financial advisor

Sulit Merencanakan Keuangan? Mari Konsultasi dengan Financial Advisor!

Kondisi finansial setiap individu berbeda antara satu dengan yang lain. Umumnya kondisi financial individu dipengaruhi oleh pendapatan, lingkungan sosial, dan pola konsumsi.  Keputusan keuangan yang tidak tepat akan mengakibatkan permasalahan di masa depan. Karena itu, ada beberapa individu yang membutuhkan saran mengenai keuangan akibat ketidakmampuan dalam mengelola keuangan pribadi. Untuk itulah peranan financial advisor pun mulai populer dalam perencanaan keuangan. 

Pengertian Financial Advisor

Financial advisor adalah orang dengan wawasan keuangan dan manajemen yang berperan untuk memberikan nasehat dan perencanaan investasi keuangan kepada orang yang membutuhkan jasa mereka. Biaya dari jasa memberikan nasehat dan perencanaan ini dapat dibayarkan dengan besaran tetap tergantung rekomendasi yang mereka berikan. Selain itu, biaya jasa juga berupa bagi hasil dari investasi yang ditanamkan client atas saran dan nasehat advisor

 

Kemampuan dalam memberikan advice (nasehat) ditunjang dengan pengetahuan dan sertifikasi berbadan hukum untuk menunjukkan kredibilitas advisor dalam merencanakan keuangan. Client dari financial advisor bisa berupa perorangan atau individu dan perusahaan atau organisasi tertentu. 

 

Mengapa Perlu Berkonsultasi dengan Financial Advisor

 

Kondisi sosial dalam masyarakat sering kali mempengaruhi keputusan keuangan seorang individu. Umumnya kesulitan tersebut dialami oleh masyarakat yang tinggal di kota besar di Indonesia. Masalah yang dihasilkan dari ketidakmampuan dalam mengelola keuangan tak main-main, masa tua yang suram dan kebangkrutan pun mulai mengintai. Tak ada seorang pun yang ingin mengalami hal tersebut, bukan? 

 

Jika seorang individu mulai merasa terlalu boros dan sulit untuk mengendalikan keuangan, maka itulah saat yang tepat untuk menggunakan jasa financial advisor. Dengan perencanaan keuangan yang lebih matang, seorang individu akan mencapai tujuan keuangan, mempunyai kehidupan yang terjamin,  serta pengalokasian keuangan yang lebih tepat. Diharapkan perencanaan keuangan juga akan membantu mempersiapkan masa tua atau pensiun sedari dini. 

 

Metode atau cara yang dilakukan advisor kepada client cukup beragam dan berbeda-beda. Umumnya sebelum memberikan saran dan merencanakan perencanaan keuangan, advisor akan menggali beberapa informasi khusus yang akan dianalisis untuk memahami kebutuhan dan tujuan.  Informasi ini didapatkan dari proses bincang-bincang antara advisor dan client. Selanjutnya, advisor akan memberikan saran dan membuat suatu perencanaan guna memenuhi kebutuhan client. Saat kebutuhan client terpenuhi dan berhasil mencapai tujuan finansialnya, client akan merasa puas dan merekomendasikan jasa kepada rekan atau sanak famili disekitarnya. 

 

Tugas Financial Advisor

Tugas utama financial advisor adalah memberikan saran dan melakukan perencanaan mengenai keuangan dan investasi yang akan dilakukan client. Perencanaan dan nasehat ini tentunya akan sangat berbeda dengan satu client dengan client yang lain, karena  kondisi keuangan dan perilaku konsumsinya akan sangat berbeda. Inilah tugas-tugas wajib seorang financial advisor

  1. Mencari  tahu berbagai informasi keuangan client, dalam hal ini termasuk dalam pendapatan, toleransi risiko, tujuan finansial, pajak yang harus dibayarkan setiap bulan atau tahun, dan lain-lain; 
  2. Menjelaskan tentang tujuan, rincian rencana, strategi keuangan sesuai pertanyaan dan keinginan client;
  3. Menyarankan dan merencanakan  strategi manajemen keuangan, asuransi, rencana investasi, dan aspek lain untuk membantu client mencapai tujuan finansial; 
  4. Menganalisis informasi keuangan dari klien dan menentukan jenis dan metode strategi pencapaian tujuan;
  5. Mengimplementasikan rekomendasi atau nasihat perencanaan keuangan yang paling sesuai dengan tujuan, toleransi risiko, dan return terbaik. 

