Kinerja Karyawan

Salah satu fungsi HRD dalam mengelola karyawan adalah membantu mereka meningkatkan produktivitas. Memelihara karyawan dengan kinerja buruk akan cenderung merugikan perusahaan. Akan lebih baik untuk tidak mempekerjakan mereka. Namun sebelum memberhentikan mereka, cobalah 7 hal berikut ini, dengan sedikit arahan, kinerja karyawan bisa menjadi lebih produktif.

 

1. Monitor dan batasi waktu pengerjaan tugas.

Menurut survei, hanya 17% orang yang bisa memprediksi dengan akurat jalannya waktu. Pecahlah berbagai macam tugas menjadi bagian-bagian kecil, berikan batas waktu yang sesuai, dan pergunakan timer untuk membantu mengingatkan waktu terpakai. Aplikasi seperti Pomodoro, Rescue Time, Focus Booster bisa menolong mengukur waktu dalam melakukan tugas harian seperti mengecek email, media sosial, mengetik, mengecek dokumen, dan lainnya. Apa yang bisa dimonitor pasti bisa diperbaiki.

 

2. Mengambil waktu istirahat yang lebih sering

Ini mungkin kedengarannya tidak lazim, namun mengambil waktu istirahat yang lebih sering atau rutin sebenarnya membantu mempertahankan kinerja dengan konstan, sementara bekerja terus menerus tanpa berhenti justru menurunkan kinerja dengan perlahan. Anda bisa menggunakan teknik Pomodoro: menggunakan waktu kerja per 25 menit konsentrasi penuh dengan 5 menit istirahat sebelum melanjutkan ke 25 menit berikutnya.

Hal sederhana lainnya bisa dilakukan dengan minum berkala dan ke toilet atau peregangan di tempat selama beberapa menit. Melancarkan peredaran darah mungkin bisa jadi hal baik untuk membersihkan pikiran dan kembali fokus.

 

3. Menentukan deadline atau jangka waktu sendiri

Sementara kebanyakan orang menganggap stress adalah sesuatu hal yang buruk, tekanan dalam kadar tertentu justru membantu mengembalikan fokus dan mencapai target. Untuk tugas-tugas atau proyek yang tidak ada jangka waktunya, cobalah memberikan deadline dan mencapainya. Anda bisa terkejut melihat betapa fokus dan produktif hasilnya ketika ada target (waktu) yang harus dipenuhi!

 

4. Ikuti “aturan dua menit”

Pengusaha Steve Olenski mengajarkan aturan dua menit untuk mengoptimalkan setiap waktu yang ada. Sederhananya seperti ini: jika Anda melihat ada tugas atau tindakan yang bisa dilakukan dalam waktu dua menit atau kurang, segera lakukan. Menurut Olenski, langsung menyelesaikan tugas memakan waktu lebih sedikit daripada mengerjakan sedikit kemudian menyelesaikannya belakangan. Ini juga dibuktikan oleh Gary Keller, penulis One Thing, yang menyatakan bahwa waktu yang dihabiskan untuk berpindah dari satu pekerjaan ke pekerjaan lain (tanpa menyelesaikan yang pertama) mengurangi efektivitas sebesar 20% dalam bentuk kecepatan dan pengalihan konsentrasi.

 

5. Berhenti melakukan multi tasking

Multi tasking artinya mengerjakan beberapa hal sekaligus pada saat bersamaan. Kebanyakan orang menganggap multi tasking adalah suatu keahlian dan meningkatkan efisiensi kerja, namun kebalikannya mungkin benar. Para psikolog menemukan bahwa melakukan beberapa tugas sekaligus bisa mengakibatkan kehilangan waktu dan produktivitas. Kemampuan konsentrasi seseorang diperkirakan hanya 1,6 kali kemampuan otaknya. Untuk fokus pada dua pekerjaan memerlukan 2 kali kemampuan, sehingga salah satunya pasti akan dikerjakan dengan fokus lebih rendah. Buatlah sebuah kebiasaan untuk melakukan satu tugas saja sebelum melakukan proyek berikutnya.

 

6. Pergunakan waktu perjalanan ke kantor

Ini adalah salah satu “bonus” waktu yang bisa Anda dapatkan, menurut penulis Miranda Marquit. Daripada bermain game atau mengecek Facebook, gunakan waktu tersebut untuk menjawab beberapa email, mempersiapkan daftar pekerjaan hari itu, atau berpikir untuk kemajuan pekerjaan.

 

7. Kurangi interupsi sebisa Anda

Mungkin ini adalah salah satu hal kecil yang tidak terdeteksi, namun bisa sangat mencuri produktivitas. Interupsi yang kecil sekalipun mengubah pola kerja dan otak, menurunkan kinerja karyawan. Mengurangi gangguan ini bisa dengan menetapkan jam kerja, menutup pintu, atau mematikan notifikasi pada telepon genggam dan gadget.

 

Ada banyak hal selain yang di atas yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kinerja karyawan. Cobalah dulu beberapa yang di atas, sesuaikan dengan lingkungan kerja perusahaan, dan lihatlah hasilnya!

 

Baca artikel lainnya tentang Kinerja Karyawan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use theseHTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>