umpan balik

Bagaimana Cara Menanggapi Umpan Balik Negatif dari Karyawan?

Umpan balik atau feedback adalah respon yang diberikan dari satu orang kepada orang lain atau dari satu kelompok kepada kelompok lain. Pada perusahaan, umpan balik menjadi suatu hal yang penting dilakukan karena dapat mengetahui hal-hal apa saja yang harus dipertahankan dan diperbaiki.

Setiap karyawan pastinya akan memberikan umpan balik positif ataupun umpan balik negatif. Mungkin lebih mudah menerima umpan balik positif yang terdengar memuaskan. Namun, bagaimana dengan umpan balik negatif? 

Dalam hal ini, HRD mempunyai peranan yang sangat besar untuk menerima dan menjadikan umpan balik negatif menjadi bahan evaluasi pengelolaan karyawan. Kali ini LinovHR akan memberikan tips untuk mengelolanya. 

 

Alasan Pentingnya Feedback atau Umpan Balik dalam Kinerja

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, feedback sangatlah diperlukan untuk kebaikan dan perkembangan perusahaan. Dibawah ini terdapat beberapa alasan mengapa hal ini sangat penting dilakukan.

 

Mendorong Pertumbuhan dan Perubahan

Penelitian di Harvard Business Review mengatakan bahwa 57% orang lebih menginginkan feedback korektif daripada mendapatkan pujian. Dengan adanya berbagai jenis feedback atau umpan balik, setiap orang akan mendapatkan sudut pandang yang berbeda-beda dari orang lain. Hal ini membuat individu dapat mengetahui apa yang harus ditingkatkan dan apa yang harus diperbaiki.

 

Meningkatkan Work Engagement

Feedback yang diberikan secara teratur, tentu akan meningkatkan work engagement yang berdampak pada peningkatan semangat dan produktivitas karyawan dalam bekerja. Work engagement yang baik tentu saja adalah yang dapat memenuhi kebutuhan para karyawan. Untuk itu, feedback sangat penting untuk mengetahui hal apa saja yang karyawan inginkan.

 

Menghilangkan Konflik

Efek umpan balik yang diberikan dapat memberikan kesempatan untuk mengungkapkan hal apapun secara terbuka sehingga permasalahan dapat diselesaikan dan karyawan bisa bekerja sama untuk bekerja sama lebih baik lagi. Selain itu, hal ini juga dapat menghindari masalah besar dengan menyelesaikan masalah-masalah kecil.

 

Meningkatkan Keterlibatan Karyawan

Studi yang dilakukan oleh Officevibe menunjukan bahwa 4 dari 10 karyawannya yang bekerja secara aktif mengundurkan diri ketika perusahaan tidak melakukan feedback. Selain itu, penelitian ini juga memberitahu bahwa betapa pentingnya karyawan untuk menerima feedback.

Dari penelitian itu dapat disimpulkan bahwa feedback yang dilakukan secara teratur akan meningkatkan keterlibatan karyawan dengan perusahaan. Karena dengan begitu, karyawan merasa bahwa pendapat yang mereka berikan didengar sehingga perusahaan berusaha sebaik mungkin untuk memperbaikinya.

 

Baca Juga : 6 Contoh Feedback Positif pada Perusahaan

 

Bagaimana Sikap HRD dalam Menerima Umpan Balik Negatif?

Sebagai divisi HRD yang mengatur dan mengelola karyawan perusahaan, adakalanya kinerja yang diberikan membuat karyawan merasa tidak nyaman. Tentu saja sebagai karyawan, mereka berhak untuk memberikan umpan balik negatif kepada tim HRD.

Lalu, apa yang harus dilakukan HRD saat menerima feedback negatif tersebut?

 

Ketahui Bahwa Manusia Tidak ada yang Sempurna

Pertama yaitu mengetahui bahwa setiap manusia tidak ada yang sempurna, sama halnya dengan HRD. Dengarkanlah setiap kritik dan saran yang mereka ucapkan walau terdengar tidak enak. Namun yang perlu Anda tahu bahwa karyawan menginginkan HRD nya agar bisa bekerja lebih baik lagi.

 

Resapi Kritik yang Diterima

Selanjutnya, resapi setiap kritik yang karyawan berikan. Ingatlah dengan baik setiap hal yang pernah dilakukan yang membuat karyawan Anda merasa tidak nyaman. Lalu, berusahalah untuk memperbaiki hal tersebut agar tidak terjadi di kemudian hari.

 

Diskusikan Bersama Anggota Tim

Terakhir adalah diskusikanlah setiap umpan balik yang diterima kepada seluruh tim HRD. Adanya kesalahan yang dilakukan oleh salah satu orang tentu menjadi tanggung jawab bersama untuk memperbaikinya. 

Cobalah untuk merundingkan hal ini bersama anggota tim untuk mengetahui masalah atau hambatan sehingga dapat menemukan solusi secara bersama. Dengan begitu, tim HRD bisa memberikan kinerja yang lebih baik lagi.

 

Baca Juga : Tips untuk Mengelola Team Feedback yang Berkesan dan Membangun

 

LinovHR: Kelola Semua Survey Karyawan dalam Satu Sistem!

 

software hris

 

Survey karyawan dapat membantu perusahaan untuk dapat bekerja lebih baik lagi. Maka dari itu, setiap survey yang dilakukan tentu harus dikelola dengan baik agar dapat mengetahui poin-poin apa saja yang harus dilakukan perubahan dengan tepat.

Pengerjaan survey yang dilakukan secara manual hanya akan memakan banyak waktu dan hasilnya pun tidak begitu akurat. Jika perusahaan Anda masih menggunakan cara tersebut, sudah saatnya beralih ke Software HRD LinovHR!

LinovHR melalui Modul Performance Management memiliki fitur Engagement yang dapat mengatur dan mengelola seluruh kegiatan survei dalam perusahaan. Hanya dengan mengaktifkan fitur ini, seluruh kegiatan survey Anda bisa dilakukan dengan cepat dan otomatis.

Dengan semakin seringnya melakukan survei, maka HRD akan menerima banyak kumpulan informasi agar meningkatkan keterlibatan karyawan dengan perusahaan.

Demikianlah pembahasan mengenai cara menanggapi umpan balik negatif dari karyawan. Umpan balik yang diberikan tentu saja dapat membangun perusahaan agar bisa bekerja lebih baik di kemudian hari.

Untuk memudahkan pengelolaan feedback atau umpan balik, perusahaan dapat menggunakan fitur engagement yang mampu menghimpun informasi dari banyak karyawan dengan beberapa survei sekaligus.