 

Skill yang Harus Dikuasai

Karena menyangkut keuangan dan hubungan dengan client, seorang advisor keuangan harus menguasai beberapa skill sekaligus di bidang keuangan dan non keuangan. Skill tersebut akan membantu dalam hal perencanaan keuangan, komunikasi dan brainstorming, serta implementasi rencana keuangan. Skil-skill tersebut antara lain: 

 

Pengetahuan Tren Financial. Akuntansi, Manajemen, dan Matematika yang Luas

Kondisi tren mengenai pasar keuangan, investasi, dan manajemen selalu fluktuatif tergantung bagaimana fenomena sosial yang berlangsung. Tren tersebut cepat sekali berubah. Oleh karenanya advisor harus mampu memahami dan memproyeksikan kondisi tren keuangan, investasi, dan manajemen yang akan datang. Disamping memahami dan memproyeksikan beberapa jenis tren di pasar, seorang advisor juga harus mempunyai kemampuan matematika yang mumpuni. Kemampuan matematika akan berguna untuk menghitung data dan informasi keuangan client terhadap tren pasar demi mencapai tujuan client. 

 

Baca Juga: Pengaruh Globalisasi Ekonomi di Indonesia

 

Memahami Psikologi Dasar dan Layanan Pelanggan

Advisor harus mampu memahami keinginan dan preferensi client. Inilah gunanya mengapa advisor keuangan harus memahami psikologi dasar untuk  dapat mengamati perbedaan kemampuan, kepribadian, minat dan motivasi client dalam konteks suksesi tujuan keuangan. Advisor keuangan juga diharapkan  menyediakan layanan yang memenuhi kebutuhan pelanggan serasi dengan standar kualitas layanan, dan mengevaluasi layanan yang diberikan berlandaskan kepada kepuasan pelanggan.

 

Menguasai Prinsip Penjualan dan Pemasaran

Prinsip penjualan dan pemasaran akan berguna untuk menunjukkan manfaat atau nilai, mempromosikan, dan menjual jasa perencanaan keuangan kepada calon client potensial. Saran dan perencanaan keuangan untuk orang yang sudah berumah tangga dan memiliki anak akan jauh berbeda untuk orang yang belum menikah dan tidak mempunyai tanggungan. Diperlukan strategi dan taktik pemasaran dan sistem kontrol penjualan yang berbeda bagi tiap-tiap calon client tergantung dari latar belakang, status sosial, dan keuangan. 

 

Aktif Mendegarkan

Komunikasi yang baik dimulai dari cara mendengarkan yang aktif dan antusias.  Perhatian penuh untuk memahami poin dan tidak menyela dalam komunikasi dengan client adalah cara yang efektif untuk mewujudkan komunikasi yang berkualitas.  Dengan komunikasi yang berkualitas, akan dicapai pemahaman antara advisor dan client sehingga nasihat dan strategi yang akan diterapkan pun menjadi akurat. 

 

 

Contoh Financial Advisor di Indonesia

Profesi financial advisor di Indonesia umumnya populer di kota besar, karena kebanyakan client potensial berada di kota-kota besar. Meskipun demikian, ada banyak advisor baik perorangan dan dengan mengatasnamakan lembaga tertentu memberikan saran dan pengetahuan mengenai keuangan melalui media sosial. Salah satu akun advisor keuangan yang paling populer adalah Zap Finance dan Ligwina Hananto. 

 

Zap Finance selaku penyedia jasa perencanaan keuangan yang mengincar anak muda sering membagikan pengetahuan dan tata cara mengatur keuangan. Content yang tersaji cukup relevan dengan kondisi keuangan dan fenomena sosial yang ada disekitar. Mereka menggunakan platform media sosial  seperti Youtube, Instagram, dan website untuk mengunggah content yang lebih variatif berupa video dan infografis. Namun, ada beberapa content dan pengetahuan yang harus diakses melalui kelas berbayar. 

 

Sementara itu, Ligwina Hananto adalah seorang praktisi keuangan yang sering memberikan saran mengenai keuangan melalui akun media sosial pribadinya  baik di Twitter dan Instagram. Gaya bahasa dan content mengenai keuangan yang beliau berikan cukup ringan dan mudah dipahami bahkan untuk orang non keuangan sekali pun. Beliau sering berperan sebagai narasumber dan pembicara dalam berbagai kelas keuangan. Disamping itu, beliau juga mempunyai sebuah perusahaan perencanaan keuangan yaitu QM Financial yang telah berhasil menangani berbagai macam client.

 

Baca Juga : Tugas Sekretaris dan Skill yang Wajib Dimiliki

 

Kepopuleran financial advisor diharapkan menjadi angin segar bagi masyarakat agar lebih melek finansial dan paham bagaimana cara mengatur keuangan.  Penjelasan mengenai keuangan di berbagai macam media sosial pun mudah diakses dan dipelajari. Sehingga diharapkan kesejahteraan masyarakat jadi terjamin dan hidup lebih berkualitas.