Sistem HRD yang Baik

8 Ciri Sistem HRD yang Baik untuk Perusahaan Anda

Pengelolaan karyawan mencerminkan kualitas perusahaan. Dalam hal ini, divisi HR adalah pihak yang mempunyai wewenang dan tanggung jawab penuh terhadap pengelolaan SDM dalam sebuah perusahaan. Untuk memaksimalkan kinerjanya, tidak jarang banyak perusahaan mulai menggunakan sistem HRD, tapi bagaimana ciri sistem hrd yang baik?

Kehadiran sistem bukan untuk menggantikan peranan divisi HR. Kehadiran sistem justru diharapkan mampu melengkapi peranan divisi HR, dimana segala tugas atau pekerjaan administrasi yang memakan waktu lama seperti penggajian, rekap absensi, dan penilaian kinerja dapat diotomatisasi tanpa mengurangi kualitas dari hasil kinerja.  Lalu, divisi HR dapat memfokuskan diri kepada tugas lain yang membutuhkan perhatian dan strategi khusus. 

Akan tetapi, memilih sistem HRD yang baik tidak mudah, mengingat kondisi dan kebutuhan tiap perusahaan pasti berbeda. Satu sistem cocok untuk perusahaan lain, belum tentu cocok dengan perusahaan Anda. 

Jadi, apa ciri-ciri sistem HRD yang baik untuk perusahaan Anda? LinovHR akan membahasnya di bawah ini! 

 

Menjamin Keamanan dan Kerahasiaan Data

Ciri sistem HRD yang baik pertama adalah dari segi keamanan dan kerahasiaan data. Fenomena pencurian dan manipulasi data sudah bukan hal yang asing lagi. Pihak perusahaan wajib mengantisipasi fenomena ini dengan melindungi data karyawan sebaik mungkin agar data karyawan tidak disalahgunakan oknum “nakal”. Baik pihak perusahaan dan karyawan akan sama-sama dirugikan ketika terjadi kebocoran dan manipulasi data karyawan. 

 

Fitur dan Tampilan yang Mudah Dipahami

Perusahaan mengimplementasikan sistem perangkat lunak untuk memudahkan pekerjaan. Akan tetapi, tidak semua sistem akan mempermudah pekerjaan karyawan. Umumnya dikarenakan sistem mempunyai tampilan dan fitur yang sulit dipahami sehingga staf membutuhkan waktu lama dalam adaptasi. 

Penting untuk memastikan bahwa sistem HRD yang akan digunakan perusahaan mempunyai fitur dan tampilan yang mudah dipahami serta mudah digunakan. Caranya, perusahaan bisa meminta demo atau uji coba sistem kepada pihak vendor sebelum memutuskan untuk menggunakan sistem tertentu. 

 

Kelengkapan Fitur

Disamping kemudahan pemakaian fitur dan pemahaman soal tampilan, kelengkapan fitur menjadi aspek yang tidak boleh dilewatkan. Tidak semua vendor penyedia sistem HRD memiliki fitur yang lengkap. 

Oleh karenanya, pahami dulu segala kebutuhan perusahaan Anda dan konsultasikan kepada pihak vendor. Jika fitur yang ditawarkan vendor dapat mengatasi kesulitan yang perusahaan Anda hadapi, maka fitur tersebut tergolong cukup lengkap untuk perusahaan. 

 

Baca Juga: Menggunakan Pulse Survey untuk Memahami Karyawan Secara Mendalam

 

Aksesibilitas

Pola kerja semakin dinamis dari hari ke hari. Tidak selamanya HRD harus bekerja 8 jam di meja kerja kantor terus menerus. Sistem HRD yang baik dapat memfasilitasi fleksibilitas kerja dengan akses yang dapat dilakukan baik secara online dan offline. Pastikan bahwa sistem HRD yang akan perusahaan Anda gunakan bisa diakses secara online dan offline.  

 

Kesigapan Vendor 

Sebagus dan secanggih apapun sistem, ada masanya ketika perusahaan mengalami masalah dalam penggunaan dan implementasi sistem. Percuma saja sebuah sistem mempunyai fitur dan tampilan yang bagus bila pihak vendor penyedia tidak sigap dalam menangani permasalahan perusahaan. 

Vendor penyedia sistem yang akan Anda gunakan harus sigap dan andal dalam membantu Anda dalam mengatasi kendala atau masalah yang dihadapi terkait sistem HRD. 

 

Memiliki Reputasi Baik 

Menggali reputasi dari setiap vendor gampang-gampang susah. Memilih vendor dengan reputasi yang baik tentu menjadi pilihan tepat. Satu-satunya cara untuk menggali lebih lanjut soal reputasi vendor penyedia sistem HRD adalah melihat testimonial dari perusahaan client vendor tersebut. Semakin banyak client yang puas, dapat dipastikan bahwa vendor tersebut memiliki layanan dan produk yang baik, sehingga mempunyai reputasi bagus. 

 

Mengikuti Regulasi Ketenagakerjaan 

Ada berbagai macam regulasi tentang ketenagakerjaan yang harus perusahaan penuhi serta perhatikan dalam pengelolaan karyawan. Contohnya soal perhitungan lembur, penetapan upah, jam kerja yang layak, dan sebagainya. 

Perusahaan akan diberikan sanksi jika melanggar ketentuan atau regulasi tersebut.  Sudah seharusnya sebuah sistem HRD yang akan digunakan juga wajib mengikuti aturan dan regulasi ketenagakerjaan agar tidak menimbulkan masalah bagi perusahaan di masa depan. 

 

Baca Juga: HRD & Peranannya dalam Mendukung UU Ketenagakerjaan di Perusahaan

 

Sesuai Budget Perusahaan

Dan ciri yang terakhir adalah soal kesesuaian budget perusahaan. Apakah harga yang diterapkan oleh vendor untuk suatu sistem sudah cocok dengan perusahaan Anda? Apakah akan ada kenaikan harga di tengah periode berlangganan? Bagaimana sistem pembayaran dan penetapan harga? Semua itu harus diperhatikan dengan rinci agar perusahaan Anda tidak mengeluarkan pengeluaran melebihi budget. 

Bagaimana, sudah terbayang sistem HRD seperti apa yang akan Anda gunakan? 

 

LinovHR menyadari betapa pentingnya pengelolaan SDM yang sistematis dan holistik. Oleh karena itu, LinovHR hadir dengan Software HR untuk membantu perusahaan Anda mengatasi berbagai kendala dalam pengelolaan karyawan. 

Sebagai vendor penyedia sistem HRD terbaik, LinovHR sudah dipercaya oleh banyak client dari berbagai sektor industri. Semua data dan informasi karyawan client dijamin keamanan dan kerahasiaannya serta hanya digunakan untuk pengelolaan karyawan. Inilah yang membuat LinovHR mempunyai reputasi yang baik. 

Dapat disimpulkan, Software HRD dari LinovHR sudah memenuhi ciri sistem HRD yang baik. Ingin tahu informasi lebih lanjut? Segera hubungi tim layanan LinovHR dengan klik tautan berikut ini!