Survey kepuasan karyawan

Pentingnya Survey Kepuasan Karyawan untuk Kinerja

Guna membangun lingkungan kerja yang positif, aktif, dan kolaboratif, perusahaan akan melakukan berbagai cara. Salah satunya, yaitu melalui survey kepuasan karyawan. Umumnya, survey dilaksanakan secara berkala. Lantas, bagaimana caranya melakukan survey kepuasan karyawan dengan optimal? Mari simak penjelasan artikel berikut ini.

 

Apa itu Survey Kepuasan Karyawan?

Survey kepuasan karyawan adalah langkah usaha perusahaan dalam mengetahui tingkat kepuasan para pegawai atas hak dan tanggung jawab yang diterima. Seperti diketahui, karyawan merupakan aset berharga untuk perusahaan. Agar produktivitas perusahaan dapat terus terjaga dan meningkat, memerlukan kinerja maksimal dari karyawan.

Survey ini cukup penting dalam mengembangkan kapasitas produksi operasional perusahaan. Mengapa demikian? Hal tersebut lantaran dalam suatu divisi di perusahaan biasanya terdapat karyawan dengan kinerja yang kurang memuaskan. Akibatnya, kinerja divisi itu pun jadi terhambat. 

Melalui survey kepuasan karyawan, perusahaan dapat mengidentifikasi apa penyebab dan masalah yang dialami oleh pekerja terkait. Dengan demikian, divisi kerja dapat kembali bekerja dengan optimal.

 

Manfaat Survey Kepuasan Karyawan

Survey kepuasan karyawan akan mendatangkan berbagai manfaat baik untuk karyawan maupun perusahaan. Adapun manfaatnya sebagai berikut.

  1. Membangun citra baik perusahaan di mata karyawan
  2. Menjadi dasar dalam pengambilan langkah kebijakan terbaik untuk memperbaiki kinerja
  3. Mengidentifikasi potensi secara dini atas konflik yang terjadi di lingkup karyawan  
  4. Meningkatkan loyalitas karyawan kepada perusahaan
  5. Sebagai laporan kinerja secara berkala kepada manajemen perusahaan

 

performance review

Bagaimana Cara Melakukan Survey Kepuasan Karyawan

Agar survey dapat terlaksana dengan lebih maksimal, perusahaan perlu merancang cara dengan sedemikian rupa. Berikut beberapa cara dalam menjalankan survey kepuasan karyawan.

 

Tentukan Variabel 

Umumnya, terdapat 4 aspek variabel yang perlu dilakukan survey. Hal tersebut berupa:

  1. Kepuasan karyawan atas pekerjaannya. Dalam variabel ini meliputi job description dan kesesuaian minat serta bakat pegawai yang mampu mendukung kinerja.
  2. Kepuasan karyawan dengan lingkungan bekerja dalam bentuk fisik maupun non-fisik. Untuk lingkungan kerja berbentuk fisik meliputi kelengkapan peralatan dan perlengkapan yang mampu mendukung produktivitas. Sedangkan non-fisik, berupa suasana kerja perusahaan, dan rekan kerja yang kolaboratif.
  3. Tingkat kepuasan dengan metode kepemimpinan perusahaan. Umumnya, setiap perusahaan memiliki berbagai atasan dengan cara kepemimpinan yang berbeda-beda.
  4. Tingkat kepuasan pekerja atas kebijakan dan aturan di perusahaan. Hal tersebut dapat meliputi, kebijakan jam kerja, tunjangan, dan lain-lain.

 

Baca Juga: Apa Perbedaan Employee Engagement dan Employee Experience? 

 

Buat Daftar Pertanyaan Secara Tepat dan Akurat

Sebelum menjalankan proses survey kepuasan, manajemen perusahaan perlu melakukan perencanaan dalam pembuatan daftar pertanyaan yang tepat. Selain itu, pertanyaan survey pun harus ditujukan kepada karyawan yang memang benar-benar terkait.

Nantinya di setiap pertanyaan terdapat kolom dengan berbagai tingkat kepuasan. Mulai dari sangat puas, puas, cukup, dan kurang puas. Dengan melalui cara demikian, manajemen perusahaan dapat lebih mudah dalam mengetahui hasil dari survey.

 

Mulai Melaksanakan Survey

Setelah merancang variabel dan daftar pertanyaan, barulah perusahaan dapat menjalankan jajak pendapat. Namun, jika hal ini dilakukan dengan metode manual, seperti membagi-bagikan kertas survey kepada para pegawai bersangkutan, tentu tidaklah efektif.

Untuk mengatasi hal demikian, manajemen dapat melaksanakan jajak pendapat dengan memanfaatkan teknologi informasi seperti google form. Dengan begitu, pelaksanaan survey dapat dilakukan dengan lebih efisien serta hemat anggaran.

 

Analisis Hasil

Setelah menjalankan survey, saatnya Anda mulai melakukan analisis. Guna memperoleh hasil yang maksimal, perlu pemahaman analisis secara mendalam. Dengan begitu, Anda dapat memahami bagaimana kepuasan kerja karyawan  selama ini dan mencari solusi atas masalah kinerja yang ada. 

 

Melakukan Follow Up

Agar jajak pendapat mampu memberikan dampak langsung atas kinerja para pegawai, manajemen perlu langsung melaksanakan follow up. Hal ini dapat dilakukan dengan membuka sesi diskusi antara manajemen dan pegawai terkait.

Lalu, manajemen memberikan berbagai solusi untuk mengatasi sejumlah masalah atas kurangnya kepuasan karyawan dalam hal tertentu. Dengan demikian, diharapkan jalan keluar terbaik dapat dihasilkan.

 

Baca juga: Dampak Negatif & Positif Metode Penilaian Kinerja 360 Derajat 

 

Lakukan Survey Kembali Secara Berkala

Demi menjaga keberlangsungan kinerja karyawan di perusahaan, manajemen perlu mengadakan pelaksanaan survey secara berkala. Pasalnya, jika pelaksanaan jajak pendapat jarang dilakukan, tentu perusahaan bakal kesulitan dalam mengidentifikasi tingkat kepuasan kinerja pegawainya.

Perlu diingat, manajemen pun harus mengadakan pembenahan agar hasil setiap pelaksanaan survey dapat menunjukkan hasil ke arah yang positif. Alhasil, produktivitas pun akan semakin meningkat di masa mendatang.

 

Maksimalkan Penilaian Kinerja Karyawan dengan Modul Performance Management LinovHR

Penilaian kinerja dengan cara manual akan sangat merepotkan dan tidak efektif. Divisi Personalia (HRD) perusahaan Anda bakal disibukkan dengan manajemen dokumen dan data performa para karyawan yang rawan hilang dan tertukar. Lalu, bagaimana cara memaksimalkan survey kepuasan karyawan? 

Melalui modul Performance Management dari LinovHR, segala pengelolaan penilaian kinerja di perusahaan Anda dapat dilakukan dengan lebih tepat dan akurat. HRD dapat melakukan survey untuk mengetahui tingkat kepuasan karyawan dengan menggunakan fitur engagement.

Makin sering survey dilakukan, maka semakin banyak informasi dan data karyawan yang dapat digunakan perusahaan untuk memahami hubungan karyawan dengan perusahaan. Jadi, tunggu apalagi? Mari beralih menggunakan software HRD dari LinovHR sekarang juga!