indikator kompetensi karyawan

Menentukan Indikator Kompetensi Karyawan Bersama LinovHR

Setiap perusahaan ingin memiliki manajemen kompetensi pegawai yang baik. Diharapkan perusahaan akan lebih mudah untuk memetakan siapa saja yang dinilai sudah memenuhi indikator kompetensi karyawan.

Namun, mengelola kompetensi para pegawai tidaklah mudah. HRD perusahaan perlu meninjau banyak aspek. Untuk memudahkan pengelolaan manajemen kompetensi, Anda dapat menggunakan Modul Competency dari Software HRD LinovHR. Adapun alur penetapan indikator kompetensi karyawan sebagai berikut.

 

Pembuatan Master Kompetensi 

Alur pertama untuk menetapkan indikator kompetensi karyawan berdasarkan tingkatnya dapat dilakukan dalam pembuatan master kompetensi. Dalam langkah ini, Anda bisa membuat daftar kualifikasi apa saja yang harus dipenuhi oleh karyawan dalam suatu peran.

Selain itu, Anda pun dapat menentukan masing-masing tingkat atas kompetensi yang perlu dipenuhi. Dalam master kompetensi, ada 3 menu yang bisa Anda penuhi, meliputi :

  1. behavior
  2. competency list
  3. training.

 

Dalam menu behavior, Anda dapat memasukkan beberapa indikator tingkah laku karyawan berdasar tingkatannya. Contohnya seperti seberapa jauh seorang pegawai bisa mengikuti aturan kerja perusahaan. Lalu, hal demikian akan dikelompokkan ke dalam setiap level. 

Setiap posisi kerja memiliki masing-masing kebutuhan kualifikasi. Melalui menu competency list ini, Anda dapat memasukkan kualifikasi apa saja yang perlu dipenuhi untuk setiap divisi. Contohnya, seorang desainer grafis perlu memiliki skill adobe photoshop dan illustrator.

performance review

Sedangkan menu training menjadi langkah lanjutan dari competency list. Apabila seorang karyawan dinilai kurang menguasai suatu kompetensi, maka perusahaan akan mengelompokkannya berdasarkan level kebutuhan. Dari sini manajemen dapat menentukan mana pegawai yang membutuhkan pelatihan kemampuan sesegera mungkin dan mana yang tidak.

 

Baca Juga: Bagaimana Mengelola Kompetensi Personal Karyawan? 

 

Pengelompokkan Kompetensi (Grouping Competency)

Setelah Anda membuat master atau induk pemenuhan kompetensi karyawan, langkah selanjutnya adalah melakukan pengelompokkan. Fitur ini Anda dapat gunakan dalam menu Competency Category.

 

competency category
competency category

 

Di dalam menu Competency Category, terbagi dalam 3 bagian. Mulai dari kategori core, manajerial, dan technical. Setiap kategori tersebut memiliki fungsinya masing-masing.

Pada kategori core, akan berisi beberapa kualifikasi pegawai yang meliputi kemampuan dalam penguasaan hal-hal fundamental di perusahaan. Hal ini dapat berupa soft skill, kemampuan psikologis, kepatuhan atas aturan, dan sebagainya.

Selanjutnya, ada kategori managerial. Dalam kategori ini akan memuat kompetensi karyawan dalam bidang leadership (kepemimpinan). Setiap karyawan akan ditinjau potensi kepemimpinannya dari sini.

Sedangkan kategori technical, akan mengandung beberapa kualifikasi karyawan yang dibutuhkan dalam setiap divisi kerja secara lebih rinci. Misalnya, profesi Human Resources (HR). Setiap karyawan yang bekerja sebagai HR harus memenuhi kualifikasi untuk bisa menguasai ilmu administrasi.

 

Pemetaan Kompetensi (Competency Mapping)

Setiap perusahaan punya tolak ukur standar indikator kompetensi karyawan yang berbeda-beda. Hal demikian perlu dilakukan untuk menunjang kinerja dan produktivitas perusahaan. Agar analisis pemenuhan kualifikasi karyawan atas suatu peran kerja dapat dilaksanakan secara lebih mudah, Anda dapat melakukan competency mapping.

Competency mapping adalah upaya pemetaan beberapa indikator penting yang bisa mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan karyawan. Dari sini, HRD akan melakukan analisis secara sistematis guna mengetahui cara yang tepat dan akurat untuk mengembangkan kemampuan pekerja.

 

Baca Juga: Pengertian Kamus Kompetensi untuk Pegawai 

 

Guna memudahkan pemetaan kompetensi karyawan perusahaan secara akurat, Anda bisa menggunakan modul Competency Management dari LinovHR. Adapun modul ini memiliki beberapa menu pendukung, di antaranya menu Job Title, Job Role, dan Job Employee.

Ketiga menu job tersebut akan bekerja saling berkesinambungan untuk pemetaan indikator kualifikasi  setiap karyawan. Misalkan, Anda bekerja sebagai Programmer. Profesi Programmer sendiri masuk dalam ruang lingkup Menu Job Title.

Dalam Menu Job Title, Anda bisa mengklasifikasikan kembali dalam beberapa Job Role (bagian). Contohnya, karyawan bekerja di bagian Java Programmer atau PHP Programmer.

 

Optimalisasi Pengelolaan Kompetensi Karyawan dengan Modul Competency Management dari LinovHR

Mengelola indikator kompetensi karyawan tidaklah mudah, perlu melewati rentetan alur proses yang panjang dan kompleks. Bila hal ini tak segera diatasi, program pengembangan kemampuan pegawai bisa terhambat.

Untuk mengatasi masalah tersebut, Anda dapat menggunakan modul Competency Management dari LinovHR. Melalui modul ini, proses manajemen kompetensi di perusahaan Anda bisa terkelola dengan lebih optimal dan maksimal.  

Segera rasakan kemudahan dalam mengelola indikator kompetensi karyawan dengan menggunakan modul competency management. Hubungi tim kami untuk tahu lebih lanjut soal modul Competency Management melalui tautan link berikut ini!

LinovHR.COM/Contact-Us/