role model

Membangun karir dimulai dari tingkat paling bawah. Tahukan Anda, bahwa ada cara yang pasti untuk meningkatkan keberhasilan dalam perusahaan? Jadilah seorang role model atau panutan bagi teman sekerja. Jika Anda ingin mencapai puncak karir dan menikmati kehidupan yang bernilai, Anda bisa mencoba 5 hal ini untuk meningkatkan pengaruh Anda dan menjadi role model yang lebih baik.

Pertumbuhan pribadi yang konsisten

Hal pertama yang mungkin paling penting untuk dilakukan adalah mengalami pertumbuhan pribadi yang konsisten. Sebuah benih tidak akan langsung menghasilkan buah dalam semalam. Diperlukan waktu yang cukup untuk benih tersebut membentuk akar, bertunas, berdaun, menjadi batang yang kuat, sebelum akhirnya berbuah. Namun dengan nutrisi yang sehat, pohon tersebut akan menjadi kuat dan tidak goyah saat diterpa angin maupun hujan deras.

Pertumbuhan pribadi Anda adalah tanggung jawab pribadi. Jangan menunggu sampai terpaksa harus mengikuti training, seminar, ataupun workshop yang disediakan perusahaan. Investasikan waktu dan uang Anda untuk itu, walaupun harus mengeluarkan ekstra. Bacalah jurnal, majalah, atau artikel yang relevan dengan perusahaan dan industri Anda sekarang. Belilah buku motivasi dan pengembangan diri yang sesuai dengan kebutuhan saat ini. Dengan harga yang tidak seberapa, Anda bisa menyerap ilmu dan wawasan baru dalam beberapa jam membacanya tanpa harus melakukan kesalahan yang sama yang dilakukan oleh penulis selama bertahun-tahun.

Saat Anda memperbaiki kualitas dalam diri, Anda sedang menuju menjadi seorang role model yang baik. Orang lain akan segera melihat Anda lebih bijaksana, lebih sabar, dan lebih menarik untuk diikuti dan dijadikan panutan.

Perhatian terhadap orang lain

Berikan perhatian yang tulus terhadap orang lain. Orang yang memiliki kecerdasan emosional yang tinggi cenderung akan lebih berhasil dalam kehidupan dan pekerjaan. Bekerjalah dengan hati, pikirkan hubungan-hubungan yang Anda bangun dengan rekan sekerja, atasan, pelanggan, maupun supplier. Hindari hanya sekedar melakukan tugas sehingga terkesan dingin. Menyapa dan tersenyumlah terlebih dahulu. Orang yang menerima perhatian Anda akan merasa berhutang dan akan mengembalikan perhatian tersebut dengan baik.

Jangan kuatir jika tetap ada orang lain yang tidak suka dengan Anda, selama Anda melakukannya dengan tulus. Jika Anda sukses ataupun tidak sukses menjadi role model, apakah akan tetap ada orang yang tidak menyukai Anda? Pastinya ada. Karena itu pilihlah untuk menjadi role model yang sukses.

Berikan nilai tambah

Apakah Anda suka jika berbelanja mendapatkan diskon? Mendapatkan voucher gratis? Mendapatkan hadiah langsung?

Inilah yang dimaksud sebagai nilai tambah. Anda memberikan hasil pekerjaan dan pelayanan yang melebihi harapan.

Jika atasan meminta hasil sore ini, serahkanlah sebelum waktunya. Jika terjadi masalah, berinisiatiflah untuk berusaha menyelesaikan dahulu sebelum melaporkan ke atasan. Jika diminta berjalan satu langkah, berjalanlah dua langkah.

Memberikan nilai tambah pasti membuat Anda menjadi role model yang disukai.

Melakukan apa yang dikatakan

Orang lain menganggap Anda sebagai role model karena melihat perkataan Anda sesuai dengan perbuatan yang mengikutinya. Tindakan Anda bisa berbicara lebih keras daripada kata-kata. Miliki integritas, sehingga perkataan dan perbuatan Anda selalu selaras, bahkan tanpa ada orang yang melihat. Nilai-nilai integritas, menurut artikel dari CNN dapat ditunjukkan dengan perilaku jujur dan memegang teguh prinsip-prinsip kebenaran, etika dan moral.

Cari role model pribadi

Tidak ada orang yang berhasil sendirian. Sebelum Anda menjadi role model, Anda harus punya orang lain sebagai panutan. Carilah seseorang yang dikagumi dalam perusahaan dan belajarlah dari dia untuk menjadi seorang role model yang baik. Jika Anda tidak menemukannya, Anda bisa mencarinya di lingkungan luar perusahaan. Role model yang baik selalu ada untuk ditemukan.

 

Untuk meningkatkan motivasi dan kinerja karyawan agar selalu tampil sebagai The Special One dan menjadi role model bagi karyawan lainnya tentunya juga tidak luput dari kreativitas manajemen. Misalnya dengan memberikan rewarding bagi karyawan teladan. Tentunya dengan terukur dan akurat. Untuk menghasilkan keakuratan data, dibutuhkan sebuah sistem yang terpadu dalam mempermudah proses penilaian. Salah satunya dengan menggunakan Software HR yang mampu mengelola berbagai data yang menunjang penilaian karyawan agar lebih fair.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use theseHTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>