IT Support

Pengertian dan Tugas IT Support dalam Perusahaan

Arus globalisasi semakin meningkatkan peluang kerja yang berkaitan dengan teknologi semakin banyak. Apalagi banyaknya jurusan universitas yang telah dibuka berkaitan dengan teknologi. IT Support adalah salah satu dari sekian banyak pekerjaan yang berhubungan dengan teknologi. Peminatnya pun kiat meningkat dari tahun ke tahun. Sebelum menjalani profesi ini, simak ulasan LinovHR di bawah ini! 

 

Pengertian IT Support

Hampir rata-rata perusahaan menggunakan teknologi dalam bisnisnya. IT Support merupakan seorang teknisi yang berperan untuk mengevaluasi dan peningkatan terhadap tiga objek utama teknologi perusahaan yaitu komputer, software, dan pengembangan sistem jaringan (network system)

 

Tanggung jawab dan Tugas IT Support

Tanggung jawab dan tugas sangat bergantung dengan kebutuhan user dalam sebuah perusahaan. Namun, secara umum di bawah ini rangkaian tugasnya:

  1. Memastikan semua komputer dapat digunakan.
  2. Memastikan semua komputer terhubung pada jaringan.
  3. Memastikan semua aplikasi dapat digunakan dan berjalan lancar.
  4. Menyimpan seluruh data pada komputer yang digunakan user.
  5. Membuat laporan teknis dengan cara dokumentasi.
  6. Memahami dan menguasai dasar – dasar komputer.
  7. Memahami prinsip kerja dari switch, router dan yang lainnya.
  8. Restore data jika mengalami masalah pada komputer.
  9. Melakukan pengaturan pada browser.
  10. Memperbaiki dan menyiapkan komputer yang rusak dalam waktu sesingkat – singkatnya. 

 

Baca Juga:  Quality Assurance dalam Produksi Perusahaan

 

Skill Wajib yang Harus Dimiliki

Seorang teknisi IT memantau dan memelihara sistem komputer dan jaringan perusahaan. Seringkali perusahaan meminta instalasi dan konfigurasi sistem komputer, mendiagnosis kesalahan perangkat keras dan perangkat lunak, serta menyelesaikan masalah teknis aplikasi baik melalui telepon atau secara langsung. Untuk itulah, berikut beberapa skill wajib yang harus dimiliki IT Support. 

 

Komunikasi 

Teknisi harus mengkomunikasikan masalah teknis kepada user dari berbagai macam kalangan. Itu berarti mereka harus mampu menjelaskan masalah dan perbaikan dengan cara yang mudah dipahami termasuk orang yang tak terbiasa menggunakan teknologi. Jadilah pendengar yang baik bagi keluhan user dan sesegera mungkin menyelesaikan keluhan user tersebut.

 

Fleksibel

Masalah pada infrastruktur IT perusahaan bisa muncul tiba-tiba. Fleksibilitas penting untuk teknisi. Biasanya, mereka harus bekerja berhari-hari bahkan akhir pekan jika dibutuhkan. Manajemen waktu dan kemampuan untuk mengatur skala prioritas pun juga menjadi hal yang mutlak. 

 

Sabar

Seringkali, teknisi  harus berurusan dengan user yang tidak sabar. Mereka harus dapat mendengarkan dengan sabar keluhan dan komplain masing-masing user dan dengan tenang membantu menyelesaikan masalah. Belum lagi jika permasalahan komputer tak kunjung ditemukan titik tengahnya. Oleh karena itu dibutuhkan kesabaran dan pengertian.

 

Problem-Solving

Teknisi yang unggul harus mendengarkan dengan cermat keluhan user, mencari tahu apa masalahnya, dan membuat rencana untuk menyelesaikan masalah. Kemampuan problem solving dan teliti terhadap detail kecil sangat dibutuhkan agar masalah dapat diselesaikan dengan baik. 

 

Keterampilan Teknologi

Keterampilan ini penting untuk pekerjaan teknisi pendukung teknis. Biasanya seorang teknisi setidaknya merupakan lulusan SMK jurusan komputer atau S1 lulusan ilmu komputer atau bidang terkait. Teknisi perlu memahami tentang berbagai perangkat lunak dan perangkat keras, aplikasi berbasis web, dan masih banyak lagi. Karena teknologi selalu berkembang, penting bagi teknisi untuk belajar dan mengasah skillnya secara mandiri. 

 

Perbedaan IT Support dan Programmer 

Profesi teknisi sering dikira serupa dengan programmer karena sama-sama berkutat dalam komputer. Padahal, peranan keduanya sangat berbeda. Programmer adalah orang yang mampu menyelesaikan masalah dan menciptakan produk  menggunakan bahasa pemrograman seperti HTML. Java, PHP, dan lain-lain. Kemampuan programmer biasanya terdapat dalam beberapa level, seperti junior programmer dan senior programmer. 

 

Baca Juga: Mengenal Profesi Web Designer Masa Kini

 

Sementara teknisi berperan untuk melakukan maintenance atau pemeliharaan teknologi baik perangkat lunak dan keras dari sisi pengguna atau user. Jika user dalam perusahaan mengalami keluhan dalam menggunakan laptop atau komputer, tentu saja yang dicari pertama kali adalah teknisi bukan programmer. Dapat disimpulkan bahwa programmer lebih berfokus kepada perancangan suatu produk. Sedangkan IT Support atau teknisi lebih berfokus kepada mengatasi keluhan user. Jadi, jangan sampai salah minta tolong, ya! 

Sekian pembahasan mengenai IT Support.  Tidak hanya kemampuan teknis seperti kemampuan pemeliharaan perangkat keras, teknisi juga diminta untuk mengasah soft skill karena berhadapan dengan berbagai orang yang mempunyai keluhan tentang teknologi di perusahaan. Semoga dapat membantu!