maka dari itu, penting sekali untuk melakukan kontrol terhadap KPI yang ada, agar selalu relevan dan sesuai dengan tujuan dan keadaan bisnis saat ini.

Tentukan waktu, alat, dan juga bagaimana cara Anda dalam mengukur KPI tersebut setiap waktunya, untuk memudahkan Anda dalam mengontrol KPI yang sudah Anda buat dari waktu ke waktu.

 

5. Membuat Target Jangka Panjang dan Jangka Pendek dari KPI

Sebagai sebuah gambaran, perusahaan Anda memiliki KPI untuk menjual 1200 produk dalam setahun. Sangat disarankan juga untuk membuat target jangka pendek dari KPI tersebut. Bila berkaca dari kasus di atas maka target penjualan per bulannya harus mencapai 100 produk.

Tujuan dari dibuatnya target jangka pendek yaitu untuk menentukkan langkah yang harus diambil selanjutnya dan bisa melakukan penyesuaian berdasarkan dengan kondisi perusahaan yang ada saat ini.

KPI sendiri dibuat untuk membantu perusahaan untuk berkembang dan terus melangkah untuk mencapai tujuannya.

 

4. Bagikan KPI dengan Pemimpin dan Pemegang Kepentingan yang Tepat

Artinya adalah KPI harus dikomunikasikan dengan atasan dan juga para pemegang kepentingan di perusahaan, baik itu strategi, proses yang sudah dijalani, dan juga hasil yang didapatkan. Cara tersebut bisa membuat orang-orang yang terlibat dalam perusahaan tersebut untuk merasa dihargai dan dilibatkan

Dengan harapan setiap elemen yang terlibat di perusahaan bisa bekerja sama untuk mencapai tujuan dari perusahaan dan memberikan timbal balik yang bisa dijadikan sebagai alat evaluasi kedepannya.

 

Baca Juga: Servant Leadership: Pengertian, Ciri, Manfaat, dan Cara Membentuknya

 

5. Melakukan Perbandingan

Cara terakhir yaitu dengan membandingkan hasil atau progress yang sudah dijalankan saat ini dengan target yang sudah ditentukan di awal. Perbandingan tersebut nantinya berfungsi sebagai indikator yang menentukan progress dari perusahaan dalam mencapai visi dan misinya.

Apabila dalam perbandingan tersebut ditemukan adanya kekurangan, maka Anda bisa menyusun strategi untuk melakukan peningkatan pada sektor atau elemen yang dirasa masih kurang.

Contohnya adalah mengadakan program pelatihan dan pengembangan SDM guna meningkatkan kualitas kerja. 

 

Itulah pembahasan lengkap mengenai KPI dan cara membuat KPI untuk karyawan yang baik dan benar. Mengingat bahwa KPI merupakan hal yang penting untuk mengukur kinerja dari suatu organisasi, maka perlu sekali untuk dibuat secara benar dan terarah.

 

Anda tidak perlu khawatir, karena LinovHR memiliki solusi dalam menentukan KPI dengan Performance Management Software yang mampu mengukur kinerja karyawan, penentuan target kerja, hingga laporan atau hasil review karyawan secara cepat, tepat, dan akurat.

 

Ketuk tautan berikut untuk informasi selengkapnya mengenai cara membuat KPI untuk karyawan  bersama LinovHR!